MerahPutih.com - Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta menilai langkah Gubernur Anies sudah tepat meminta jajarannya untuk menyisir ulang proses penyusunan anggaran Kebijakan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020.
Menurut Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani, langkah tersebut menjadi contoh kepala daerah di mana pun.
Baca Juga:
Sindir DPRD, Pengamat: Yang Tak Suka Pemprov DKI Dikritik Sama Saja Pro Korupsi
"Tanpa marah-marah, Anies dapat meminta jajarannya untuk memperbaiki dan memahami proses penyusunannya sampai diajukan ke DPRD dan selanjutnya melakukan pembahasan bersama DPRD sampai ditetapkan pada akhir November," kata Yani.
Achmad Yani menerangkan, cara-cara penyampaian yang baik, menjadi model kepempimpinan modern, sehingga jajarannya dapat memahami kesalahan-kesalahan tanpa ada yang tersakiti.
Baca Juga:
Bikin Gaduh Anggaran, Fraksi Gerindra DPRD DKI Semprot William PSI
“Teguran secara terbuka melalui tayangan video, mengkoreksi tanpa menyakiti. Semoga seluruh jajarannya mengevaluasi secara menyeluruh, sebelum disusun menjadi APBD," jelas Yani.
Sebelumnya, sejumlah anggaran KUA-PPAS Pemprov DKI ramai jadi perbincangan terutama di dunia maya. Contohnya pengadaan lem Aibon di Dinas Pendidikan DKI sebesar Rp82,8, kemudian mengusulkan anggaran senilai Rp123 miliar untuk pengajuan bolpoin. (Asp)
Baca Juga:
Ketua DPRD DKI Buka Suara Terkait Anggaran Siluman di KUA PPAS