Ternyata Vitamin K Bisa Cegah Diabetes

Febrian AdiFebrian Adi - Selasa, 23 Mei 2023
Ternyata Vitamin K Bisa Cegah Diabetes

Vitamin K dipercaya bisa mengurangi risiko diabetes. (Unsplash/Laurymas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERNYATA vitamin K yang biasa ditemukan dalam sayuran berdaun hijau bisa mengatur gula darah. Di mana penyakit gula darah umumnya adalah diabetes.

Seperti dikutip dari Medical Daily pada Senin (22/5). Sebuah studi baru oleh para peneliti dari Kanada melaporkan bila sebuah studi telah menunjukkan hubungan antara berkurangnya asupan K dan peningkatan risiko diabetes.

Baca Juga:

Baiknya Konsumsi 30 Buah dan Sayur Berbeda Setiap Pekan

Vitamin K merupakan nutrisi yang larut dalam lemak yang penting untuk pembekuan darah. (Unsplash/Leohoho)

Vitamin K merupakan nutrisi yang larut dalam lemak yang penting untuk pembekuan darah, kesehatan tulang dan jantung. Nutrisi mencegah penumpukan kalsium di arteri, dan bisa menyebabkan penurunan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung hingga gagal ginjal.

Walaupun kekurangan vitamin K jarang terjadi. Namun kadar yang tidak memadai bisa menyebabkan masalah pembekuan darah, melemahkan tulang dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Adapun vitamin K menjadi nutrisi yang mudah dipecah dan dikeluarkan melalui urin dan feses. Bahkan dengan asupan yang tinggi sekalipun. Vitamin itu jarang menyebabkan keracunan dalam tubuh, tidak seperti nutrisi lain yang larut dalam lemak.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Cell Reports, para peneliti dari Universite de Montreal tidak hanya menemukan hubungan antara Vitamin K dan diabetes. Namun vitamin K mampu membantu menjaga gula darah tetap terkendali.

Baca Juga:

Saran Ahli Gizi Agar Anak Gemar Makan Sayur

Vitamin K banyak ditemukan di sayur hijau. (Unsplash/Mel Elias)

“Diabetes diketahui disebabkan oleh penurunan jumlah sel beta atau oleh ketidakmampuan mereka untuk memproduksi insulin yang cukup. Oleh karena itu kami sangat tertarik dengan temuan baru ini,” jelas peneliti utama studi tersebut Mathieu Ferron.

“Untuk menjelaskan mekanisme seluler di mana vitamin K mempertahankan fungsi sel beta. Penting untuk menentukan protein mana yang ditargetkan oleh karboksilasi gamma dalam sel-sel ini,” lanjutnya.

Tim menemukan protein baru yang bergantung pada vitamin K, membuka jalan bagi bidang penelitian baru. Mereka mengidentifikasi protein gamma-carboxylated baru yang disebut ERGP. Protein itu memainkan peran penting dalam mempertahankan tingkat fisiologis kalsium dalam sel beta untuk mencegah gangguan sekresi insulin.

Salah seorang peneliti dalam studi tersebut, Julie Lacombe, menambahkan bahwa hasil penelitian mereka menunjukkan vitamin K melalui protein gamma-carboxylated sangat penting supaya ERGP bisa menjalankan tugasnya. (far)

Baca Juga:

Tepat Makan Buah, Maksimalkan Manfaat

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan