MerahPutih.com - Pura Mangkunegaran kembali menggelar program Kemantren Langenpraja International Roadshow 2022, yang kali ini dilangsung di Thailand pada 16-21 September 2022.
Bahkan, dua tarian, yaitu Beksan Gambyong Pareanom dan Beksan Bondoyudho berhasil memukau warga Negeri Gajah Putih itu alam kegiatan International Roadshow di Thailand.
Baca Juga
Gibran dan Ganjar Ikuti Prosesi Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran
Departemen kesenian resmi Puro Mangkunegaran di bawah binaan GRAjn tampilkan dalam acara Indonesian Cultural Night-Trade, Tourism, Investment, and Cultural (TTIC) Forum yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok (KBRI Bangkok) pada tanggal 18 September 2022 di Siam Square One, Bangkok. Kemudian
Beksan Gambyong Pareanom mencerminkan warna khas Mangkunegaran, yaitu pareanom, hijau dan kuning, yang berarti kemakmuran dan kesuburan. Tarian ini berkembang pesat di era KGPAA. Mangkunegoro VIII.
Adapun Beksan Bondoyudho diciptakan pada era KGPAA. Mangkoenagoro V yang menceritakan tentang prajurit laki-laki yang sedang belajar bertarung menggunakan tongkat dan perisai,” ujar pemimpin tari Mangkunegaran GRAj. Ancillasura Marina Sudjiwo, Sabtu (24/9).
Baca Juga
Lagu Bengawan Solo Jadi Penutup Gala Dinner Delegasi G20 di Puro Mangkunegaran
Selain berpartisipasi dalam TTIC Forum Kemantren Langenpraja, lanjut dia, juga berkesempatan menampilkan Beksan Srimpi Muncar dan mengadakan workshop gerakan dasar tarian Jawa gaya Mangkunegaran bagi mahasiswa dan mahasiswi Chulalongkorn University.
Dalam kunjungan yang dipimpin langsung SIJ KGPAA Mangkunagoro X didampingi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand, Rachmat Budiman, sempat membahas kerja sama di bidang kebudayaan antara Puro Mangkunegaran dan Chulalongkorn University.
KGPAA Mangkunagoro X mengatakan kunjungan ini terinspirasi dari kunjungan Raja Thailand Rama VII dan Ratu Rumbai Barni ke Surakarta pada bulan Agustus 1929 yang waktu itu disambut oleh KGPAA. Mangkoenagoro VII.
"Hubungan antara Mangkunegaran dan Thailand sebenarnya sudah terjalin sejak dahulu, sehingga pertemuan ini merupakan langkah lanjutan untuk mempererat hubungan tersebut," kata KGPAA Mangkunagoro X
Ia mengatakan untuk potensi kerja sama antara Raja Thailand dan Mangkunegaran meliputi bidang budaya, di antaranya soal tarian dan batik. Masyarakat di Thailand sangat tertarik dengan dua hal tersebut.
"Kami akan mempertahankan kerja sama budaya ini. Ini juga bagus untuk mempromosikan wisata Indonesia di Thailand," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga
Al Quran Beraksara Jawa, Bukti Syiar Mataram Islam di Mangkunegaran Surakarta

