Taman Wisata Alam Gunung Papandayan Sudah Dibuka untuk Umum
Pemandangan sunrise di Gunung Papandayan. (Unsplash/Fahrul Razi)
MANAGER Operasional PT AIL yang mengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan Garut Amin Karo, menyatakan jalur pendakian maupun kawasan perkemahan sudah dibuka untuk umum, seperti yang diberitakan di laman Antara.
Namun pengunjung yang hendak melakukan pendakian di kawasan Gunung Papandayan untuk memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan, juga dipastikan kebutuhan logistik cukup.
Biaya untuk pengunjung Gunung Papandayan, Rp30 ribu per orang untuk pendakian saja dan Rp65 ribu per orang untuk aktivitas berkemah.
Baca Juga:
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Tambah Kuota Kunjungan Wisatawan
Untuk meminimalkan kejadian, jajarannya selalu berkoordinasi dengan kepolisian maupun TNI untuk memberikan pelayanan maksimal menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung Gunung Papandayan.
Kepala Polsek Cisurupan Iptu Asep Saepudin menyatakan sejak libur Natal cukup banyak wisatawan yang datang ke Taman Wisata Alam Gunung Papandayan untuk sekadar pendakian maupun berkemah, seperti di Pondok Saladah. Sementara kawasan hutan yang sebelumnya terbakar tidak diperbolehkan dimasuki umum.
Selain itu Amin mengimbau masyarakat yang hendak melakukan pendakian agar memperhatikan kondisi kesehatan dan mematuhi aturan yang berlaku seperti menggunakan jalur pendakian yang sudah disiapkan.
"Tentunya imbauan jaga keselamatan dan juga selalu waspada karena sekarang musim hujan, dan gunakan jalur pendakian yang sudah ditentukan," kata Amin.
Pada libur nataru ini, pihaknya meningkatkan pengamanan dan menjaga kawasan wisata. Sebab kondisi saat ini terjadi peningkatan kunjungan ke Gunung Papandayan.
"Untuk tahun ini ada peningkatan untuk minat kunjungan ke Gunung Papandayan," katanya.
Destinasi wisata pendakian gunung di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), yang sebelumnya sempat ditutup akibat kebakaran hutan. Kini sudah dibuka kembali untuk umum seiring momentum libur akhir tahun.
Baca Juga:
"Iya, tidak ada penutupan," kata Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah V Garut Dodi Arisandi saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Selasa (26/12).
Dodi mengatakan bahwa kawasan gunung yang boleh didaki umum berada dalam kewenangan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yakni Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan dan Gunung Guntur di Kecamatan Tarogong Kaler. Sedangkan Gunung Cikuray wilayah kewenangan Perhutani.
Menurut Dodi, selama ini libur panjang akhir tahun belum terpantau ramai wisatawan mendaki Gunung Papandayan maupun Gunung Guntur via Jalur Citiis, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler.
Ia mengimbau siapa saja yang melakukan pendakian untuk selalu memperhatikan keselamatan dan tidak memaksakan diri apabila tidak dilengkapi peralatan yang memadai.
Selain itu Dodi mengimbau agar wisatawan menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan. Bahkan dia mewanti-wanti untuk tidak membakar atau membuat api di sembarang tempat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan.
"Jangan membakar dan buat api sembarangan," imbaunya. (*)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
10 Rekomendasi Tempat Wisata Purwokerto Terbaik 2025, Harga Terjangkau!
Berwisata Murah Dengan Naik KA Batara Kresna, Nikmati Alam danKuliner Dari Purwosari Sampai Wonogiri
DPRD DKI Protes Tarif Buggy Wisata Malam Ragunan Rp 250 Ribu, Minta Dikaji Ulang