Kesehatan

Terapi Mengapung Baik untuk Kesehatan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Minggu, 22 Mei 2022
Terapi Mengapung Baik untuk Kesehatan

Terapi mengapung juga diketahui dapat meringankan gejala migrain. (Foto: Unsplash/Haley Phelps)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU yang suka berenang pasti pernah merasakan betapa rileksnya ketika tubuh mengapung di atas air. Ternyata, mengapung di atas air bisa menjadi terapi bagi kesehatan seperti mengurangi rasa sakit dan kecemasan. Dengan mengetahui manfaat lainnya, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengatasi berbagai keluhan yang dialami.

Terapi mengapung biasanya dilakukan dalam sebuah tangki tertutup yang kedap suara dan bercahaya redup. Tangki kemudian diisi air hangat dan garam Epsom yang mengandung magnesium sulfat. Tujuan penambahan garam Epsom ialah agar tubuh dapat mengapung. Garam ini juga memberikan beragam manfaat bagi tubuh.

Baca juga:

EMMA, Robot Pemijat seperti Terapi Kesehatan Tradisional

Terapi Mengapung Baik untuk Kesehatan
Cocok untuk kamu yang mengalami gangguan tidur. (Foto: Unsplash/Nubelson Fernandes)

Sama seperti meditasi, terapi mengapung dipercaya dapat mengurangi rangsangan sensorik berupa suara dan cahaya, serta mengalihkan pikiran dari sibuknya aktivitas. Saat melakukan terapi, kamu juga harus fokus pada diri sendiri agar manfaat yang diperoleh makin maksimal.

Mengutip laman Alodokter, dalam sebuah penelitian, terapi mengapung juga diketahui dapat meringankan gejala migrain dan meredakan berbagai gangguan mental, seperti PTSD, gangguan panik, agoraphobia, dan depresi.

Terapi mengapung juga menjadi pilihan tepat buat kamu yang memiliki gangguan tidur. Dalam sebuah penelitian, terapi mengapung dapat meredakan masalah tidur, seperti insomnia, kecemasan, atau depresi.

Manfaat terapi apung lainnya adalah mengurangi rasa sakit, misalnya pada kondisi sakit kepala dan nyeri otot. Posisi mengapung memungkinkan otot di seluruh tubuh mengendur sehingga membuat tubuh lebih rileks. Selain itu, kandungan magnesium dalam garam Epsom juga mampu mengurangi otot yang tegang. Manfaat ini pun didukung oleh sebuah studi yang menunjukkan bahwa terapi mengapung dapat mengurangi intensitas nyeri dan mempersempit area nyeri.

Baca juga:

Masak Jadi Sarana Terapi untuk Atasi Masalah Kesehatan Mental

Terapi Mengapung Baik untuk Kesehatan
Bagi yang memiliki riwayat penyakit jantung tidak disarankan melakukan terapi mengapung. (Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

Selain mengurangi rasa sakit, mengapung dalam air yang mengandung garam Epsom juga bisa mengurangi pembengkakan dan radang sendi. Selain berkat kandungan magnesium di dalam garam tersebut, posisi mengapung juga dapat mengurangi tekanan pada sendi.

Tidak hanya manfaat yang sudah disebutkan di atas, terapi mengapung juga dianggap bisa meningkatkan imunitas, meredakan leher yang kaku, melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan fungsi otak, serta pemulihan cedera bagi atlet.

Meski begitu, tidak semua orang bisa melakukan terapi mengapung. Bagi yang memiliki penyakit jantung dan riwayat kejang, tidak disarankan untuk mengikuti terapi ini. (and)

Baca juga:

Terapi Seni, Cocok untuk Membantu Kesehatan Mental

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Berita Foto
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan
President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus memberikan pemaparan dalam peluncuran Express Discharge di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 12 November 2025
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan
Indonesia
Cak Imin Imbau Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Daftar Ulang Biar Bisa Diputihkan
Pemerintah akan memutihkan tunggakan 23 juta peserta BPJS Kesehatan mulai akhir 2025.
Wisnu Cipto - Rabu, 05 November 2025
Cak Imin Imbau Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Daftar Ulang Biar Bisa Diputihkan
Bagikan