Ramadan 2022

Al Quran Beraksara Jawa, Bukti Syiar Mataram Islam di Mangkunegaran Surakarta

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 21 April 2022
Al Quran Beraksara Jawa, Bukti Syiar Mataram Islam di Mangkunegaran Surakarta

Al Quran Beraksara Jawa peninggalan warisan Mangkunegoro IV, sekitar tahun 1867. (Foto: MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PURA Mangkunegaran menjadi salah satu warisan Mataram Islam di tanah Jawa yang ada di wilayah Surakarta yang masih eksis sampai sekarang

Sosok adipati sebagai pemimimpinya dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) punya sejarah syiar Islam di masa lampau.

Baca Juga:

Menjebak Diponegoro Lewat Undangan Damai Ramah-Tamah Hari Lebaran

aksara
Al Quran Beraksara Jawa peninggan warisan Mangkunegoro IV, sekitar tahun 1867. (Foto: MP/Ismail)

Hal itu dibuktikan dengan adanya peninggalan kitab suci Al-quran beraksara Jawa yang tersimpan rapi di perpustakaan bernama Rekso Pustoko, kompleks Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah.

Al Quran beraksara Jawa berusia ratusan tahun ini ditulis tangan. Bahkan karena terlampau tuanya usia Al-quran bertuliskan Jawa itu, saat ini kondisinya sudah mulai rusak.

Beberapa halaman mulai lapuk dan robek, sehingga pengelola Rekso Pustoko berusaha melaminasi kitab Al-quran berbahasa Jawa itu. Tidak diketahui secara pasti siapa penulis Al-quran bertuliskan Jawa itu.

Namun menurut pengelola Rekso Pustoko, Al Quran itu sudah ada sejak pemerintahan Mangkunegoro IV, sekitar tahun 1867.

Staf Rekso Pustoko, Wedani mengatakan sebagai salah satu kekuasaan yang punya wilayah di tanah Mataram Islam, Pura Mangkunegaran punya jejak sejarah dalam menyebarkan Islam di wilayah kekuasaanya

"Al Quran bertuliskan Jawa ini digunakan para ulama Mangkunegaran untuk mengajarkan cara mengaji pada pengikut Mangkunegaran serta warga pada zaman itu," kata Wedani pada Merahputih.com.

Dikatakannya kitab bertuliskan aksara Jawa ini, isinya sama seperti Al Quran biasa. Hanya tertulis menggunakan aksara jawa baru, bukan aksara jawa kawi. Di Rekso Pustoko, menurut Wedani, tersimpan sekitar 30 ribu katalog. Termasuk sebagian besar berupa naskah kuno yang langka.

"Rata-rata naskah kuno itu no name atau tidak tercantum penulisnya. Itu mungkin ciri pujangga keraton. Beda dengan penulis sekarang yang ingin sekali memperkenalkan diri," jelasnya.

Baca Juga:

Indonesia Jadi Negara Terindah di Dunia, Sandiaga Uno: Liburan Enggak Perlu ke Luar Negeri

aksara
Penjaga perpustakaan Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran Solo mengaji dengan Al Quran Beraksara Jawa. (Foto: MP/Ismail)

Al Quran bertuliskan Jawa di Rekso Pustoko, kata Wedani, yang merupakan naskah induk hanya satu, yakni Al Quran yang sampulnya tertulis kata Al Fatihah dengan huruf Jawa.

Sementara Al Quran berbahasa Jawa yang satu lagi, merupakan naskah tedakan, atau saduran dari naskah induk.

"Naskah tedakan juga sudah ada lebih dari 100 tahun silam. Judul sampulnya memang bertuliskan Al Fatikhah, namun setelah dicek Alquran itu lengkap berisi 30 juz, 114 fasal, kalau dalam bahasa Arab artinya surat. Total halaman 516 lembar," paparnya.

Ia mengatakan pengunjung yang mau melihat Al Quran berbahasa Jawa bisa dilakukan dengan syarat dampingi petugas karena rawan sobek.

Menurut Wedani, pengajaran penyaduran dan penulisan naskah kuno dengan aksara Jawa masih diajarkan di akademi Mangkunegaran, sejenis sekolah tinggi bidang seni dan budaya yang dikelola pihak Adipati Mangkunegara

Al Quran bertuliskan jawa dengan ukuran panjang 33 cm, lebar 22 cm dan tebal 3cm juga menjadi bahan referensi utama bagi pelajar di sekolah tersebut.

"Kalau tradisi membaca Al-quran bertuliskan Jawa di kalangan keluarga keraton sebenarnya masih, hanya intensitasnya mungkin jarang, karena rata-rata keluarga Mangkunegaran tinggalnya di Jakarta," pungkas Wedani. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Tren Berwisata Selama Pandemi Berubah

#Wisata Indonesia #Wisata #Travel
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Travel
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Wisatawan internasional yang datang untuk konser BTS pada Maret dan awal April tinggal lebih lama dan menghabiskan uang secara signifikan lebih besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Berita Foto
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, D Gaery Undarsa, dalam konferensi pers Tiket Green di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 April 2026
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Indonesia
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Program promo ini berlaku untuk mobil pribadi nonkomersial, jadi cocok sekali buat pengunjung yang ingin datang beramai-ramai dalam satu kendaraan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Masuk Ancol Satu Mobil Beramai-Ramai Kena Harga Flat Rp 120 Ribu
Indonesia
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Dengan jarak tempuh mencapai 1.031 kilometer, KA Blambangan Ekspres menjadi relasi kereta api terpanjang di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Perjalanan Kereta Terpanjang di Indonesia KA Blambangan Ekspres makin Diminati, Jumlah Wisatawan ke Banyuwangi Capai 1 Juta Lebih dalam Setahun
Indonesia
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Balai Taman Nasional (BTN) Komodo mengimbau wisatawan untuk tidak hanya fokus ke kawasan Taman Nasional Komodo, yang kini menerapkan kuota kunjungan harian sebanyak 1.000 orang
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Batasi 1.000 Wisatawan Sehari, Taman Nasional Komodo: Banyak Wisata Lain di Flores
Indonesia
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Ancol hadirkan promo paket hemat April-Mei 2026. Tiket Dufan mulai Rp170 ribu, lengkap dengan voucher makan. Cek harga Sea World hingga Atlantis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Indonesia
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Data kunjungan wisatawan selama libur Paskah 2026 menunjukkan bahwa Kepulauan Seribu masih menjadi salah satu tujuan liburan favorit warga urban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Travel
Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Inisiatif ini bertujuan membuat pembayaran di luar negeri lebih mudah diakses dan lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
 Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Bagikan