Pandemi Corona

Tak Perlu Panik, Logistik Penanganan Corona di Rumah Sakit Diklaim Mencukupi

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 20 Maret 2020
 Tak Perlu Panik, Logistik Penanganan Corona di Rumah Sakit Diklaim Mencukupi

Jubir pemerintah penanganan covid-19 Achmad Yurianto (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, menyebut pemerintah menambah 10 ribu alat pelindung diri dan 150.000 masker untuk para tenaga medis.

Yurianto berujar, jumlah tersebut dirasa aman dan cukup.

Baca Juga:

Hadapi Pandemi COVID-19, Ini Prioritas Ekonomi Jokowi

"Artinya posisi logistik kita untuk layanan perawatan di rumah sakit cukup," kata Yuri kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/3).

Sedikitnya 369 orang dinyatakan positif virus corona pada Jumat (20/3/2020). Dari jumlah tersebut 17 orang dinyatakan sembuh dan 32 orang meninggal dunia. Angka positif corona meningkat dari satu harus sebelumnya berjumlah 309 orang.

Jubir Corona sebut alat medis penanganan corona masih cukup
Jubir Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (Foto: antaranews)

Menurut Yuri, tambahan alat pelindung diri tersebut bisa didapatkan di Dinas Kesehatan masing-masing provinsi.

"Silahkan untuk kemudian mengaksesnya melalui Dinas Kesehatan Provinsi," ucap pria yang juga dokter militer tersebut.

Yurianto menjelaskan waktu termasuk terbaik masyarakat ke rumah sakit untuk memeriksa potensi serangan virus Corona adalah saat melakukan kontak dengan pasien Corona.

Setelah kontak tersebut masyarakat mulai merasakan sejumlah gejala. Beberapa yang paling kentara adalah demam tinggi di atas 38 derajat, batuk disertai pilek hingga mengalami gangguan pernapasan.

“Maka kita akan meminta orang yang bersangkutan ke fasilitas kesehatan dan bertemu dokter untuk konsultasi,” katanya.

Dari konsultasi tersebut, pasien dapat menceritakan berbagai kemungkinan yang telah terjadi selama 14 hari terakhir seperti kontak dengan orang lain yang diperkirakan positif virus Covid-19.

“Sudah barang tentu nanti akan dilakukan serangkaian pemeriksaan termasuk pemeriksaan usapan dinding belakang hidung dan dinding rongga mulut. Untuk kemudian dipastikan mengandung virus apa tidak,” terangnya.

Dalam laman resmi penanganan Covid-19 dijelaskan, apabila kondisi pasien memburuk, khususnya dengan demam tinggi dan sesak napas, mereka diminta segera menghubungi atau pergi ke sarana kesehatan setempat.

Dalam kondisi itu disarankan pasien tidak membawa anak-anak. Apabila memungkinkan, maka pasien diminta tidak menggunakan kendaraan umum selama menuju ke fasilitas kesehatan.

Pasien diminta selalu menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain termasuk di sarana kesehatan dan sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan.

Corona dapat menyebar di jarak dekat dari orang sakit melalui percikan yang dikeluarkan saat batuk, bersin atau napas.

Baca Juga:

Peserta Seminar Bogor Positif Corona Meninggal dan Dimakamkan di Wonogiri

Virus juga dapat menyebar karena menyentuh benda yang telah terpapar virus. Para ahli memperkirakan satu orang sakit dapat menulari 2-3 orang lainnya.

“Apabila ada yang sakit maka percikan lendir pada saat seseorang sakit bersin batuk bicara itu bisa kita hindari,” pungkas Yurianto.(Knu)

Baca Juga:

Persentase Korban Meninggal Akibat Corona di Indonesia Dinilai Cukup Tinggi

#Pasien Corona #Achmad Yurianto #Kementerian Kesehatan #Virus Corona
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Tantang Pemprov DKI Wujudkan Sudirman–Thamrin Bebas Asap Rokok
Wakil Menteri Kesehatan menantang Pemprov DKI Jakarta mewujudkan kawasan bebas asap rokok di Sudirman-Thamrin dan Kuningan sebagai contoh lingkungan sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
Kemenkes Tantang Pemprov DKI Wujudkan Sudirman–Thamrin Bebas Asap Rokok
Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Kasus Dokter Magang Meninggal Diduga Lelah Bekerja Tanpa Libur, DPR: Jangan Takut Lapor Kemenkes dan Polisi
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Polri segera mengusut tuntas kasus dokter internship (magang), dr. Myta Aprilia Azmy.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Kasus Dokter Magang Meninggal Diduga Lelah Bekerja Tanpa Libur, DPR: Jangan Takut Lapor Kemenkes dan Polisi
Indonesia
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus, Ini Langkah Pencegahannya
Kemenkes memperkuat pengawasan hantavirus di Indonesia melalui surveilans, edukasi PHBS, hingga pengendalian tikus untuk mencegah penyebaran penyakit zoonosis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus, Ini Langkah Pencegahannya
Indonesia
Jakarta ‘Darurat’ Ikan Sapu-sapu, DPR Desak Kementerian Kesehatan dan BPOM Turun Tangan
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani menyoroti adanya potensi penyalahgunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku olahan pangan, seperti siomay atau cilok
Frengky Aruan - Minggu, 26 April 2026
Jakarta ‘Darurat’ Ikan Sapu-sapu, DPR Desak Kementerian Kesehatan dan BPOM Turun Tangan
Lifestyle
Diabetes Kini Serang Usia Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama
Kasus diabetes di Indonesia meningkat dan kini banyak menyerang usia muda. Gaya hidup jadi faktor utama. Simak penjelasan Kementerian Kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 April 2026
Diabetes Kini Serang Usia Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama
Indonesia
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap temuan orang kaya terima BPJS gratis. Pemerintah akan alihkan bantuan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Berita
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Korban bencana Sumatra terancam tertular campak di pengungsian. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penularan campak paling tinggi.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Indonesia
Dugaan Korupsi Pembangunan RSUD Kolaka Timur Jadi Pintu bagi KPK Dalami Pembangunan 31 Proyek Lainnya di Seluruh Indonesia
RSUD Kolaka Timur dan 31 RSUD lainnya merupakan Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 2025 yang dijalankan oleh Kementerian Kesehatan.
Frengky Aruan - Selasa, 25 November 2025
Dugaan Korupsi Pembangunan RSUD Kolaka Timur Jadi Pintu bagi KPK Dalami Pembangunan 31 Proyek Lainnya di Seluruh Indonesia
Bagikan