Tentara Filipina Tewaskan Pemimpin Abu Sayyaf dalam Pengepungan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 22 April 2017
Tentara Filipina Tewaskan Pemimpin Abu Sayyaf dalam Pengepungan

Kantong mayat berisi WN Jerman Jurgen Kantner yang tewas dipenggal Kelompok Abu Sayyaf di Provinsin Sulu, selatan Filipina. (REUTERS/Nickee Butlangan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Salah seorang pemimpin kelompok Abu Sayyaf, yang diketahui bernama Joselito Melloria tewas dalam baku tembak dengan pasukan Filipina di Clarin, Bohol, Filipina. Kematian pemimpin kelompok Abu Sayyaf ini dibenarkan Juru bicara Angkatan Bersenjata Filipina Brigadir Jenderal Restituto Padilla.

"Memang benar pria yang tewas dalam baku tembak di Bohol adalah pemimpin kelompok Abu Sayyaf yang bernama Joselito Melloria. Dia dan kelompoknya bertemu pasukan tentara Filipina di Sitio Lagsing, Barangay Bacani, Clarin, Bohol sekira pukul 13.00 siang," ujarnya seperti dikutip dari CNN Filipina, Sabtu (22/4) malam.

Sebelumnya, Gubernur Bohol Edgar Chatto pihaknya langsung memberitahu tentara setelah mendapat laporan dari warga setempat yang melihat kelompok Abu Sayyaf pimpinan Joselito Melloria.

"Pasukan kami mendapat informasi lokasi persembunyian mereka dari warga setempat. Tentara kami berhasil memojokkan kelompok Abu Sayyaf dalam sebuah serangan bersenjata. Selama ini mereka bersembunyi di dalam gua," kata Chatto.

Kelompok Abu Sayyaf di bawah pimpinan Joselito Melloria terlibat langsung dalam penculikan dan pembunuhan warga negara Kanada dan Jerman.

Kelompok Abu Sayyaf, yang memiliki akar dalam pemberontakan, mendapatkan uang dari tebusan dan perompakan kemudian membeli perlengkapan senjata dan kapal.

Kelompok Abu Sayyaf sering beraksi mengincar kapal-kapal Indonesia, Malaysia, dan Vietnam di daerah itu. Mereka menyandera dan menculik awak kapal untuk mendapatkan tebusan.

Sumber: REUTERS/ANTARA

#Milisi Abu Sayyaf #Abu Sayyaf Tewas #Filipina
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Dunia
TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
Banyak korban diyakini merupakan pekerja di TPA tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
 TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
Dunia
259 Orang Tewas, 114 Hilang Akibat Topan Fung-wong dan Kalmaegi di Filipina
Korban terbanyak berjatuhan setelah Topan Kalmaegi menghantam Provinsi Cebu dan beberapa wilayah di kawasan Visayas Tengah.
Frengky Aruan - Rabu, 12 November 2025
259 Orang Tewas, 114 Hilang Akibat Topan Fung-wong dan Kalmaegi di Filipina
Dunia
Filipina Dihantam Topan Super Fung-wong di Tengah Status Darurat Nasional, 1,4 Juta Rakyat Terdampak
Topan Fung-wong menyebabkan banjir parah dan tanah longsor yang mengakibatkan aliran listrik di seluruh provinsi terdampak padam di Filipina.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
Filipina Dihantam Topan Super Fung-wong di Tengah Status Darurat Nasional, 1,4 Juta Rakyat Terdampak
Dunia
Topan Kalmaegi Bergerak ke Kamboja, Tewaskan 193 Orang di Filipina dan Vietnam
Badai ini kini bergerak ke arah barat menuju Kamboja dan Laos setelah melanda Vietnam bagian tengah pada Kamis dengan kecepatan angin mencapai 149 km/jam.
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Topan Kalmaegi Bergerak ke Kamboja, Tewaskan 193 Orang di Filipina dan Vietnam
Dunia
Topan Kalmaegi Tewaskan 142 Orang, Presiden Filipina Tetapkan Status Darurat Nasional
Data terakhir hingga Kamis (6/11) kemarin, Topan Kalmaegi menewaskan sedikitnya 142 orang dan berdampak pada lebih dari 1,9 juta warga di berbagai wilayah Filipina.
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Topan Kalmaegi Tewaskan 142 Orang, Presiden Filipina Tetapkan Status Darurat Nasional
Dunia
Topan Kalmaegi Akibatkan 114 Orang Meninggal dan 127 Orang Hilang di Filipina
Topan ini diperkirakan akan menguat kembali di Laut Cina Selatan sebelum bergerak menuju Vietnam, di mana pihak berwenang sedang mempersiapkan kedatangannya pada Jumat (7/11).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
Topan Kalmaegi Akibatkan 114 Orang Meninggal dan 127 Orang Hilang di Filipina
Dunia
Filipina Diamuk Topan Kalmaegi, 114 Orang Tewas dan 127 Hilang
Mayoritas korban berasal dari provinsi yang baru saja pulih dari gempa mematikan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
  Filipina Diamuk Topan Kalmaegi, 114 Orang Tewas dan 127 Hilang
Indonesia
BUMN Indonesia Menang Kontrak Proyek Malolos-Clark Railway di Filipina, Nilainya Rp 3,16 T
Perusahaan BUMN sektor konstruksi, PT PP (Persero) Tbk (PTPP), resmi ditunjuk sebagai kontraktor utama internasional dalam proyek Malolos–Clark Railway Contract Package S-01 (CP S01) di Filipina.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
BUMN Indonesia Menang Kontrak Proyek Malolos-Clark Railway di Filipina, Nilainya Rp 3,16 T
Dunia
8 Orang Tewas, 22 Ribu Penduduk Terpaksa Mengungsi Menyusul Badai Tropis Fengshen yang Terjang Filipina
Badai Fengshen juga menyebabkan banjir dan tanah longsor di Filipina bagian tengah dan selatan.
Frengky Aruan - Senin, 20 Oktober 2025
8 Orang Tewas, 22 Ribu Penduduk Terpaksa Mengungsi Menyusul Badai Tropis Fengshen yang Terjang Filipina
Indonesia
Gempa Filipina Ibarat ‘Bom Waktu’, Kemenlu RI Peringatkan WNI Waspada
Saat ini, terdapat sekitar 8.700 WNI yang menetap di Filipina bagian selatan, atau di daerah dekat pusat gempa.
Dwi Astarini - Sabtu, 11 Oktober 2025
Gempa Filipina Ibarat ‘Bom Waktu’, Kemenlu RI Peringatkan WNI Waspada
Bagikan