MerahPutih.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meluncurkan platform ekspor "We Buy From Indonesia" untuk memetakan rantai pasok nasional dan memperluas keterlibatan produk Indonesia di pasar global.
Peluncuran inisiatif tersebut disampaikan Anindya saat pertemuan pengusaha KADIN Indonesia pusat dan daerah dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat.
Bapak Presiden, berkenankanlah kami ingin sekali menyampaikan suatu inisiatif yang berjudul 'We Buy From Indonesia'. Ini adalah inisiatif yang bukan saja sebuah katalog, tetapi juga suatu platform teknologi dan perdagangan,
kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie
Berbagai produk buatan Indonesia telah menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan global, termasuk di sektor otomotif, kedirgantaraan, furnitur, dan barang konsumsi.
Baca juga:
Lirik 'Sakedung Kading' yang Viral di TikTok, ini nih Liriknya
Platform tersebut berdasarkan pemetaan data perdagangan Indonesia. Dari total nilai ekspor sekitar USD 300 miliar per tahun, sekitar USD 240 dolar AS berasal dari berbagai komoditas dan produk di luar batu bara, baja nirkarat, dan minyak sawit.
Melalui platform tersebut, Kadin memetakan rantai pasok produk ekspor beserta perusahaan yang terlibat agar peluang peningkatan ekspor lebih mudah diidentifikasi.
Anindya menegaskan, upaya itu bertujuan meningkatkan pembelian dari pelanggan yang sudah ada sekaligus memperbesar kapasitas produsen dalam negeri untuk memenuhi permintaan pasar global. Selain itu, buku "We Buy From Indonesia" disusun dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin.
"Kadin berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk memastikan data yang digunakan akurat dan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan ekspor nasional," katanya. (*)

