Desa Adat Sade Lombok Dipulihkan Pascakebakaran, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Desa Adat Sade Lombok Dipulihkan Pascakebakaran, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan

Tim Laboratorium Forensik Polda Bali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah kebakaran melanda Desa Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, Sen

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pembangunan kembali Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pascakebakaran tetap diarahkan untuk mempertahankan nilai budaya serta arsitektur tradisional Sasak.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan, rumah adat di Sade bukan sekadar tempat tinggal bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mencari nafkah sekaligus bagian dari identitas sejarah masyarakat Sasak.

Hal itu disampaikan Menpar Widiyanti saat meninjau langsung Desa Adat Sade pascakebakaran yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat sekaligus ekosistem pariwisata setempat.

Sebagian besar masyarakat Sade merupakan pelaku pariwisata yang selama ini menjaga tradisi sekaligus menjadi bagian penting dari wajah pariwisata Lombok,

Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana.

Kebakaran Berdampak pada Ratusan Keluarga dan Pelaku Pariwisata

Berdasarkan data sementara dari Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, dan Tim Lapangan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok per 27 Agustus 2026, musibah tersebut berdampak pada 189 kepala keluarga dan 320 pelaku pariwisata.

Kerusakan fisik mencakup 75 unit rumah adat, 69 unit artshop, 8 unit lumbung alang, 1 unit menara pantau, 4 berugak sekenam, 6 berugak sakepat, 1 unit bale beleq (museum), serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

Kerusakan tersebut tidak hanya menyangkut bangunan tempat tinggal, tetapi juga berbagai fasilitas yang selama ini mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata masyarakat Desa Adat Sade.

Baca juga:

Kronologi Kebakaran Desa Adat Sade, Ratusan Rumah Suku Sasak Hangus

Pemerintah Salurkan Bantuan dan Siapkan Tempat Usaha Sementara

Sebagai respons cepat pada masa tanggap darurat, Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan Pemda, Poltekpar Lombok, BNPB, TNI/POLRI, dan PMI untuk menyalurkan bantuan logistik harian serta membuka dapur umum yang dibantu oleh mahasiswa Poltekpar Lombok.

Untuk membangkitkan kembali perekonomian warga, pemerintah menyerahkan bantuan alat tenun bagi para ibu penenun dan menyiapkan realokasi tempat usaha sementara.

Langkah tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ekonomi sembari proses pemulihan kawasan berlangsung.

Selain bantuan untuk kebutuhan ekonomi, pendampingan psikologis berupa trauma healing juga diberikan kepada anak-anak terdampak.

Program tersebut diselingi dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) SOP tanggap darurat bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Museum Sementara dan Masjid Disiapkan

Pemerintah juga merencanakan pembangunan museum sementara serta masjid guna menyambut peak season penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan kawasan, termasuk memastikan aktivitas masyarakat dan ekosistem pariwisata dapat kembali berjalan di tengah proses penataan Desa Adat Sade pascakebakaran.

Baca juga:

Tidak Tinggal Diam, Pemerintah Siapkan Pemulihan Kawasan Desa Adat Sade Yang Hangus Terbakar

Usai peninjauan, Widiyanti menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, Forkopimda, serta pemangku kepentingan pariwisata.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergi agar proses pemulihan Desa Adat Sade dapat berlangsung secara terkoordinasi dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang. (Asp)

#Desa Adat Sade #Menteri Pariwisata #Widiyanti Putri #Lombok #NTB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Desa Adat Sade Lombok Dipulihkan Pascakebakaran, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
Desa Adat Sade Lombok dipulihkan pascakebakaran dengan tetap mempertahankan nilai budaya dan arsitektur tradisional Sasak. 189 KK terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Desa Adat Sade Lombok Dipulihkan Pascakebakaran, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
Indonesia
Tidak Tinggal Diam, Pemerintah Siapkan Pemulihan Kawasan Desa Adat Sade Yang Hangus Terbakar
Prioritas utama pemerintah pada fase tanggap darurat, mengamankan dan mengidentifikasi objek-objek budaya yang tersisa serta melakukan upaya penyelamatan fisik dan non-fisik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Tidak Tinggal Diam, Pemerintah Siapkan Pemulihan Kawasan Desa Adat Sade Yang Hangus Terbakar
Indonesia
Kronologi Kebakaran Desa Adat Sade, Ratusan Rumah Suku Sasak Hangus
Kebakaran melanda kawasan wisata Desa Adat Sade Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Kronologi Kebakaran Desa Adat Sade, Ratusan Rumah Suku Sasak Hangus
Indonesia
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI-AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht, dan SGi Air Bali.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
TNI/ Polri Ikut Bantu Operasi SAR Pencarian Kapal Putri Yasmin di Selat Lombok
ShowBiz
Makna Lagu 'Tutur Cerite', Tembang Sasak tentang Kebersamaan dan Introspeksi
Lagu daerah 'Tutur Cerite' menggunakan bahasa Sasak dan menggambarkan nilai kebersamaan, nasihat, introspeksi diri, serta sikap saling menghormati.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Makna Lagu 'Tutur Cerite', Tembang Sasak tentang Kebersamaan dan Introspeksi
Indonesia
7 Daerah di NTB Masuk Status Awas Kekeringan
Tujuh daerah yang masuk status awas kekeringan meliputi Kabupaten Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Daerah di NTB Masuk Status Awas Kekeringan
Indonesia
KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta dalam OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dan dokumen dalam OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Sebanyak 19 orang diamankan, tujuh di antaranya dibawa ke Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta dalam OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan
Indonesia
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Polda NTB harus segera mengusut tuntas perkara ini dan membongkar potensi pembiaran serta kelalaian sistemik dalam tata kelola lembaga pendidikan tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Santri Tewas Dibakar di Lombok Tengah, Komisi III DPR Desak Polda NTB Usut Tuntas
Indonesia
Waka Komisi X DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok
Kepolisian perlu menelusuri seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan adanya pihak-pihak yang berusaha menghambat proses penegakan hukum.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Waka Komisi X DPR Desak Polri Usut Tuntas Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok
Indonesia
WNA Prancis Tuduh Kapolda NTB Beking Bisnis Narkoba, Pengadilan Buka Opsi Mediasi
Pengadilan Negeri Mataram membuka opsi mediasi dalam kasus WNA Prancis Ludovic Roche yang didakwa mencemarkan nama baik Kapolda NTB lewat unggahan video di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
WNA Prancis Tuduh Kapolda NTB Beking Bisnis Narkoba, Pengadilan Buka Opsi Mediasi
Bagikan