Otomotif

Kelebihan Motor Listrik Berbaterai Litium

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 26 Januari 2024
Kelebihan Motor Listrik Berbaterai Litium

Masyarakat dapat memilih motor berbaterai litium atau SLA berdasarkan kebutuhan masing-masing. (Foto: Pexels/Kindel Media)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penjualan motor listrik di Indonesia mengalami peningkatan. Pemerintah juga terus menggenjot kepemilikan motor listrik di masyarakat dengan menawarkan subsidi. Juga mengampanyekan keuntungan menggunakan motor listrik.

Di Indonesia, motor listrik terbagi dua jenis: berbaterai litium atau SLA (Sealed Lead Acid). Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menjelaskan keuntungan atau kelebihan motor listrik yang menggunakan baterai berjenis litium.

Baterai litium terbagi dua: Lithium Ion (Li-Ion) dan Lithium Polymer (Li-Po). Masing-masing punya kelemahan dan kelebihan. Namun, dibanding baterai SLA, baterai litium dianggap lebih unggul.

Baca juga:

Produksi Kendaraan Motor Listrik Domestik Capai 1 Juta Unit

“Baterai SLA sudah pasti lebih murah, tapi secara sifat SLA itu kurang lebih seperti aki kering, sehingga umurnya lebih pendek, bila pemakaiannya rapih mungkin umurnya bisa lebih dari dua tahun, tapi kalau tidak, umurnya bisa setahun hingga dua tahun,” ujar Abdullah Alwi, Sekretaris Aismoli, seperti dikutip Antara (25/1).

Karena itu, motor listrik berbaterai SLA umumnya dijual lebih murah daripada motor listrik berbaterai litium. Sebab, baterai litium memiliki densitas energi yang tinggi sehingga dapat menyimpan energi dalam jumlah yang lebih besar daripada baterai SLA.

Dengan begitu, pengguna dapat memakai motor listrik lebih lama sebelum mengisi ulang daya baterai.

Baterai litium juga lebih kecil dan memiliki umur pakai yang lebih panjang dibandingkan dengan jenis baterai lainnya. Baterai ini bisa bertahan hingga beberapa tahun dengan pemeliharaan yang baik.

Meski begitu, ini bukan berarti motor listrik berbaterai SLA tidak layak dibeli. Menurut Abdullah, masyarakat dapat memilih motor berbaterai litium atau SLA berdasarkan kebutuhan masing-masing.

“Tergantung kebutuhan pemakaian, untuk dipakai ringan seperti hanya mengantar anak sekolah, atau kebutuhan mobilitas tinggi,” sebut Abdullah. (dru)

Baca juga:

Pemerintah Bakal Standardisasi Baterai Motor Listrik

#Otomotif #Motor Listrik #Kendaraan Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Fun
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Toyota Glanza terbaru juga digadang-gadang menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Fun
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Geely Galaxy TT hadir sebagai sedan listrik kelas menengah-besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Indonesia
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Penjualan sepeda motor di Indonesia mengalami koreksi pada Agustus 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Pembangunan industri kendaraan listrik tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan penjualan kendaraan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Indonesia
Danantara Suntik Dana Rp 2 Triliun ke PT VKTR Milik Bakrie Group
PT VKTR Teknologi Mobilitas (Bakrie Group) mendapat komitmen pendanaan Rp2 triliun dari PT Danantara Investment Management untuk pengadaan bus listrik
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Danantara Suntik Dana Rp 2 Triliun ke PT VKTR Milik Bakrie Group
Indonesia
Sudah September 2026, Insentif Motor Listrik Masih Belum Punya Payung Hukum
Rencana pemerintah memberikan insentif pembelian motor listrik hingga kini belum memiliki kepastian.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
Sudah September 2026, Insentif Motor Listrik Masih Belum Punya Payung Hukum
Fun
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Hyundai Motor berencana meluncurkan dan memperbarui lebih dari 100 model kendaraan hingga 2030.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Tekno
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Toyota MR2 generasi baru siap hadir dengan mesin turbo G20E 2,0 liter mid-engine. Tenaga standar 400–450 hp, versi balap 600 hp, dengan desain terinspirasi konsep FT-Se.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Usung DNA Balap, Bocoran Spek Gahar Mobil Sport Legendaris Toyota MR2 Versi Baru
Fun
Dibandrol Rp 139,7 Juta, Beda Spek Motor Listrik Kawasaki Ninja E-1 Sama Saudaranya Versi Bensin
Kawasaki Ninja E-1 resmi dijual di AS dengan harga Rp 139,7 juta. Motor listrik ini hanya bertenaga 12 hp dengan jarak tempuh 66 km, jauh berbeda dari Ninja bensin yang lebih bertenaga dan murah.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Dibandrol Rp 139,7 Juta, Beda Spek Motor Listrik Kawasaki Ninja E-1 Sama Saudaranya Versi Bensin
Fun
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Daihatsu Gran Max menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu secara kumulatif sepanjang Januari-Juli 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Gran Max Paling Laris, Penjualan Daihatsu hingga Juli 2026 Tembus 84.959
Bagikan