Sains

Tanaman Bisa Prediksi Cuaca

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Juni 2023
Tanaman Bisa Prediksi Cuaca

Beberapa tanaman bisa memberikan prediksi cuaca. (foto: wirestock freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HEWAN telah lama dikenal dengan kemampuannya prediksi cuaca, bahkan bencana alam. Namun, temuan bahwa tanaman juga punya kemampuan yang sama dengan hewan bisa jadi hal baru buat kamu. Ya, tanaman juga bisa memprediksi cuaca. Menurut Gardening Know How, tumbuhan yang bisa memprediksi cuaca akan menunjukkan respons terhadap perubahan kelembapan, tekanan udara, suhu, dan variabel lainnya.


Sebagai contoh, pohon. Jika kamu melihat pohon yang tiba-tiba banyak berbuah, itu merupakan cara mereka untuk mempersiapkan bertahan hidup di musim dingin yang panjang dan mematikan. Namun, tentu saja ituhanya terjadi pada tanaman yang bisa memprediksi cuaca karena tidak semua pohon akan melakukan hal demikian. Ada juga pohon yang memang tumbuh banyak buah ketika di tengah musim dingin dan justru mati di luar musim tersebut.

BACA JUGA:

Tanaman yang Memiliki Kelembapan Tinggi dapat Berkembang di Kamar Mandi


Ada lagi cara memprediksi melalui biji kesemek. Jika bijinya berbentuk garpu, musim dingin yang datang tidak akan mencekam. Namun, jika bijinya berbentuk sendok, itu pertanda musim dingin akan banyak salju. Biji kesemek dengan bentuk pisau menyiratkan musim dingin akan mencekam.

hewan
Hewan dikenal dengan kemampuannya memprediksi cuaca. (foto: freepik)


Biji pohon pinus juga dapat memprediksi cuaca. Saat cuaca gersang, mereka akan membuka sisik dan akan kembali mengerucut ketika musim penghujan. Sama seperti kelopak morning glory, bunga tersebut akan merekah ketika cuaca sedang cerah dan akan menguncup ketika hujan turun.

BACA JUGA:

Daun Bahagia, Tanaman dalam Ruang dengan Perawatan Mudah


Banyak tanaman seperti dandelion, semanggi, dan chickweed merespons dengan hal yang sama. Daun di tanaman itu akan terbalik sebelum hujan. Hal itu terjadi karena udara menjadi lebih lembap sehingga daun menjadi lebih lemas dan mudah dibalik angin.

biji pinud
Biji pohon pinus akan membuka sisiknya ketika cuaca cerah. (foto: stockking freepik)


Ada lagi rumput. Jika biasanya rumput berembun, ketika kamu tidak merasakan rumput lembap, itu tandanya akan ada hujan di malam hari. Itu hanyalah beberapa contoh tanaman yang dapat memprediksi cuaca. Nyatanya, masih banyak tanaman yang bisa memprediksi cuaca. Kamu hanya perlu mengamatinya seperti orang-orang terdahulu sebelum adanya teknologi prediksi cuaca secanggih sekarang.(kmp)

BACA JUGA:

Lima Tanaman yang Cocok untuk Kamar Bayi

#Sains #Tanaman Unik
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Dunia
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Spesies asli Floreana, 'Chelonoidis niger niger', punah pada 1840-an karena pelaut mengambil mereka dari pulau tersebut untuk sumber makanan dalam pelayaran.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Bagikan