Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

EMMA, Robot Pemijat seperti Terapi Kesehatan Tradisional

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 06 September 2021
EMMA, Robot Pemijat seperti Terapi Kesehatan Tradisional

Dengan sensor dan penglihatan 3D untuk mengukur kekakuan otot, EMMA mengidentifikasi titik tekanan. (Foto: straitstimes.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA ribuan tahun, traditional Chinese medicine (TCM) atau pengobatan tradisional Tiongkok telah digunakan di seluruh Tiongkok dan Asia Tenggara. Mulai dari akupunktur hingga pengobatan herbal. Praktiknya telah berkembang terus-menerus dari waktu ke waktu. Dan sekarang, para inovator memberinya pembaruan teknologi tinggi.

Dikembangkan oleh startup Singapura AiTreat, "EMMA" adalah robot pemijat yang dirancang untuk memberi Tui Na, sejenis bodywork TCM yang mirip dengan pijat jaringan dalam, perubahan abad ke-21.

Menggunakan sensor dan penglihatan 3D untuk mengukur kekakuan otot, EMMA (yang merupakan singkatan dari "Expert Manipulatif Massage Automation") mengidentifikasi titik-titik tekanan dan memberikan pijatan kepada pasien untuk membantu meredakan nyeri dan relaksasi.

Baca juga:

Menurut Feng Shui, Beberapa Tanaman Mungkin Membawa Sial

"Prinsip pengobatan tradisional Tiongkok adalah tentang perawatan yang dipersonalisasi," kata pendiri dan CEO AiTreat Albert Zhang seperti diberitakan CNN.com (3/9). Ia menambahkan, EMMA "sangat fleksibel dan dapat disesuaikan."

Pada akhirnya, Zhang berharap EMMA dapat menciptakan perawatan pijat berbiaya rendah yang konsisten yang dapat menjadi bagian dari tren pengobatan preventif yang berkembang.

Pemijat AI

Dengan EMMA, terapis menangani lebih banyak pasien sekaligus bersamaan. (Foto: robroy.ru)
Dengan EMMA, terapis menangani lebih banyak pasien sekaligus bersamaan. (Foto: robroy.ru)

Pada tahun 2015, Zhang mendirikan AiTreat sebagai perusahaan spin-out dari Nanyang Technological University (NTU) di Singapura, tempat ia belajar ilmu biomedis.

Sebagai dokter TCM terlatih, Zhang memiliki pengalaman langsung dalam mendiagnosis pasien dan memberikan perawatan, yang menurutnya "membosankan dan berulang".

Dengan modul perawatan sentuhan lembut yang dihangatkan hingga suhu 38 hingga 40 derajat Celcius (100 hingga 104 derajat Fahrenheit), pasien yang berbaring di meja mungkin bahkan tidak menyadari perbedaan antara EMMA dan pemijat manusia. Namun, bukan itu yang diharapkan Zhang. Ia tidak ingin robot menggantikan pemijat.

Baca juga:

Sabethes, Nyamuk 'Terindah' di Dunia

Sebaliknya, ia mengatakan, robot dapat membantu dengan mengurangi pekerjaan yang dilakukan oleh terapis pijat setiap hari, dan memungkinkan mereka untuk fokus pada 10 persen pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tingkat tinggi. Artinya, mereka dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan, sekaligus meringankan biaya untuk pasien.

"Satu terapis hanya dapat melihat satu pasien pada satu waktu, tetapi dengan EMMA, terapis dapat mengoperasikan dua robot dan melihat hingga empat pasien secara bersamaan," katanya.

Sementara praktisi TCM biasanya menjalani pelatihan bertahun-tahun sebelum mereka diakreditasi, dengan sertifikasi tambahan untuk praktik khusus seperti Tui Na atau akupunktur, sistem AI EMMA telah dilatih dengan ribuan "titik data", kata Zhang. Termasuk data jenis tubuh dengan berbagai bentuk, ukuran, dan etnis, untuk menghitung meridian dan acupoints di setiap individu.

Karena robot dapat mengidentifikasi kekakuan otot dengan sensornya, Zhang mengatakan, robot tersebut dapat mendiagnosis secara lebih holistik. Misalnya, nyeri lutut mungkin tidak hanya memerlukan pijatan pada kaki seperti biasanya, tetapi juga pada punggung bagian bawah, tambah Zhang.

Saat ini, ada 11 robot yang ditempatkan di delapan klinik berbeda di Singapura. (Foto; cnn.com)
Saat ini, ada 11 robot yang ditempatkan di delapan klinik berbeda di Singapura. (Foto; cnn.com)

EMMA juga dapat mengelola berbagai jenis pijat, termasuk pijat olahraga, dan robot medis untuk fisioterapis sedang dalam pengerjaan, demikian menurut pihak perusahaan.

Saat ini, Zhang mengatakan ada 11 robot yang ditempatkan di delapan klinik berbeda di Singapura, dengan rencana untuk ekspansi ke luar negeri. "Kami melihat tanggapan yang luar biasa dari praktisi di AS dan Tiongkok," tambahnya.

Pasca-COVID-19, Zhang mengatakan AiTreat berencana untuk melanjutkan uji klinis dengan EMMA di Jerman, Tiongkok dan Singapura untuk membuktikan efficacy robot dan terapi pijat.

"Saya pikir ini baru permulaan. Saya dapat melihat bahwa dengan dukungan dari terapis dari berbagai negara, robot akan menjadi lebih baik dan lebih baik, dan semakin banyak orang akan mendapat manfaat dari teknologi robot ini," demikian Zhang. (aru)

Baca juga:

Emirates Jadi Maskapai Penerbangan Resmi US Open

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
POCO X8 kini muncul di sertifikasi NBTC dan IMDA. HP tersebut merupakan rebranding dari Redmi Note 17 5G.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
POCO X8 Kantongi Sertifikasi NBTC dan IMDA, Bakal Bawa Baterai 9.000 mAh?
Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
OPPO Find X10 Pro Max kabarnya akan membawa tiga kamera 200MP. HP tersebut digadang-gadang sebagai flagship paling gahar.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
Tekno
Redmi Note 17 Series Meluncur 14 Juli 2026, ini Bocoran Spesifikasi yang Sudah Terungkap
Spesifikasi Redmi Note 17 dan Note 17 Pro kini sudah terungkap. HP itu akan rilis 14 Juli 2026.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Redmi Note 17 Series Meluncur 14 Juli 2026, ini Bocoran Spesifikasi yang Sudah Terungkap
Bagikan