MerahPutih.com - Pekerja bangunan asal Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Slamet (31), tersengat listrik dan jatuh pingsan dari lantai tiga atau ketinggian sekitar tujuh meter, Senin (9/2).
Korban pun selamat dan dilarikan ke RSUD dr. Moewardi untuk mendapatkan penanganan medis.
Plt Kapolsek Serengan, AKP Sukasto menyebutkan, pihaknya menerima aduan mengenai adanya orang yang terjatuh usai tersengat listrik. Peristiwa tersebut terjadi pukul 09.30 WIB.
Insiden itu terjadi di Jalan Gatot Subroto No. 188, kawasan Notosuman, Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, Solo.
“Jadi itu kronologisnya korban mulai bekerja pukul 08.00 WIB bersama tiga orang rekan kerja untuk mengecat ruko lantai tiga,” ujar Sukasto, Senin (9/2).
Baca juga:
Pramono Anung Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Emas Lindungi Pekerja Dari Bahaya Laten
Ia mengatakan, korban naik ke atas menggunakan pijakan tongkat besi yang disusun rapi. Lalu, tongkat pijakan itu mengenai aliran listrik, kemudian korban langsung terpental jatuh sampai bawah.
“Akibat kejadian tersebut warga masyarakat melaporkan ke Polsek Serengan. Tongkat yang digunakan korban untuk mengecat menyentuh aliran listrik sehingga korban terpental jatuh ke lantai,” ucap dia.
Ia menambahkan, kejadian ini merupakan kecelakaan kerja. Korban masih bisa diselamatkan dan tidak meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 7 meter.
“Kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara, menghubungi ambulans, dan melakukan pengawalan saat korban dibawa ke RSUD dr. Moewardi untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Baca juga:
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Sukasto menyebutkan, ketinggian lantai tiga bangunan itu diperkirakan sekitar tujuh meter. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di unit gawat darurat rumah sakit.
“Untuk kondisi korban terakhir, masih dalam perawatan intensif di UGD. Kami belum bisa memastikan sejauh mana luka-luka yang dialami karena masih dalam penanganan tim medis. Yang jelas, nyawa korban masih tertolong,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)