Temukan Penimbun Minyak Goreng, Warga Diminta Lapor Polisi
Minyak goreng. (Foto: MP/Dicke Prasetia)
MerahPutih.com - Polisi melakukan pengecekan terhadap pendistribusian dan stok minyak goreng satu harga di pasaran.
Masyarakat yang menemukan adanya tindak penimbunan terhadap minyak goreng diminta untuk tak segan melapor.
Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng satu harga di pasaran, khususnya minimarket di wilayah Jabodetabek.
Baca Juga:
Polisi Bekuk Penipuan Bermodus Jual Minyak Goreng Murah
"Silakan lapor ke kepolisian setempat," ujar Wakasatgas Pangan Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Rabu (26/1).
Menurut Whisnu, Satgas Pangan telah melakukan monitoring terhadap para pengecer minyak goreng dan gula pasir. Hasilnya, dipastikan stok kedua bahan pangan tersebut aman untuk beberapa waktu ke depan.
"Ketersediaan di jaringan retail modern untuk dua minggu ke depan aman. Di retail modern khususnya yang berada di Pulau Jawa sudah mendapatkan distribusi sebanyak 10 karton," imbuhnya.
Harga pasaran minyak goreng juga dipastikan tidak dijual diatas harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 14 ribu per liternya. Kekosongan stok hingga antrean panjang berujung penimbunan juga nihil ditemukan sampai saat ini.
"Jika masyarakat menemukan dugaan pelanggaran tersebut maka bisa melaporkannya kepada kami," tukas Whisnu.
Baca Juga:
Minyak Goreng Langka, Anak Buah Anies Akui Ada Peritel Modern Nakal
Seperti diketahui, pemerintah mulai menetapkan kebijakan harga untuk minyak goreng yakni Rp 14 ribu per liternya mulai Rabu (19/1) pukul 00.00 WIB di seluruh Indonesia.
Namun, khusus pasar tradisional diberikan waktu penyesuaian selambat-lambatnya satu minggu dari tanggal pemberlakuan.
Pemerintah memutuskan meningkatkan upaya penutupan selisih harga minyak goreng demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, industri mikro, dan industri kecil.
Selisih harga minyak goreng akan diberikan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebesar Rp 7,6 triliun. (Knu)
Baca Juga:
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan
DPRD DKI Gelar Rapat Persiapan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026
Kemendag Klaim Harga MinyaKita Berangsur Turun, Tapi Masih di Atas HET
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Update Harga Pangan Nasional 2 Januari: Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas', Telur Ayam Ras Ikut Naik
Pantau Bahan Kebutuhan Pokok di Pasar Senen dan Johar Baru, Wamendag: Stok Aman Jelang Tahun Baru 2026
Harga Bahan Pokok Naik Jelang Nataru, Satgas Pangan Polda Banten Perketat Pengawasan
Jelang Nataru, Pemerintah Siap Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok
Tekan Harga Bahan Pokok, Pemerintah Perpanjang Rute Tol Laut Dari Jakarta ke Natuna
Harga Pangan Nasional Kompak Turun pada 24 November, Cabai dan Daging Sapi Paling Signifikan