Target Partai Demokrat di Pemilu 2024

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 05 Agustus 2022
Target Partai Demokrat di Pemilu 2024

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono tampak memimpin langsung pendaftaran peserta Pemilu 2024 bersama rombongan ke gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (5/8). ANTARA/Melalusa Susthira K

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Demokrat resmi mendaftar sebagai partai politik peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Jumat (5/8).

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin langsung jajaran partainya ke KPU.

Baca Juga

AHY Pimpin Langsung Pendaftaran Partai Demokrat ke KPU

Sesuai mendaftar, AHY mengatakan, dalam Pemilu 2024 nanti partai berlogo bintang mercy biru itu menargetkan bisa merebut 15 persen kursi DPR RI.

"Saat ini DPR RI kami ada 54 orang di Senayan, tetapi tentu kami ingin jauh lebih banyak lagi, sehingga peran kami di parlemen juga lebih kuat dan terasa. Dengan bisa mengisi keseluruhan dapil tersebut mudah-mudahan tercapai persentase 14 hingga 15 persen," kata AHY.

Putera sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (AHY) ini mengatakan, Partai Demokrat telah menyerahkan seluruh persyaratan sebagai calon peserta Pemilu 2024 kepada KPU.

"Tadi kami menyerahkan surat pendaftaran disertai dengan surat pernyataan partai politik daftar kepengurusan di tingkat nasional, di tingkat DPP, kemudian di tingkat DPD 34 provinsi, juga tingkat DPC di 514 kabupaten kota, serta di tingkat PAC 7266 Kecamatan," ujarnya.

Baca Juga

Hanya Partai Garuda yang Daftar ke KPU Hari Ini

AHY menegaskan, Partai Demokrat telah siap menghadapi gelaran pesta demokrasi lima tahunan. Ia juga meminta doa restu kepada masyarakat agar dapat berjuang dengan tujuan yang baik.

"Semoga kami bisa mengusung perubahan dan juga kemajuan untuk Indonesia ke depan baik di tataran legislatif maupun eksekutif," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, AHY juga menitipkan pesan kepada seluruh jajaran KPU agar bisa menjadi penyelenggara yang baik pada Pemilu 2024.

"Kami juga bermohon semoga KPU bisa menjadi lembaga kebanggaan buat kita semua, sebagai lembaga yang netral, independen, dan juga bisa menjaga situasi demokrasi politik," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Pimpin Langsung Daftar ke KPU, AHY Ingin Buktikan Demokrat Serius Bawa Perubahan

#Partai Demokrat #Pilpres #Pemilu #Tahapan Pemilu #Jadwal Pemilu #KPU #Komisi Pemilihan Umum
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia, Chusnul Mar’iyah, melontarkan kritik keras terhadap sistem pemilu di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Indonesia
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Akademisi Universitas Brawijaya menilai Indonesia belum siap menerapkan e-voting karena rawan diretas dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Berita
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Parlemen Myanmar, yang terdiri atas dua majelis, memiliki jumlah total kursi sebanyak 664, tetapi dengan 25 persen kursi dialokasikan untuk perwira militer.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 31 Januari 2026
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Penghapusan ambang batas berpotensi melahirkan fragmentasi partai yang berlebihan dan melemahkan efektivitas pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
PAN mengusulkan agar ambang batas pilpres dan parlemen dihapus dalam revisi UU Pemilu.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mensesneg, Prasetyo Hadi, merespons usulan soal e-voting Pilkada. Ia meminta hal itu membutuhkan kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Bagikan