Teriakkan 'Prabowo-Sandi Presiden' Menggema di Halaman Depan Gedung Bawaslu
Massa Aksi 22 Mei. (MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Ribuan massa yang mengatasnamakan Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) bersitegang dengan aparat keamanan di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat.
Mengurangi bentrok, aparat sempat menembakkan gas air mata ke arah kerumunan massa. Namun hal itu tak berjalan sempurna, masa masih bertahan dan berorasi.
Baca Juga:
Massa yang Berunjuk Rasa Depan Bawaslu Mulai Rusuh
Dalam aksinya, massa yang didominasi anak-anak muda ini meneriakkan kata 'Turunkan Jokowi' selama berkali-kali. Tak lupa, tangan mereka mengacungkan salam dua jari sebagai bentuk dukungan terhadap Prabowo-Sandi.
Teriakan 'Prabowo-Sandi Presiden' pun pecah di halaman depan gedung Bawaslu.
Aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk dukungan kepada paslon nomor urut 02 itu. Dilumuri dengan pekikan takbir, massa tampak begitu semakin bersemangat.
Dalam bentroknya, massa sesekali melemparkan botol minuman ke arah petugas keamanan. Diduga, ada provokator yang meneriakan aksi untuk melawan petugas.
Akibat aksi ini, sebagaimana dihimpun dari lokasi kejadian, ada dua jurnalis yang terkena lemparan batu. Kepala mereka pun dikabarkan dalam kondisi terluka. (Knu)
Baca Juga: Massa yang Berunjuk Rasa Depan Bawaslu Mulai Rusuh
Bagikan
Berita Terkait
Aksi Mahasiswa Gelar Rapat Dengar Pendapat Warga di Gedung DPR Jakarta
Demo Ojol 17 September 2025 di Istana dan DPR, Massa Tuntut Pencopotan Menteri Perhubungan
Kondisi Nepal Memanas akibat Kerusuhan, Kemlu Jamin 134 WNI Tak Ada yang Jadi Korban
DPRD DKI Awasi Perbaikan Fasilitas Rusak Akibat Kericuhan, Pastikan Tak Melenceng dari Tenggat Waktu
Pelaku Aksi Anarkis Terbukti Pakai Narkoba sebelum Merusuh saat Demonstrasi, Polisi: Untuk Tambah Motivasi dan Hilangkan Rasa Takut
Polisi Tembaki Kampus Unpas - Unisba dengan Gas Air Mata, Ketua Komisi X DPR: Kami Sangat Menyesalkan Terjadinya Aksi Kekerasan
Bagikan Mawar Putih dan Pink untuk Polisi hingga Tentara, Ojol: Kami Tak Mau Diprovokasi Lagi
Bukti Kerusuhan Dilakukan ‘Penumpang Gelap’ saat Demo Buruh dan Mahasiswa, Polda Metro: Datang dan Langsung Menyerang Polisi
Jadikan Direktur Lokataru Foundation sebagai Tersangka, Polisi: Sudah Sesuai SOP
Dari Jilbab Merah Muda hingga Jaket Hijau: Warna Simbol Perlawanan di Jalanan dan Media Sosial