MerahPutih.com - Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), Edison, memilih bungkam saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/6).
Ia tiba di markas antirasuah setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sumsel pada Senin (8/6).
Mengenakan masker, mantan Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan di Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumsel itu, tiba di Gedung KPK sekitar pukul 08.52 WIB.
Baca juga:
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison Tersangka Suap Proyek, OTT Jaring 10 Orang
Bupati Muara Enim Edison Terlibat Kasus Suap Proyek
Edison ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap proyek di Pemkab Muara Enim. Salah satunya proyek-proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Pada OTT di Jakarta dan Sumsel itu, tim penindakan KPK menangkap 10 orang. Mereka terdiri dari lima penyelenggara negara, termasuk Bupati Edison dan lima orang lainnya dari unsur swasta.
Baca juga:
KPK Ungkap Peran Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur dalam Pengaturan Kuota Haji Khusus
KPK sudah menetapkan Edison sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di Pemerintah Kabupaten, Muara Enim.
Selain Edison, lembaga antirasuah juga menjerat sejumlah pihak lain yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut. (Pon)