Temui Mensos, Ahok Jajal Kerjasama Penyaluran Bantuan Pertamina Agar Lebih Tepat Sasar

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 17 Januari 2020
  Temui Mensos, Ahok Jajal Kerjasama Penyaluran Bantuan Pertamina Agar Lebih Tepat Sasar

Mensos Juliari Batubara bersama Komut Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kantor Kemensos, Jakarta (Foto: Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu dengan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara.

Pertemuan itu menurut Ahok untuk menjajal kemungkinan sinergi dalam penyaluran bantuan khususnya dari Pertamina agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga:

Ditunjuk Jadi Komut Pertamina, Berapa Harta Kekayaan Ahok?

"Saya datang karena mau minta bantuan Pak Mensos. Karena kan yang lebih tahu data Mensos," kata Ahok di Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Kamis (16/1).

Lebih lanjut, Ahok memuji bahwa data kependudukan yang dimiliki Kemensos cukup lengkap. Oleh karena itu, ia ingin menjalin sinergi dalam penyaluran bantuan, seperti subsidi energi, LPG (liquified petroleum gas) dan bahan bakar minyak (BBM) sehingga dapat diterima oleh masyarakat yang berhak mendapatkan.

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama ingin bantuan Pertamina lebih tepat sasar
Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (MP/Ismail).

"Kemensos kita ini datanya luar biasa, sampai ada foto KTP, foto rumah, semua lengkap. Nah, ini yang kami butuhkan. Kami tidak mau lagi ada orang yang tidak tepat sasaran terima bantuan," katanya.

Melalui penyaluran bantuan yang lebih pasti dan lebih tepat sasaran, Ahok berharap para penerima manfaat mendapatkan keadilan sosial yang sudah selayaknya mereka peroleh.

"Bisa contoh Pertamina ingin bagikan tabung LPG 12 kilo yang bagus untuk orang enggak mampu. Di lapangan bagi, dikasih kupon bisa berantem itu. Tapi kalau dengan datanya Kemensos bisa tepat sasaran. Model-model itu yang kami ingin lakukan," katanya.

"Misalnya (lagi) contoh ada bencana. Pertamina ingin nyumbang ke wilayah kena bencana. Kami harapkan kami enggak jalan sendiri lagi. Kita semua (bisa) menggunakan data terpadu Kemensos," tambahnya.

Ahok mengatakan dirinya yakin Kemensos memiliki data yang lebih terbarukan. Oleh karena itu ia ingin menjalin sinergi tersebut.

Baca Juga:

Tiba di Kementerian BUMN, Ahok Terima SK Komisaris Utama Pertamina

Dalam rencana awal kerja sama tersebut, Ahok sebagaimana dilansir Antara mengungkapkan Pertamina akan menggelar rapat di Pusat Data Informasi Kemensos, Cawang, untuk menunjuk langsung kemungkinan lokasi penyaluran bantuan tersebut.

"Yang pasti kita tidak mau lagi orang yang berhak dapat subsidi enggak dapat, yang enggak berhak justru dapat," pungkasnya.(*)

Baca Juga:

Jokowi Perluas Kewenangan Ahok Biar Pertamina tidak Tekor Terus

#Basuki Tjahaja Purnama #Komisaris Utama #PT Pertamina #Kementerian Sosial
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Wajib Lindungi Kuota Pertalite
Lebih lanjut, ia mengingatkan pemerintah agar tidak mengusik keberadaan BBM bersubsidi dalam waktu dekat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Wajib Lindungi Kuota Pertalite
Indonesia
Stok Pertalite Melimpah, Pertamina Minta Warga Mampu Tahu Diri
Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi melalui dukungan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur dan penyimpanan, armada distribusi, serta sistem monitoring yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Stok Pertalite Melimpah, Pertamina Minta Warga Mampu Tahu Diri
Indonesia
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Anggota Komisi XII DPR RI mendesak Kementerian ESDM dan Pertamina menjelaskan secara transparan dasar kenaikan harga Pertamax yang disebut mencapai 32 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Harga Pertamax Naik 32 Persen, DPR Minta ESDM Transparan soal Dasar Perhitungannya
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Penyesuaian tarif per 10 Juni 2026 merubah peta harga sejumlah produk bahan bakar nonsubsidi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Indonesia
Pengadaan Sepatu untuk Sekolah Rakyat Tuai Kontroversi, Mensos bakal Lapor ke KPK
Kajian ini dilakukan setelah anggaran pengadaan sepatu Sekolah Rakyat senilai Rp 27 miliar menjadi sorotan publik.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Pengadaan Sepatu untuk Sekolah Rakyat Tuai Kontroversi, Mensos bakal Lapor ke KPK
Indonesia
Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Persiapkan Pelayaran 2 Kapal Tertahan
PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan rencana pelayaran (passage plan) untuk dua kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Selat Hormuz Dibuka, Pertamina Persiapkan Pelayaran 2 Kapal Tertahan
Indonesia
Usai Silaturahmi dengan Jokowi, Hasan Nasbi Pastikan Stok BBM Aman di Tengah Konflik Timur Tengah
Komisaris PT Pertamina Hasan Nasbi menemui Presiden ke-7 Jokowi di kediamannya di Solo, Rabu (25/3).
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Usai Silaturahmi dengan Jokowi, Hasan Nasbi Pastikan Stok BBM Aman di Tengah Konflik Timur Tengah
Indonesia
Dirut BPJS Kesehatan Buka Suara soal Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN, Sebut Ada Jeda Administrasi
Dirut BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengungkap alasan penonaktifan 11 juta peserta PBI JKN. Ia menyebutkan, jeda administasi menjadi pemicunya.
Soffi Amira - Senin, 09 Februari 2026
Dirut BPJS Kesehatan Buka Suara soal Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI JKN, Sebut Ada Jeda Administrasi
Indonesia
BPJS PBI Pasien Cuci Darah Diaktifkan Kembali, Wamensos: RS Wajib Layani
BPJS BPI pasien cuci darah diaktifkan kembali. Wamensos, Agus Jabo Priyono mengatakan, Kemensos akan mengoordinasikan dengan Kemenkes dan BPJS.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
BPJS PBI Pasien Cuci Darah Diaktifkan Kembali, Wamensos: RS Wajib Layani
Indonesia
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Sejauh ini, tim penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan 18 tersangka yang berasal dari jajaran petinggi BUMN, perusahaan rekanan, hingga pengusaha swasta kenamaan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Bagikan