4 Hal Ini Wajib Dilakukan Sebelum dan Ketika Merayakan Imlek!
Lakukan ini sebelum dan ketika Sincia (Foto: Mira Moon)
HARI Raya Imlek merupakan perayaan paling penting bagi orang Tionghoa. Tahun baru Imlek secara tradisional membawa doa untuk kesehatan, rezeki, serta kebahagiaan melimpah bagi semua orang.
Saat Imlek, ternyata ada beberapa aturan tidak tertulis harus diikuti ketika menyambut Tahun Baru bagi orang Tionghoa tersebut. Berikut merupakan hal harus kamu lakukan sebelum atau ketika Tahun Baru Imlek berlangsung.
Baca juga:
1. Sepatu dan baju baru
Mirip dengan perayaan Hari Lebaran, merayakan Hari Raya Imlek juga identik dengan pakaian dan sepatu baru. Sebisa mungkin harus ada unsur warna merah dalam setiap barang baru yang dibelanjakan sebelum Hari Raya Imlek. Pakaian dan sepatu baru ini akan dikenakan di hari Imlek untuk berkumpul bersama keluarga dan teman-teman terdekat. Warna merah itu merupakan semacam doa perlambang kesuburan dan berlimpah rezeki.
2. Potong rambut
Menjelang Hari Raya Imlek, mereka yang merayakannya harus memotong rambut yang konon bisa membawa hoki atau keberuntungan. Namun, harus diingat untuk tidak memotong rambut sampai satu bulan setelah Hari Raya Imlek karena dianggap memotong kesejahteraan.
Baca juga:
Koleksi Edisi Spesial Gucci x Mickey Mouse untuk Imlek
3. Hindari angka empat
Ketika berbagi angpao, orang Tionghoa harus menghindari nominal berasosiasi dengan angka empat. Meskipun jumlahnya besar, angka empat bermakna mendoakan agar sang penerima mendapatkan nasib buruk.
4. Main petasan
Semakin nyaring bunyinya semakin baik, itu motto orang Tionghoa dalam bermain kembang api ketika perayaan Hari Raya Imlek. Konon, suara berisik dari kembang api digunakan untuk menakut-nakuti dan mengusir arwah jahat dan iblis.(shn)
Baca juga:
Barongsai Kelas Dunia dan Akrobatik Asal Tiongkok Hadir di Pondok Indah
Bagikan
Berita Terkait
Imlek Festival Perdana Usung Semangat Bhinneka Tunggal Ika
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Menelusuri Asal Usul Perayaan Cap Go Meh
Perayaan Imlek Jadi Simbol Akulturasi Berbagai Budaya di Jakarta
Fang Teh, Tradisinya Pagi Hari Pertama Tahun Baru Imlek Simbolkan Harapan Keberuntungan
Ekspresi Kebebasan Barongsai di Perayaan Imlek, Makin Eksis di Ruang Publik Sejak Dibebaskan Presiden Gus Dur
Arus Balik Long Weekand Padati Stasiun, 37.579 Penumpang Tiba di Jakarta