Kadin Luncurkan Platfrom "We Buy From Indonesia" Perluas Produk Indonesia di Pasar Global

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Kadin Luncurkan Platfrom

Tangkapan layar - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Novyan Bakrie memberikan sambutan dalam pertemuan pengusaha KADIN pusat dan daerah seluruh Indonesia dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meluncurkan platform ekspor "We Buy From Indonesia" untuk memetakan rantai pasok nasional dan memperluas keterlibatan produk Indonesia di pasar global.

Peluncuran inisiatif tersebut disampaikan Anindya saat pertemuan pengusaha KADIN Indonesia pusat dan daerah dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

Bapak Presiden, berkenankanlah kami ingin sekali menyampaikan suatu inisiatif yang berjudul 'We Buy From Indonesia'. Ini adalah inisiatif yang bukan saja sebuah katalog, tetapi juga suatu platform teknologi dan perdagangan,

kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie

Berbagai produk buatan Indonesia telah menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan global, termasuk di sektor otomotif, kedirgantaraan, furnitur, dan barang konsumsi.

Baca juga:

Lirik 'Sakedung Kading' yang Viral di TikTok, ini nih Liriknya

Platform tersebut berdasarkan pemetaan data perdagangan Indonesia. Dari total nilai ekspor sekitar USD 300 miliar per tahun, sekitar USD 240 dolar AS berasal dari berbagai komoditas dan produk di luar batu bara, baja nirkarat, dan minyak sawit.

Melalui platform tersebut, Kadin memetakan rantai pasok produk ekspor beserta perusahaan yang terlibat agar peluang peningkatan ekspor lebih mudah diidentifikasi.

Anindya menegaskan, upaya itu bertujuan meningkatkan pembelian dari pelanggan yang sudah ada sekaligus memperbesar kapasitas produsen dalam negeri untuk memenuhi permintaan pasar global. Selain itu, buku "We Buy From Indonesia" disusun dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin.

"Kadin berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk memastikan data yang digunakan akurat dan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan ekspor nasional," katanya. (*)

#Kadin #Ekspor #Ekspor Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Berita Foto
Perkuat Ekspor, Pemindai Peti Kemas ke-10 Beroperasi di Tanjung Priok
Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 21 September 2026
Perkuat Ekspor, Pemindai Peti Kemas ke-10 Beroperasi di Tanjung Priok
Indonesia
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
“Kami hadir dengan komitmen untuk menyejahterakan para petani kelapa dan putra-putri daerah. Selain itu, cita-cita kami adalah 'Mengembalikan Kejayaan Kelapa Nusantara di Mata Dunia',” kata Jerry.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
Indonesia
Produk Camilan UMKM Indonesia Tembus Pasar Cili, Nilai Pesanan Capai Rp 510 Juta
Dua UMKM Indonesia mendapat pesanan produk olahan buah, sayur, dan keripik tempe dari buyer Cili senilai USD 29 ribu atau sekitar Rp 510 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Produk Camilan UMKM Indonesia Tembus Pasar Cili, Nilai Pesanan Capai Rp 510 Juta
Indonesia
Prabowo Soroti Harga Komoditas Indonesia Ditentukan Negara Lain, Bursa Sendiri Ditargetkan Hadir 2027
Prabowo menargetkan Indonesia memiliki bursa mineral dan komoditas strategis sendiri mulai 1 Januari 2027 di bawah pengawasan OJK.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Soroti Harga Komoditas Indonesia Ditentukan Negara Lain, Bursa Sendiri Ditargetkan Hadir 2027
Indonesia
Indonesia Berpotensi Ekspor Baterai Untuk Keperluan EV Thailand
Berbagai produk industri hilir pertambangan juga bisa menjadi andalan Indonesia untuk diekspor ke Negeri Gajah Putih.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Indonesia Berpotensi Ekspor Baterai Untuk Keperluan EV Thailand
Indonesia
Indonesia Ekspor 3,5 Ton Salak ke China
Ekspor tersebut merupakan tindak lanjut komitmen bisnis ekspor salak senilai USD 2 juta selama setahun yang tercapai dalam misi dagang Indonesia ke Shanghai.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Indonesia Ekspor 3,5 Ton Salak ke China
Indonesia
Kadin Luncurkan Platfrom "We Buy From Indonesia" Perluas Produk Indonesia di Pasar Global
Melalui platform tersebut, Kadin memetakan rantai pasok produk ekspor beserta perusahaan yang terlibat agar peluang peningkatan ekspor lebih mudah diidentifikasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Kadin Luncurkan Platfrom
Indonesia
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berada dalam posisi kuat di sektor pangan. Ia mengungkap Australia dan sejumlah negara lain meminta pasokan pupuk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Indonesia
Indonesia Belum Siap Ekspor Listrik ke Singapura
Airlangga mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan evaluasi teknis bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Indonesia Belum Siap Ekspor Listrik ke Singapura
Bagikan