Merahputih.com - 106 penumpang KMP Putri Yasmin berhasil diselamatkan armada gabungan milik Tim SAR, TNI AL, hingga KMP Port Link dari insiden kebakaran kapal di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Petugas mengarahkan proses evakuasi menuju dua titik utama, yakni Pelabuhan Lembar Lombok dan Pelabuhan Padangbai Bali.
Baca juga:
KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok Barat, 33 Penumpang Dievakuasi
Petugas menerima laporan darurat insiden kebakaran kapal pada pukul 04.39 WITA setelah kobaran api muncul pertama kali pukul 04.15 WITA saat kapal menempuh rute Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar.
Kantor SAR Mataram bersama Tim SAR Denpasar langsung mengerahkan sarana armada laut lengkap guna menyisir lokasi kejadian.
Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal berada di sekitaran lokasi kejadian,
ujar Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Rincian Data Evakuasi dan Perhitungan Korban

Sinergi lintas instansi memastikan seluruh penumpang mendapatkan pertolongan cepat tanpa memakan korban jiwa.
Kolaborasi tim mencakup pantauan udara menggunakan helikopter milik SGi Air Bali guna memastikan tidak ada korban tertinggal di perairan.
-
Total Penumpang Selamat: 106 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
-
Evakuasi KMP Port Link: 30 penumpang berhasil diangkut menuju Pelabuhan Padangbai, Bali.
-
Evakuasi KN SAR Arjuna 220: 59 penumpang berhasil diangkut menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.
-
Evakuasi Kapal TNI AL: 17 penumpang berhasil diangkut menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.
-
Waktu Kejadian Awal: Pukul 04.15 WITA di perairan Selat Lombok.
-
Waktu Laporan Darurat: Pukul 04.39 WITA diterima oleh Kantor SAR Mataram.
Sinergi Lintas Instansi di Perairan Selat Lombok
Proses penyelamatan skala besar ini menggerakkan berbagai unsur SAR laut dan udara guna mempercepat pemindahan korban dari lokasi musibah. Petugas gabungan memprioritaskan keselamatan fisik penumpang sebelum melakukan investigasi penyebab kebakaran.
"Para penumpang selamat ada dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar. Kami masih fokus melakukan evakuasi sementara," terang Muhamad Hariyadi.
Baca juga:
Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama Bangun Kapal Selam Sendiri di ASEAN
Operasi penyelamatan ini melibatkan personel gabungan dari Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KAL Lembar TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud, Syahbandar Pelabuhan Lembar, awak KMP PortLink II, kru helikopter SGi Air Bali, pemilik kapal yacht, serta masyarakat nelayan setempat.