Kesehatan

Tanpa Paracetamol, Redakan Demam dengan Teknik Mengompres yang Tepat

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 22 Oktober 2022
Tanpa Paracetamol, Redakan Demam dengan Teknik Mengompres yang Tepat

Turunkan demam dengan teknik tepat mengompres. (foto: pexels-gustavo-fring)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA ibu gempar. Instruksi Kementerian Kesehatan mengenai penggunaa paracetamol cair jadi pangkalnya. Tak hanya paracetamol, Kemenkes mengeluarkan instruksi untuk menghentikan sementara konsumsi obat dalam jenis cair atau sirup kepada pasien. Pernyataan itu dikemukakan juru bicara Kemenkes Mohammad Syahril dalam konferensi pers melalui Zoom (19/10).

Instruksi Kemenkes tersebut dilakukan sebagai langkah kewaspadaan atas temuan gangguan ginjal akut progresif atipikal yang mayoritas menyerang anak-anak di Indonesia. "Berlaku untuk semua obat, bukan hanya parasetamol, yang berbentuk cair atau sirup sementara jangan dikonsumsi dulu," imbau Syahril.

BACA JUGA:

Marak Kasus Ginjal Akut, Kemenkes Larang Apotek Jual Obat Sirop

Paracetamol telah lama diandalkan para ibu untuk menurunkan demam anak. Dengan adanya larangan ini, para orangtua disarankan menggunakan alternatif lain untuk turunkan demam anak. Cara-cara tradisional untuk menurunkan demam amat disarankan. Salah satunya ialah dengan cara mengompres.

alternatif obat sirop
Mengompres merupakan salah satu cara menurunkan panas.(foto: freepik/prostooleh)

Kompres dingin merupakan trik klasik untuk meredakan demam. Trik ini telah diajarkan dari satu generasi ke generasi lainnya. Kompres dingin dilakukan dengan merendam kain ke dalam wadah air berisi es batu lalu menempelkannya di dahi. Anggapannya ialah suhu dingin akan menyerap panas tubuh sehingga demam akan cepat turun.

Ternyata nih, teknik mengompres dingin untuk redakan demam tidaklah tepat. Seperti dilansir Hellosehat, dokter dan pakar kesehatan di seluruh dunia tidak pernah menganjurkan kita kompres dingin ketika sedang demam. Demam merupakan cara tubuh untuk menjaga suhu tetap normal. Namun, rangsangan suhu dingin dari kompres justru akan dianggap sebagai ancaman oleh sistem imun. Sebagai reaksi, tubuh akan meningkatkan suhunya. Akibatnya, demam malah tidak kunjung turun, malah mungkin bisa makin parah. Hal yang sama juga berlaku jika kamu beristirahat di ruangan ber-AC atau mandi air dingin saat sedang demam.

Kompres dingin sebenarnya lebih tepat dilakukan untuk mengatasi peradangan atau pembengkakan, misalnya kaki yang keseleo atau kepala benjol terbentur pintu. Untuk meredakan demam, kompres air hangat lah yang sebaiknya dilakukan.

BACA JUGA:

Obat Sirop Dilarang, Cek Alternatif Lainnya

Kompres hangat bisa efektif meredakan demam jika dilakukan dengan teknik yang tepat. Secara umum, seperti disebutkan Halodoc, ada empat tempat di tubuh yang sering dikompres saat si kecil demam, yaitu di dahi, leher, ketiak, serta area selangkangan. Saat kompres diletakkan di area-area tersebut, tubuh akan menerima sinyal yang diterjemahkan pusat tubuh sebagai suhu di sekitar tubuh sedang hangat. Hal itu kemudian akan mendorong penurunan suhu tubuh.

Untuk mengompres dengan benar, sediakan wadah berisi air hangat dengan suhu kurang lebih 38 derajat celsius. Rendam sebentar handuk atau kain pada wadah tersebut. Pastikan untuk membuka baju anak saat akan mengompres.

kompres
Kompres dingin tak tepat untuk demam, tapi untuk keseleo. (foto: pexels-vidal-balielo-j)

Hal itu pentingn untuk menghindar baju menjadi basah. Letakkan kompres pada dahi, leher atau ketiak sekitar 10 menit. Bila handuk sudah tidak lagi hangat, rendam kembali dalam wadah dan ulangi mengompres anak sampai suhu tubuhnya menurun.

Jika mengompres anak dengan pakaian lengkap, coba periksa apakah baju dan celananya basah. Jika iya, sebaiknya segera ganti baju dan keringkan badan anak terlebih dahulu. Selama anak demam, pilihlah jenis baju yang tidak terlalu tebal dan ketat karena bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Sebagai gantinya, pilihlah jenis pakaian yang tipis dan longgar. Hal itu untuk membantu proses penguapan panas dari tubuh.

Agar demam lebih cepat turun, pastikan anak cukup istirahat dan terhidrasi dengan baik.(dwi)

BACA JUGA:

5 Obat Sirop Lampaui Batas Aman Etilen Glikol

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Bagikan