Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi di Istiqlal, Kapolsek: Kami Kaget

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 25 Februari 2021
Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi di Istiqlal, Kapolsek: Kami Kaget

Suasana vaksinasi COVID-19 bagi tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (23/2/2021). (ANTARA/HO-Kementerian Agama)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polisi mengaku terkejut dengan membeludaknya masyarakat saat vaksinasi terhadap tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (25/2). Padahal, pada hari pertama dan kedua, vaksinasi berjalan baik dari segi protokol kesehatannya.

"Hari ketiga kami kaget kok ada pembludakan meski mereka berakhir kondusif dan pulang dengan tertib," ujar Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (25/4).

Baca Juga

Ketersediaan Terbatas, Vaksinasi COVID-19 bagi Lansia Bakal Dilakukan Bertahap

Pada Kamis (25/2), banyak masyarakat yang datang namun tak sesuai jam undangan. Seperti seharusnya vaksin jam 13.00, namun ia datang jam 08.00 pagi.

Akhirnya, vaksinasi terpaksa dihentikan. Penghentian sementara ini juga berdasarkan koordinasi antara Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan selaku penyelenggara.

"Dihentikan dulu sambil melakukan tahapan persiapan yang lebih matang. Karena tadi terjadi pembludakan," terang Maulana.

Nantinya, kelanjutan program vaksinasi akan dikabarkan lagi. Alan pun mengimbau peserta vaksinasi di Istiqlal untuk datang pada jam yang ditentukan termasuk penerapan protokol kesehatan ketat.

Suasana vaksinasi COVID-19 bagi tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (23/2). Foto: MP/Kanu

Seperti diketahui, Masjid Istiqlal menjadi salah satu tempat yang dipilih pemerintah sebagai lokasi vaksinasi massal bagi tokoh lintas agama hingga masyarakat umum, mulai Selasa (23/2).

Kegiatan vaksinasi di Masjid Istiqlal itu nantinya tidak hanya dilakukan untuk pemuka agama, tapi juga untuk masyarakat umum. Pelaksanaan vaksinasi di Masjid Istiqlal dilakukan di bagian bawah atau rubanah masjid.

Vaksinasi virus corona periode kedua sudah dijalankan pemerintah. Kalangan lanjut usia (lansia), ASN, anggota TNI-Polri, warga dengan pekerjaan berisiko seperti wartawan serta pedagang menjadi sasaran pemberian vaksin. Ada beberapa tempat yang dijadikan lokasi vaksinasi. Misalnya di Pasar Tanah Abang, Jakarta yang menyasar 55 ribu pedagang pasar.

Baca Juga

Novel Baswedan Ajak Masyarakat Dukung Program Vaksinasi Presiden Jokowi

Untuk kalangan lanjut usia, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 69 lokasi vaksinasi yang tersebar di 5 wilayah administratif. Sebanyak 29 di antaranya merupakan rumah sakit umum daerah, sementara sisanya Pelayanan Kesehatan Masyarakat atau PKM dan Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas.

Bagi para atlet, Kemenpora memilih Istora Gelora Bung Karno sebagai tempat vaksinasi. Rencananya, 300 atlet dari 14 cabang olahraga akan mendapat vaksin pada 26 Februari. (Knu)

#Vaksinasi #Vaksin Halal #Vaksin Covid-19 #Masjid Istiqlal
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Kiai Istiqlal Nasihati Umat: Stop Fanatisme Salah Tempat, Agama Jadi Enak Jika Tidak Kelebihan Garam
Mengambil sikap moderat dalam beragama justru akan memberikan imunitas bagi umat Islam
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Desember 2025
Kiai Istiqlal Nasihati Umat: Stop Fanatisme Salah Tempat, Agama Jadi Enak Jika Tidak Kelebihan Garam
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Bahas Tindak Lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan dengan Paus Leo XIV di Roma
Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu Paus Leo XIV di Vatikan membahas tindak lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Oktober 2025
Menag Nasaruddin Umar Bahas Tindak Lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan dengan Paus Leo XIV di Roma
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Tengah viral di media sosial informasi yang menyebut vaksin sengaja disiapkan sebelum penyakit tersebut muncul.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Bagikan