Otomotif

Tantangan Besar Indonesia untuk Jadi Pusat Industri Motor Listrik Dunia

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 26 Januari 2024
Tantangan Besar Indonesia untuk Jadi Pusat Industri Motor Listrik Dunia

Pemerintah Indonesia telah menawarkan berbagai insentif. (Foto: Pexels/Andrea Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Melihat tren peningkatan penjualan motor listrik selama 2023, Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) memprediksi Indonesia bakal menjadi salah satu pusat industri motor listrik dunia.

“Di tahun 2030, penjualan sepeda motor listrik terbesar di dunia akan didapatkan oleh Tiongkok, kedua India, dan ketiga oleh Indonesia. Untuk pasar sepeda motor listrik sendiri Indonesia akan menjadi Nomor 3 terbesar di dunia di tahun 2030, dan ini tidak hanya pasar, tapi peluang basis industri,” kata Sekretaris Aismoli Abdullah Alwi seperti dikutip Antara (25/1).

Ahmad Heri Firdaus, peneliti dan ekonom Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), berpendapat serupa Abdullah.

Ia menyebut Indonesia sebagai salah satu negara pengguna kendaraan roda dua tertinggi di di ASEAN. Rasio kepemilikan sepeda motor sebesar 1:4 atau satu unit sepeda motor per empat penduduk.

Namun, Ahmad mengingatkan tantangan yang dihadapi Indonesia. Antara lain agenda mencapai nol emisi pada 2060. Salah satu caranya adalah mengonversi sepeda motor bensin ke versi listrik.

Baca juga:

Indonesia Disebut Bisa Jadi Pusat Industri Motor Listrik Dunia

Selain itu, jumlah peningkatan populasi sepeda motor listrik di Indonesia masih sangat jauh dari target pemerintah, yaitu 13,5 juta unit penjualan motor listrik pada 2030.

“Terdapat tantangan yang saat sampai saat ini itu masih dirasakan, tidak hanya hal-hal yang bersifat teknis seperti infrastruktur secara keseluruhan, tapi persepsi masyarakat yang masih ragu terkait dengan nanti isi dayanya bagaimana, kemudian daya tahannya, purnajual, dan seterusnya,” ujar Ahmad.

Demi mendukung target tersebut, pemerintah Indonesia telah menawarkan berbagai insentif. Namun langkah-langkah yang ditawarkan oleh pemerintah melalui dorongan regulasi, belum bisa meningkatkan adopsi EV di Tanah Air.

Perusahaan manajemen konsultansi global, Arthur D. Little (ADL), sebelumnya juga telah menerbitkan laporan mengenai pasar mobilitas listrik di Indonesia. Menurut mereka, Indonesia memiliki lima tantangan untuk mengembangkan kendaraan listrik.

ADL dalam studinya telah mengidentifikasi lima tantangan mendasar Indonesia untuk beralih ke kendaraan listrik. Berikut poin-poinnya:

1. Ketergantungan yang kuat pada produksi Original Equipment Manufacturer (OEM) otomotif yang terbatas.

2. Terbatasnya pengembangan infrastruktur pengisian daya.

3. Pemrosesan nikel yang kurang berkembang.

4. Baterai Lithium Ferro Phosphate sebagai ancaman bagi keberadaan Nickel Manganese Cobalt.

5. Keseimbangan antara keterkaitan regional dan prioritas nasional. (dru)

Baca juga:

Kelebihan Motor Listrik Berbaterai Litium

#Motor Listrik #Kendaraan Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Tetap Ingin Berikan Insentif Pembelian Motor Listrik
Pemerintah berencana menerapkan skema insentif pembelian motor listrik sebesar Rp 3 juta per unit dengan anggaran sekitar Rp 3 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Pemerintah Tetap Ingin Berikan Insentif Pembelian Motor Listrik
Fun
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Xiaomi meyakini karena posisi Indonesia strategis maka produk kendaraan listriknya pasti akan masuk dan ikut meramaikan industri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Pembangunan industri kendaraan listrik tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan penjualan kendaraan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Indonesia
Danantara Suntik Dana Rp 2 Triliun ke PT VKTR Milik Bakrie Group
PT VKTR Teknologi Mobilitas (Bakrie Group) mendapat komitmen pendanaan Rp2 triliun dari PT Danantara Investment Management untuk pengadaan bus listrik
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Danantara Suntik Dana Rp 2 Triliun ke PT VKTR Milik Bakrie Group
Indonesia
Sudah September 2026, Insentif Motor Listrik Masih Belum Punya Payung Hukum
Rencana pemerintah memberikan insentif pembelian motor listrik hingga kini belum memiliki kepastian.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
Sudah September 2026, Insentif Motor Listrik Masih Belum Punya Payung Hukum
Fun
Dibandrol Rp 139,7 Juta, Beda Spek Motor Listrik Kawasaki Ninja E-1 Sama Saudaranya Versi Bensin
Kawasaki Ninja E-1 resmi dijual di AS dengan harga Rp 139,7 juta. Motor listrik ini hanya bertenaga 12 hp dengan jarak tempuh 66 km, jauh berbeda dari Ninja bensin yang lebih bertenaga dan murah.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Dibandrol Rp 139,7 Juta, Beda Spek Motor Listrik Kawasaki Ninja E-1 Sama Saudaranya Versi Bensin
Indonesia
Diskon Motor Listrik Arahan Presiden Prabowo Belum Jalan, Bolanya Tertahan di Menkeu
Program insentif motor listrik Rp5 juta arahan Presiden Prabowo belum berlaku masih tertahan di meja Menkeu.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Diskon Motor Listrik Arahan Presiden Prabowo Belum Jalan, Bolanya Tertahan di Menkeu
Indonesia
Danantara Siapkan DP 0 Persen untuk Dorong Adopsi Motor Listrik Nasional
Insentif ini bertujuan agar masyarakat segera beralih menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Danantara Siapkan DP 0 Persen untuk Dorong Adopsi Motor Listrik Nasional
Indonesia
Prabowo Luncurkan MOLINAS, Pemerintah Siapkan Skema Motor Listrik Tanpa DP
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan MOLINAS di Bekasi. Pemerintah berencana menurunkan bunga cicilan dan mengupayakan motor listrik tanpa DP.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Prabowo Luncurkan MOLINAS, Pemerintah Siapkan Skema Motor Listrik Tanpa DP
Indonesia
Produksi Motor Listrik Dibidik 2 Juta Unit, Prabowo Ungkap Rencana Cicilan Tanpa DP
Presiden Prabowo Subianto mendorong produksi motor listrik nasional hingga 2 juta unit. Pemerintah juga menyiapkan opsi cicilan tanpa DP dan tukar tambah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Produksi Motor Listrik Dibidik 2 Juta Unit, Prabowo Ungkap Rencana Cicilan Tanpa DP
Bagikan