MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah menetapkan Paslon Teguh Prakosa-Bambang Nugroho mendapat nomor urut 1. Sedangkan Respati Ardi-Astrid Widayani mendapat nomor 2.
Penetapan nomor urut tersebut dilakulan dalam rapat pleno Pilkada 2024 di Hotel Harris Solo, Solo, Senin (23/9).
Usai pengambilan nomor urut kedua pendukung paslon saling ejek. Bahkan, teriakan Fufufafa dilontarkan pendukung Teguh-Bambang saat Cawalkot Respati-Astrid di atas panggung memberikan sambutan.
“Fufufafa,” teriak pendukung Teguh-Bambang disambut sorakan pendukung Respati-Astrid.
Baca juga:
Pilkada Solo, Golkar Targetkan Sumbang 21.000 Suara untuk Pasangan Respati-Astrid
Ejekan Fufufafa merujuk dugaan akun medsos milik wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka. Dimana pada kolom tulisan akun tersebut menyerang pribadi presiden terpilih Prabowo Subianto.
Bagi Teguh nomor urut 1 ini mengulang Pilkada 2020 saat berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka dan memenangi Pilkada.
“Nomor urut 1 ini memang sesuai dengan harapan saya bersama cawawali Bambang. Ya kita mesti ikhtiar, nomor mudah diingat, tidak perlu mengangkat banyak jari," ujar Teguh.
Baca juga:
Tak Gentar di Kandang Banteng, Respati-Astrid Optimistis Raih 70 Persen Suara di Pilkada Solo
Ia menyebut hakikat dari memimpin adalah menjadi pelayanan sehingga kedepan ketika dirinya dan Bambang dipilih dan dilantik, siap menjadi pelayan masyarakat.
“Kita melayani masyarakat tanpa pilih-pilih, tidak lihat dari merah, hijau, kuning. Semua akan kita layani dengan sepenuh hati dan jiwa," tandas Teguh.
Baca juga:
KPU Tetapkan Paslon Teguh-Bambang dan Respati-Astrid untuk Bertarung Pilkada Solo 2024
Cawalkot Solo nomor urut 2, Respati mengatakan makna dari nomor yang didapat adalah Sila Kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang adil dan beradab.
“Sehingga bila memimpin Solo selama 5 tahun kedepan akan menjadi pemimpin yang adil kepada seluruh elemen masyarakat serta menuju Solo Kota Toleran,” kata Respati.
Ia menambahkan dalam pemerintahannya nanti juga akan selaras dengan program Pemerintah Pusat dibawah komando Prabowo-Gibran. Ia pun berkomitmen melanjutkan Program Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)

