Teror Warga Sukoharjo, Puluhan Ekor Anak Kobra Ditemukan di Dalam Masjid

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 18 Desember 2019
Teror Warga Sukoharjo, Puluhan Ekor Anak Kobra Ditemukan di Dalam Masjid

Puluhan ekor anak ular kobra di dalam aquarium. (Foto: MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 31 ekor anak ular kobra ditemukan warga di dalam Masjid at-Taqwa, Perumahan Griya Adi, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (17/12). Saat ini puluhan anak ular kobra tersebut dimasukkan warga di dalam aquarium dan jadi tontonan.

Pimpinan takmir Masjid at-Taqwa Lanjar (47) mengungkapkan, kali pertama ditemukan anak ular kobra sangat berbisa dan mematikan itu pada Sabtu (7/12) lalu. Anak ular kobra ditemukan di dalam maajid oleh jemaah yang hendak menunaikan salat ashar.

Baca Juga:

Walkot Jakbar Ingatkan Warga Bersih-Bersih Rumah, Biar Enggak Jadi Sarang Kobra

"Satu ekor anak ular kobra kali pertama ditemukan di tumpukan karpet yang berada di mimbar depan. Kami bersama warga lainnya mencari lagi dan menemukan anak ular kobra lagi," ujar Lanjar.

Warga menonton puluhan anak ular kobra Jawa yang disimpan di dalam aquarium, Selasa (17/12). (MP/Ismail).
Warga menonton puluhan anak ular kobra Jawa yang disimpan di dalam aquarium, Selasa (17/12). (Foto: MP/Ismail)

Ia mengungkapkan, total ada enam ekor anak ular kobra yang ditemukan di dalam masjid. Warga langsung membakar ular-ular itu.

"Kejadian ular masuk di dalam masjid baru kali pertama ini terjadi. Warga sekarang jadi takut," kata dia.

Makin banyaknya anak ular yang muncul, kata dia, warga akhirnya meminta bantuan pada anggota komunitas pencinta ular Exalos Indonesia.

"Totol sampai hari ini (Selasa) sudah ada 31 ekor anak ular kobra yang ditangkap," kata dia.

Baca Juga:

Gigitan Ular 'Berhadiah' Modal Uang Rp1,4 Triliun

Anggota komunitas pencinta ular Exalos Indonesia Janu Wahyu mengatakan, anak ular yang masuk ke masjid ini merupakan kobra Jawa yang memiliki nama latin Naja sputatrix. Anak ular kobra tersebut banyak ditemukan di gudang karpet yang berada di dekat mimbar masjid.

Puluhan ekor anak ular kobra di dalam aquarium. (Foto: MP/Ismail)
Puluhan ekor anak ular kobra di dalam aquarium. (Foto: MP/Ismail)

"Saya memperkirakan induk dari anak ular itu masuk ke dalam masjid sekitar dua bulan yang lalu, untuk bertelur lantas pergi. Butuh waktu sekitar dua bulan telur kobra menetas," kata Janu.

Ia menambahkan, ular yang ditemukan sekitar umur dua hingga tiga minggu dengan panjang sekitar 20 cm. Sementara indukan ular masih berkeliaran. (Ism)

Baca Juga:

Bisa Ular Dapat Jadi Penambah Tenaga Loh!

#Jawa Tengah #Masjid
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Sumanto Bantah Terkait Dugaan Korupsi MBG, Mengaku Tak Kenal Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto membantah terlibat dalam dugaan korupsi tata kelola MBG. Ia juga mengaku tidak mengenal mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Sumanto Bantah Terkait Dugaan Korupsi MBG, Mengaku Tak Kenal Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Indonesia
Live TikTok Pocong Jadi-Jadian Bikin Geger, 7 Remaja Dihukum Sungkem ke Orangtua
Para pelajar dihukum meminta maaf dan sungkem kepada orangtua masing-masing sebagai bentuk penyesalan atas perbuatan mereka.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Live TikTok Pocong Jadi-Jadian Bikin Geger, 7 Remaja Dihukum Sungkem ke Orangtua
Indonesia
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Narkoba diduga akan diberikan kepada suaminya yang menjadi warga binaan LP tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda saat berkemah di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga keracunan makanan, autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Polresta Solo Bakar Ribuan Uang Palsu Hampir Rp1 Miliar, Temuan di Perbankan
Pemusnahan dilakukan setelah seluruh barang bukti mendapatkan penetapan resmi dari pengadilan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Polresta Solo Bakar Ribuan Uang Palsu Hampir Rp1 Miliar, Temuan di Perbankan
Indonesia
Predator Seksual di Ponpes Pati, Legislator PKB: Pelaku Harus Dihukum Berat
Kasus kejahatan seksual ini tidak hanya memicu keresahan masyarakat, tetapi juga mencoreng maruah dunia pesantren yang selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai moral dan agama.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Predator Seksual di Ponpes Pati, Legislator PKB: Pelaku Harus Dihukum Berat
Indonesia
Bareskrim Bongkar Pabrik Oplos LPG 3 Kg di Klaten, Kerugian Negara Rp 6 Miliar
Bareskrim Polri menggerebek pabrik oplos LPG 3 kg di Klaten. Modus pelaku memindahkan gas subsidi ke tabung non-subsidi, kerugian negara capai Rp6 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Bareskrim Bongkar Pabrik Oplos LPG 3 Kg di Klaten, Kerugian Negara Rp 6 Miliar
Indonesia
6 Tahun tak Mudik, Ristuti Pulang ke Wonogiri dalam Keranda setelah Jadi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
Ristuti Kustirahayu, 37, satu dari 15 korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam dimakamkan di kampung halamannya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
6 Tahun tak Mudik, Ristuti Pulang ke Wonogiri dalam Keranda setelah Jadi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
Bagikan