MERAHPUTIH.COM - OPERASI pencarian dan penyelamatan (SAR) digelar setelah KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8) pagi. Kapal yang melayani rute Padang Bai, Bali, menuju Lembar, Lombok Barat, tersebut dilaporkan mengalami kebakaran saat masih dalam perjalanan menuju Lombok. Peristiwa kebakaran KMP Putri Yasmin terjadi sekitar pukul 04.15 Wita.
Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 Wita dan langsung mengerahkan sejumlah armada untuk membantu proses evakuasi penumpang dan awak kapal.
“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, rigit inflatable boat (RIB), dan rigit buoyancy boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian,” ujar Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi kepada wartawan.
Baca juga:
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI-AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht, SGi Air Bali, serta masyarakat dan unsur terkait lainnya.
Tim SAR gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan evakuasi dan menangani kondisi darurat akibat kebakaran KMP Putri Yasmin.
Kantor SAR Mataram belum menyampaikan data final mengenai kondisi seluruh penumpang dan awak kapal. Informasi mengenai jumlah korban dan kondisi mereka masih menunggu perkembangan operasi di lapangan.(knu)
Baca juga:
KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok Barat, 33 Penumpang Dievakuasi
Foto : KMP Putri Yasmin/ dok Google