Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Merawat Empati Lewat Tradisi Begawe Nyiwak khas NTB

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 17 Februari 2025
Merawat Empati Lewat Tradisi Begawe Nyiwak khas NTB

Masyarakat suku Sasak NTB bergotong-royong dalam tradisi Begawe Nyiwak. (Foto: indometro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki tradisi kebudayaan mengingat kematian seseorang yang disebut Begawe Nyiwak.

Begawe Nyiwak merupakan tradisi turun menurun yang dilakukan Suku Sasak. Perkumpulan masyarakat melakukan aktivitas ini sebagai ekspresi dukungan moral kepada keluarga almarhum.

Menurut bahasa daerah, Begawe berakar dari kata Gawe. Dalam bahasa Indonesia Begawe berarti kerja, dengan tambahan imbuhan menjadi bekerja.

Sementara kata Nyiwak berasal dari kata Siwak yang dalam bahasa Sasak artinya sembilan. Sehingga Begawe Nyiwak berarti kegiatan masyarakat memperingati dan menghormati sembilan hari setelah kematian seseorang.

Baca juga:

Tari Kebalai Tradisi khas NTT, Dukungan Emosional untuk Keluarga yang Kemalangan

Ketika Begawe Nyiwak berlangsung maka rumah tuan rumah atau Inan Gawe akan dikunjungi banyak masyarakat. Mereka akan membantu dalam banyak hal sebelum melakukan prosesi doa. Masyarakat melakukan bantuan acara tanpa mengharapkan imbalan, sukarela dan gotong royong.

Biasanya saat Behawe Nyiwak berlangsung masyarakat tugasnya dibagi merata. Para laki-laki dewasa atau bapak-bapak membantu memetik Nyiur (kelapa) di kebun pemilik acara, menyembelih hewan ternak yang disediakan, juga melakukan pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar.

Sedangkan para wanita atau ibu-Ibu mendapat bagian untuk mengurusi makanan yang akan dihidangkan dalam acara. Sedangkan anak muda yang ada ditugasi membantu keperluan mendadak yang dibutuhkan kalangan bapak-bapak atau ibu-ibu.

Baca juga:

Mengenal Tradisi Belis di NTT, Mahar yang Harus Disiapkan untuk Meminang Perempuan

Menurut tradisinya ibu-ibu yang datang Begawe Nyiwak datang ke rumah Inangawe tidak tangan kosong. Melainkan membawa bahan makan pokok mentah.

Bahan pokok mentah itu berupa beras, gula, mie, telur, dan lain-lain. Makanan dibawa menggunakan pandangan (baskom besi), nantinya makanan mentah yang diberikan kepada pemilik rumah.

Bahan-bahan yang dikumpulkan itulah yang nantinya akan diolah menjadi makanan atau hidangan selama acara mendoakan almarhum.

Dalam tradisi Begawe Nyiwak, ada beberapa menu makanan yang kerap dibuat misalnya Ares. Menu Ares merupakan makanan khas NTB yang diolah dari campuran batang pisang dan santan.

Tak hanya Ares, juga ada menu makana Jangkelek Nangke. Makanan ini dibuat dengan buah nangka mentah alias cempedak.

Baca juga:

Nikmat dan Sehatnya Menu Jagung Bose khas NTT

Melakukam Begawe Nyiwak akan sangat sibuk. Lantaran prosenya sangat panjang. Dilansir dari laman journalpedia, ada beberapa ritual tradisi nyiwak antaranya mensilak, memaca hikayat, begawe, talet batu basak. Barulah acara slawat, zikir, tahlilan do’a serta membakar menyan, dan rebak jengkiran.

Sehingga setiao tahapan-tahapan nilai filosofisnya sangat besar. Secara garis besar misalnya, Nyiwak bicara pesan religi, gontong royong, budaya, persaudaraan dan silaturrahmi. (Tka)

#NTB #Tradisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Polda NTB harus segera mengusut tuntas perkara ini dan membongkar potensi pembiaran serta kelalaian sistemik dalam tata kelola lembaga pendidikan tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Tradisi
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Kisah Roro Jongrang jadi legenda turun-temurun terkait dengan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Indonesia
WNA Prancis Tuduh Kapolda NTB Beking Bisnis Narkoba, Pengadilan Buka Opsi Mediasi
Pengadilan Negeri Mataram membuka opsi mediasi dalam kasus WNA Prancis Ludovic Roche yang didakwa mencemarkan nama baik Kapolda NTB lewat unggahan video di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
WNA Prancis Tuduh Kapolda NTB Beking Bisnis Narkoba, Pengadilan Buka Opsi Mediasi
Olahraga
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Paraguay rayakan kembalinya ke Piala Dunia 2026. Tradisi ini dilakukan lewat pertunjukan kembang api meriah di stadion.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Pesawat timnas Brasil menjalani ritual baptis di Bandara Galeao, Rio de Janeiro. Hal ini menjadi tradisi yang biasa dijalani di Brasil.
Soffi Amira - Selasa, 02 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Tradisi
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi Toron diperkirakan telah ada bahkan sebelum era abad 19.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Indonesia
Jaksa Bilang Eks Kapolres Bima Terima Rp 150 Juta per 1 Kg Sabu, Polda: Kita Dalami, Itu Baru Omongan
Polda NTB mendalami dugaan aliran dana Rp150 juta per kilogram sabu yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota. Jaksa minta kasus dikembangkan ke tindak pidana pencucian uang.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Jaksa Bilang Eks Kapolres Bima Terima Rp 150 Juta per 1 Kg Sabu, Polda: Kita Dalami, Itu Baru Omongan
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Bagikan