Imlek

Tahun Baru Imlek, Merayakan Kebersamaan dan Tradisi

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 11 Februari 2021
Tahun Baru Imlek, Merayakan Kebersamaan dan Tradisi

Ada makna mendalam dalam perayaan tahun baru Imlek. (foto: Unsplash/macau photo agency)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAIN Tahun Baru Masehi, orang Tionghoa juga mengenal Tahun Baru Imlek. Tahun Baru Masehi dirayakan berdasarkan kalender Gregorian yang terdiri dari 365 hari dan jatuh pada akhir Desember. Sementara itu, Tahun Baru Imlek dirayakan berdasarkan kalendar Imlek yang jatuh pada pertengahan Februari di kalender Gregorian.

Adat dan tradisi yang berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek sangat beragam. Namun, umumnya orang Tionghoa akan menggelar perjamuan makan pada malam Tahun Baru serta penyalaan kembang api. Tahun ini, karena adanya pandemi, perayaan mungkin tak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, makna perayaan Imlek tetaplah sama. Berikut makna perayaan Tahun Baru Imlek bagi orang Tionghoa.

BACA JUGA:

4 Hal Ini Wajib Dilakukan Sebelum dan Ketika Merayakan Imlek!


1. Sebagai perayaan budaya

imlek
Merupakan perayaan kebudayaan. (foto: unsplash/macau photo agency)


Perayaan Tahun Baru Imlek tidak terkait dengan agama tertentu. Perayaan ini merupakan perayaan budaya. Jadi, apa pun agamnya, warga Tionghoa tetap merayakan Tahun Baru Imlek.

Di Indonesia, umumnya hari besar dan libur nasional memang ditetapkan berdasarkan hari raya keagamaan, seperti Idul Fitri, Nyepi, atau Natal. Nah, khusus untuk Imlek, hal itu enggak berlaku ya.


2. Ungkapan rasa syukur dan harapan rezeki melimpah

imlek
Saatnya mengucap syukur dan berharap tahun yang penuh keberuntungan. (foto: Unsplash/macau photo agency)

Dulu, di Tiongkok, Tahun Baru Imlek dirayakan para petani setelah melewati musim dingin dan mensyukuri permulaan musim baru, yaitu musim semi. Perayaan Tahun Baru Imlek meliputi sembahyang Imlek, sembahyang kepada Thian (Tuhan Yang Maha Esa), dan perayaan Cap Go Meh. Tujuan sembahyang tersebut ialah sebagai rasa syukur dan harapan agar rezeki melimpah di masa yang akan datang.


3. Momen kumpul keluarga

imlek
Momen kumpul keluarga. (foto: unsplash/galen crout)

Karena kesibukan sehari-hari, pastinya sulit untuk berkumpul dengan keluarga atau saudara jauh. Itulah sebabnya, momen Tahun Baru Imlek dimanfaatkan untuk istirahat sejenak dari pekerjaan dan berkumpul dengan keluarga.

Saat merayakan Tahun Baru Imlek, warga Tionghoa bisa ngobrol soal pengalaman hidup, terutama mengenai apa yang sudah dialami selama setahun belakangan.

Jadi, itu menjelaskan mengapa ketika merayakan Tahun Baru Imlek, orang Tionghoa dilarang marah atau berkata kasar kepada keluarga.(dwi)

#Tradisi #Imlek
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Permintaan Daging Naik, Pramono Pastikan Pasokan Aman Jelang Imlek dan Ramadan
Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mempersiapkan stok pangan untuk hari besar keagamaan Imlek hingga Idul Fitri mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Permintaan Daging Naik, Pramono Pastikan Pasokan Aman Jelang Imlek dan Ramadan
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Ketersedian Pangan Cukup Jelang Imlek dan Puasa
Ketersediaan pangan di Jakarta terpantau dalam kondisi cukup meskipun terdapat kenaikan kebutuhan pangan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Pemprov DKI Klaim Ketersedian Pangan Cukup Jelang Imlek dan Puasa
Lifestyle
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Pada awalnya, lagu ini ditulis untuk merayakan kebebasan Tiongkok setelah melewati masa peperangan melawan Jepang pada tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Lifestyle
Tanggal Merah Februari 2026 Lengkap, Ada Long Weekend Imlek!
Cek tanggal merah Februari 2026 lengkap dengan libur nasional, cuti bersama Imlek, dan long weekend tanpa cuti tambahan.
ImanK - Sabtu, 31 Januari 2026
Tanggal Merah Februari 2026 Lengkap, Ada Long Weekend Imlek!
Indonesia
Pemerintah Gelar Imlek Festival 2026, Rayakan Kebhinekaan di Bulan Ramadan
Pemerintah menggelar Imlek Festival Nasional 2026 secara perdana di Lapangan Banteng. Mengusung Harmoni Nusantara dan semangat kebhinekaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Pemerintah Gelar Imlek Festival 2026, Rayakan Kebhinekaan di Bulan Ramadan
Indonesia
Imlek Festival Perdana Usung Semangat Bhinneka Tunggal Ika
Imlek Festival akan mencakup Festival Lentera di berbagai kota, festival pasar kuliner yang menyajikan produk makanan akulturasi, seni, dan kreatif, museum.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Imlek Festival Perdana Usung Semangat Bhinneka Tunggal Ika
Indonesia
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Wagub DKI Jakarta Rano Karno meninjau Bazar Imlek dan Vihara Dharma Bakti di Glodok untuk memastikan kesiapan Imlek 2026 yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Pemerintah DKI akan menggelar perlombaan di pelbagai pusat perbelanjaan dalam meramaikan perayaan Imlek 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Indonesia
Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, langkah ini disiapkan Pemprov DKI secara matang, transparan, dan bakal meriah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
 Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Indonesia
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di Kota Tua hingga pertengahan Februari 2026. Hal itu dilakukan demi menyambut Imlek.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Bagikan