6 Tahun tak Mudik, Ristuti Pulang ke Wonogiri dalam Keranda setelah Jadi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
6 Tahun tak Mudik, Ristuti Pulang ke Wonogiri dalam Keranda setelah Jadi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Ristuti Kustirahayu, 37, satu dari 15 korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur di Makamkan di Wonogiri, Selasa (28/4). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SUASANA duka menyelimuti warga Dusun Pucanganom, Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jateng, Selasa (28/4). Ristuti Kustirahayu, 37, satu dari 15 korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam dimakamkan di kampung halamannya. Jenazahnya diantar ambulans dari RSUD dr Chasbullah Abdul Majid, Kota Bekasi, Jabar.

Ia menjadi korban kecelakaan tragis yang melibatkan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang.

Isak tangis keluarga korban pecah saat mobil ambulans tiba ke rumah duka. Korban diketahui kelahiran Wonogiri dan sudah berkeluarga memiliki dua anak berpindah domisili di Bekasi. Jenazah langsung dimandikan, disalatkan, lalu akan dimakamkan di permakaman umum setempat. Warga sekitar turut membantu, menunjukkan solidaritas khas kampung yang masih terjaga erat.

Ayah korban, Sugeng Priyanto, mengatakan kali terakhir berkomunikasi dengan putrinya pada Minggu (26/4). Namun, ia hanya bertemu langsung anaknya terakhir kali enam tahun lalu. “Saya sudah lama tidak bertemu langsung dengan Ristuti. Pada Lebaran tahun ini, korban bahkan tidak mudik,” kata Sugeng, Selasa (28/4).

Baca juga:

Sempat Hilang Kontak, Karyawati Kompas TV Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi


Dia mengaku mendapatkan kabar duka itu pada Selasa dini hari. Ia yang tinggal di Kabupaten Blora langsung bergegas menuju Wonogiri begitu menerima kabar tersebut untuk prosesi pemakaman. “Sosok Ristuti dikenal sebagai pekerja keras. Sudah belasan tahun merantau, bekerja sebagai admin di sebuah toko bangunan,” katanya.

Dia mengatakan keputusan meninggalkan kampung halaman diambil bahkan sebelum ia menikah. Sugeng mengingat, terakhir kali putrinya pulang ke Wonogiri sekitar enam tahun lalu.

“Ada rencana tahun ini (Ristuti) pulang kampung. Namun, takdir berkata lain,” tutupnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Identitas 10 Jenazah Kecelakaan KRL vs Argo Bromo di Bekasi Timur yang Berhasil Diidentifikasi RS Polri



#Jawa Tengah #Kecelakaan #Kecelakaan Kereta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Tol Cipularang KM 91 Hari Ini, Benarkah Truk Rem Blong?
Cari tahu kronologi lengkap dan penyebab tabrakan beruntun 15 kendaraan di Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta. Satu orang terluka akibat dugaan truk rem blong, cek detailnya!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Tol Cipularang KM 91 Hari Ini, Benarkah Truk Rem Blong?
Indonesia
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Bea Cukai Surakarta mengamankan 12.866.052 batang rokok ilegal dan 164.400 ml MMEA. Potensi kerugian negara mencapai Rp12,53 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Bea Cukai Surakarta Musnahkan 12,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp12,53 Miliar
Indonesia
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Produksi jagung Jateng mencapai 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen, atau sekitar 17,02 persen dari produksi nasional.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Berita
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Abu Bakar Ba’asyir diduga kelelahan setelah melakukan perjalanan untuk menghadiri pemakaman di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di IGD, Diduga Kelelahan
Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Indonesia
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Sebanyak 75,4 juta liter air bersih telah disalurkan ke 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah akibat kekeringan. Distribusi menjangkau 2,34 juta jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
33 Kabupaten/Kota Terdampak Kekeringan, BPBD Jawa Tengah Salurkan 75,4 Juta Liter Air
Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Bagikan