MerahPutih.com - Mantan finalis Puteri Pariwisata Indonesia berinisial PA meminta maaf kepada masyarakat dan keluarga karena tersangkut dugaan kasus prostitusi di Polda Jatim.
"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada sahabat, kerabat, keluarga, dan teman-teman semuanya, karena beritanya sudah sangat tersebar," ujar PA di Mapolda Jatim di Surabaya, kemarin.
Baca Juga:
Pada kesempatan itu, PA memberikan klarifikasi dirinya bukan berasal dari ajang ataupun pemenang Putri Indonesia seperti yang diberitakan, namun hanya finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016. Dengan klarifikasi itu, dia berharap tidak ada lagi pemberitaan yang menyebut dirinya finalis Puteri Indonesia.
"Saya melihat beberapa dari titel berita yang tidak sesuai tentang siapa saya. Itu sangat salah karena saya tidak pernah mengikuti ajang Putri Indonesia. Dan tidak pernah menjadi bagian dari Putri Indonesia," tutur PA.
PA mengaku sudah beberapa tahun ini tidak lagi terlibat sebagai pelaku prostitusi. Model itu juga memohon maaf karena kembali terlibat dan ini akan menjadi pelajaran yang sangat besar bagi dirinya.
Lebih jauh, PA berterima kasih kepada Polda Jatim yang telah memperlakukannya dengan sangat baik selama proses penyelidikan kasusnya. "Karena saya di sini sedang dalam proses penyidikan. Dan segera akan dipulangkan apabila proses penyidikan telah selesai," tutup dia.
Sebelumnya sebagaimana dilansir Antara, model PA diamankan bersama seorang pria asal Bekasi berinisial AF dan muncikari berinisial J di sebuah kamar hotel di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (25/10) malam. Pada penggerebekan itu, Polda Jatim mengamankan uang tunai sebesar Rp13 juta dan menetapkan muncikari J sebagai tersangka. (*)
Baca Juga:
Polisi Bongkar Prostitusi Online yang Kerap Jual Wanita di Facebook