Kirab Pusaka Malam 1 Suro Mangkunegaran, Cucu Bung Karno Tampil sebagai Cucuk Lampah

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 27 Juni 2025
Kirab Pusaka Malam 1 Suro Mangkunegaran, Cucu Bung Karno Tampil sebagai Cucuk Lampah

Peserta tapa bisu mengikuti prosesi kirab malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Solo, Kamis (26/6) malam. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - RIBUAN orang mengikuti kirab pusaka malam 1 Suro Warsa Dal 1959
Pura Mangkunegaran yang digelar Kamis (26/6) malam. Gusti Pangeran Haryo (GPH) Paundrakarna Jiwa Suryanegara bertugas sebagai Cucuk Lampah atau pemimpin kirab pusaka tapa bisu malam 1 Suro. Hajat ini sebagai momen refleksi diri dan penyelarasan batin dengan Tuhan dalam menyongsong tahun baru Jawa.

Prosesi upacara adat meliputi kirab pusaka, pembagian udik-udik (berkah Sura), hingga semedi bersama di kompleks Pura Mangkunegaran. Kirab dilangsungkan dengan tapa bisu, sebagai simbol pengendalian diri dan pencapaian keseimbangan batin. Kirab diikuti sejumlah tokoh, di antaranya Wali Kota Solo Respati Ardi, Hendropriyono, Aria Bima, Titiek Soeharto, dan Didit Hediprasetyo Prabowo.

Pengageng Kawedanan Panti Budaya Mangkunegaran GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo mengatakan tema kirab tahun ini mengangkat filosofi Jawa, yaitu Atita, Atiki, dan Anagata.

Atita berarti masa lampau, atiki berarti masa kini yang disadari, dan anagata yang berarti masa depan. “Jadi Atita diwujudkan melalui refleksi atau kontemplasi terhadap apa yang telah dilakukan. Atiki direpresentasikan lewat tapa bisu saat kirab pusaka berlangsung,” kata Ancillasura, Kamis (26/6).

Baca juga:

Keraton Surakarta Gelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Simak Waktu dan Jalurnya



Sementara itu, Anagata, kata dia, dimanifestasikan dalam semedi tengah malam di Pendopo Ageng Mangkunegaran, mengenakan busana tradisional Jawi-jangkep.

Dia menjelaskan Sura tahun ini yang menjadi pembeda yakni, selain mengangkat tema Atita, Atiki, dan Anagata, juga terkait dengan apa yang sudah dilakukan Mangkunegaran dari sejak tahun lalu yaitu culture future. Hal itu bisa terlihat dari instalasi cermin, semen atau beton yang dilambari dengan rumput. “Itu melambangkan kita sebagai manusia, saat malam satu Sura kita menjadi manusia yang sejujurnya, menjadi diri sendiri, dan menyatu dengan alam," kata dia.

Ia menyebut kirab pusaka tahun ini diikuti sekitar 1.000 peserta dengan rute sejauh tiga kilometer, serta disaksikan oleh 1.000 tamu undangan di pendopo. Di area Pamedan, sekitar 10 ribu masyarakat hadir mengikuti berkah Sura, yakni pembagian sembako dan kebutuhan pokok dari pihak Mangkunegaran.

“Kami berharap peringatan malam satu Sura bisa menjadi pengingat untuk selalu mawas diri dan membawa kebaikan ke masa depan,” katanya.

Salah seorang warga, Suratno, mengaku tak pernah absen menghadiri kirab malam 1 Suro Mangkunegaran. Momen yang paling ditunggu yakni berebut udik-udik (uang receh dibagikan keluarga Mangkunegaran) dan berebut air cucian pusaka.

“Saya bawa botol air mineral berisikan air sisa cucian pusaka. Saya bawa pulang dengan berharap dapat berkah kebaikan di tahun baru ini,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
?




Baca juga:

5.000 Peserta Bakal Ikut Kirab Pusaka Malam 1 Suro Keraton Surakarta

#Keraton Surakarta #Solo #Mangkunegaran #Malam 1 Suro
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus memastikan barang bukti tersebut tidak kembali beredar di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Indonesia
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Hal itu terjadi akibat tingginya belanja pegawai yang menggerus APBD.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Indonesia
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Rumah bersejarah ini memiliki nilai historis yang penting dan layak dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Surakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Indonesia
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Selain membantu mengurangi persoalan sampah, proyek tersebut diproyeksikan menciptakan hampir 300 lapangan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Investor AS Bakal Kelola Sampah Aglomerasi Soloraya Dengan Pola Waste To Fuel
Indonesia
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
108 siswa SDII Al Abidin Solo keracunan massal. SPPG Yayasan Al Abidin ditutup sementara
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ratusan Siswa SDII 'Standar Cambridge' Solo Keracunan MBG, SPPG Yayasan Al Abidin Ditutup 
Indonesia
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Direktur Marketing Pakuwon Sutandi menegaskan pembangunan pagar sekliling mal bukan ramalan ancaman, melainkan penataan akses.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Tepis Isu Pagar Tinggi Mal Antisipasi Potensi Rusuh, Manajemen: Pakuwon Itu Bukan Peramal
Indonesia
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan apabila proses belajar-mengajar tetap berlangsung di ruang yang rusak.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Fun
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Tahir Solo Museum resmi dibuka di Solo dengan koleksi dinosaurus terbesar di Indonesia. Tiket Rp30 ribu untuk pelajar, Rp50 ribu dewasa, buka setiap hari 09.00–17.00 WIB.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Indonesia
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Tahir Solo Museum resmi dibuka di atas lahan 5 hektare. Museum ini menghadirkan fosil Omeisaurus tianfuensis dengan leher 20 meter dari Tiongkok.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Indonesia
Hentikan Pengumpulan Data Tata Kelola MBG di Daerah, Kejagung Digugat di PN Solo
Pangkal persoalan ini bermula ketika Jaksa Agung menerbitkan surat perintah pada 15 Juni 2026 agar seluruh jajaran Kejati mengumpulkan data atas pengelolaan MBG pada SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Hentikan Pengumpulan Data Tata Kelola MBG di Daerah, Kejagung Digugat di PN Solo
Bagikan