Tarif 0% Ekspor Tekstil RI ke AS Asa Baru 20 Juta WNI Jaga "Dapur Tetap Ngebul"

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Tarif 0% Ekspor Tekstil RI ke AS Asa Baru 20 Juta WNI Jaga

Pekerja di industri tekstil. (Foto: MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia berhasil mengamankan tarif impor nol persen untuk produk tekstil dan pakaian jadi ke pasar Amerika Serikat (AS). Kebijakan ini membuat produk tekstil Indonesia lebih kompetitif dibanding negara lain, sekaligus menjaga penyerapan tenaga kerja di sektor tersebut.

“Hal ini tentunya memberikan manfaat bagi 4 juta pekerja di sektor ini. Dan kalau kita hitung dengan keluarga, ini akan sangat berpengaruh terhadap 20 juta masyarakat Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (19/2).

Baca juga:

Indonesia Amankan Tarif 0 Persen ke AS untuk 1.819 Produk, Termasuk Tekstil, Pertanian hingga Elektronik

Target Dongkrak Ekspor Tekstil 10 Kali Lipat

Airlangga menambahkan, kebijakan ini akan membantu industri tekstil dan pakaian jadi Indonesia memperluas penetrasi ke pasar AS, yang disebutnya berukuran sekitar 28 kali lebih besar dibanding pasar domestik.

Dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) hingga 10 kali lipat dalam 10 tahun mendatang.

“Indonesia merencanakan untuk mengembangkan ekspor industri tekstil dari sekitar USD 4 miliar ke USD 40 miliar dalam 10 tahun,” ujarnya.

Baca juga:

Tarif 0% Produk Indonesia di AS Baru Berlaku 3 Bulan Lagi

Hasil Negosiasi Panjang

Kesepakatan ini merupakan hasil proses negosiasi intensif sejak pengumuman kebijakan tarif resiprokal AS pada April 2025. Awalnya, Indonesia dikenakan tarif sebesar 32 persen oleh AS. Setelah proses panjang, disepakati tarif resiprokal 19 persen sebagai dasar. Namun, Indonesia berhasil mengamankan tarif 0–10 persen untuk produk tertentu melalui perjanjian dagang. (Asp)

#Industri Tekstil #Tarif Resiprokal #Ekspor Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Perjanjian Dagang Indonesia-Amerika Hanya Atur Tata Kelola Aliran Data Terkait Perdagangan Digital
Berdasarkan perjanjian dagang itu, Indonesia diminta untuk memberi kepastian mengenai transfer data pribadi ke AS dengan mengakui bahwa AS memiliki standar perlindungan yang setara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Perjanjian Dagang Indonesia-Amerika Hanya Atur Tata Kelola Aliran Data Terkait Perdagangan Digital
Berita Foto
Industri Tekstil Terdampak, Harga Bahan Baku Melonjak 40 Persen Akibat Krisis Geopolitik
Aktivitas pekerja memintal benang bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 15 April 2026
Industri Tekstil Terdampak, Harga Bahan Baku Melonjak 40 Persen Akibat Krisis Geopolitik
Indonesia
Imbas Serangan ke Iran, Gerakan Rakyat Desak Pembatalan Perjanjian Tarif Trump
Kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) melalui Agreement on Reciprocal Trade (ART). Perjanjian itu mengancam kedaulatan ekonomi nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Imbas Serangan ke Iran, Gerakan Rakyat Desak Pembatalan Perjanjian Tarif Trump
Indonesia
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
Arab Saudi melarang impor unggas dan telur dari Indonesia mulai 1 Maret 2026. Indonesia masuk dalam daftar bersama 39 negara lainnya.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
Indonesia
Ikuti Perjanjian Tarif Trump, RUU Ketenagakerjaan Bakal Masukan PKWT dan Alih Daya
Dalam dokumen ART yang telah ditandatangani Indonesia dan AS beberapa waktu lalu menyebut Indonesia harus menyusun peraturan pelaksana yang membatasi penggunaan perusahaan pekerja alih daya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
 Ikuti Perjanjian Tarif Trump, RUU Ketenagakerjaan Bakal Masukan PKWT dan Alih Daya
Indonesia
Trump Kenakan Tarif Tinggi Panel Surya Indonesia, Ini Kata Wamen ESDM
Kementerian ESDM petakan panel surya yang diproduksi di dalam negeri dan mana panel surya yang merupakan barang hasil transhipment.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Trump Kenakan Tarif Tinggi Panel Surya Indonesia, Ini Kata Wamen ESDM
Indonesia
Kalah Bersaing, Produk Sel dan Panel Surya Indonesia Dikenakan Tarif 104,3 Persen Oleh Trump
DOC beralasan produsen sel dan panel surya yang beroperasi di ketiga negara menerima subsidi dari masing-masing pemerintahnya yang membuat produk AS tidak kompetitif.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
Kalah Bersaing, Produk Sel dan Panel Surya Indonesia Dikenakan Tarif 104,3 Persen Oleh Trump
Indonesia
DPR Ingatkan Risiko Perjanjian Dagang RI–AS, Jangan Rugikan Kepentingan Nasional
Anggota Komisi XI DPR Amin Ak mengingatkan risiko implementasi perjanjian dagang Indonesia–AS, termasuk ketahanan pangan dan ekonomi digital.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
DPR Ingatkan Risiko Perjanjian Dagang RI–AS, Jangan Rugikan Kepentingan Nasional
Indonesia
Celios Sebut Tarif Trump Dibatalkan, Indonesia tak Perlu Ratifikasi ART
dasar utama perjanjian itu yakni ancaman tarif resiprokal AS yang kini sudah tidak berlaku. Pemerintah dinilai tidak perlu melanjutkan proses ratifikasi.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Celios Sebut Tarif Trump Dibatalkan, Indonesia tak Perlu Ratifikasi ART
Indonesia
Seskab Teddy Akui Putusan Supreme Court AS Lebih Baik dari Kesepakatan Awal
Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat (Supreme Court) resmi membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Seskab Teddy Akui Putusan Supreme Court AS Lebih Baik dari Kesepakatan Awal
Bagikan