Swiss Pulangkan Kolombia Lewat Babak Tos-tosan, Tantang Messi dkk di Perempat Final

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Swiss Pulangkan Kolombia Lewat Babak Tos-tosan, Tantang Messi dkk di Perempat Final

Laga Swiss vs Kolombia berakhir tanpa gol sebelum memasuki babak adu penalti (Foto: FIFA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Swiss memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia lewat drama adu penalti di BC Place, Vancouver, Rabu (8/7) dini hari WIB.

Pertandingan berakhir tanpa gol hingga babak tambahan, sebelum Swiss menang 4-3 dalam tos-tosan adu penalti.

Baca juga:

Kalah Dramatis 2-3 dari Argentina, Suporter Mesir Kecewa Sama Wasit Soroti Penalti dan Gol Dianulir

Pertarungan Taktis Tanpa Gol

Sejak awal, laga berjalan bak duel catur. Swiss dengan formasi 4-2-3-1 mengandalkan Granit Xhaka dan Breel Embolo, sementara Kolombia tampil dengan 4-4-1-1 yang menempatkan James Rodriguez dan Luis Diaz sebagai motor serangan.

Penguasaan bola nyaris seimbang, 49% untuk Swiss dan 51% untuk Kolombia. Kolombia mencatat lima percobaan tendangan, sementara Swiss hanya dua.

Babak kedua dan tambahan waktu tetap tanpa gol, meski Kolombia nyaris mencetak angka lewat sepakan Jhon Lucumi yang membentur mistar dan tendangan Jaminton Campaz yang melambung.

Baca juga:

Kolombia Kalahkan Ghana 1-0, Bersiap Hadapi Swiss di 16 Besar

Adu Penalti Penentu Nasib

Drama berlanjut ke adu penalti. Swiss sukses mencetak empat gol. Dari Swiss hanya Manuel Akanji yang gagal mencetak gol.

Sebaliknya, Kolombia gagal lewat Davinson Sanchez dan Cucho Hernandez. Kiper Gregor Kobel menjadi pahlawan dengan menepis sepakan Hernandez. Skor akhir adu penalti 4-3 untuk kemenangan Swiss.

Dengan hasil ini, Swiss akan menghadapi Argentina di perempat final. Laga tersebut diprediksi menjadi duel sengit antara juara bertahan yang dipimpin Lionel Messi dan Swiss yang tampil penuh disiplin.

Baca juga:

Kalah Dramatis 2-3 dari Argentina, Suporter Mesir Kecewa Sama Wasit Soroti Penalti dan Gol Dianulir


Swiss (4-2-3-1):

Gregor Kobel; Ricardo Rodriguez (Miro Muheim 71'), Manuel Akanji, Nico Elvedi, Denis Zakaria (Silvan Widmer 87'); Granit Xhaka, Remo Freuler; Dan Ndoye (Ruben Vargas 90'), Ardon Jashari (Djibril Sow 46'), Fabian Rieder (Zeki Amdouni 103'); Breel Embolo (Cedric Itten 87')

Pelatih: Murat Yakin

Kolombia (4-4-1-1):

Camilo Vargas; Johan Mojica, Jhon Lucumi (Yerry Mina 119'), Davinson Sanchez, Daniel Munoz; Luis Diaz, Gustavo Puerta, Jefferson Lerma (Richard Rios 82'), Jhon Arias (Jaminton Campaz 66'); James Rodriguez (Juan Fernando Quintero 66'); Luis Suarez (Cucho Hernandez 82')

Pelatih: Nestor Lorenzo

#Piala Dunia 2026 #Swiss #Kolombia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Buat 265 Nyawa Melayang dan 496 Orang Hilang, Sistem Peringatan Dini Dipertanyakan
Penanganan gempa bumi Kolombia kini difokuskan pada pencarian korban hilang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Buat 265 Nyawa Melayang dan 496 Orang Hilang, Sistem Peringatan Dini Dipertanyakan
Dunia
Kisah Persatuan Menyelamatkan Bayi dari Reruntuhan Gempa Kolombia
Gempa tersebut merupakan yang terkuat yang melanda Kolombia dalam lebih dari satu dekade.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Kisah Persatuan Menyelamatkan Bayi dari Reruntuhan Gempa Kolombia
Dunia
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Gempa yang terjadi pada pagi hari itu juga terasa hingga Ekuador, Panama, dan Venezuela.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Dunia
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Kolombia, menewaskan 132 orang dan melukai 883 lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Dunia
Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Laporan mengenai korban tewas juga datang dari Manizales, Quibdó, Medellín, serta sejumlah wilayah di Chocó dan Valle del Cauca.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
 Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Dunia
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Pemerintah memastikan Presiden akan mengambil kendali langsung atas penanganan keadaan darurat. Dan memerintahkan pembentukan segera pos komando terpadu untuk mengoordinasikan upaya penanganan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Olahraga
IFAB: VAR Disalahgunakan Saat Laga Argentina VS Swiss, Kartu Merah Breel Embolo Ilegal
IFAB mengumumkan VAR disalahgunakan saat laga Argentina vs Swiss di Piala Dunia 2026. Kartu merah Breel Embolo dinyatakan salah, menambah kontroversi teknologi VAR.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
IFAB: VAR Disalahgunakan Saat Laga Argentina VS Swiss, Kartu Merah Breel Embolo Ilegal
Olahraga
Empat Bintang AC Milan Tampil Bapuk di Piala Dunia 2026, Siapa Saja Mereka?
Laporan evaluasi penampilan pemain menunjukkan penurunan performa drastis akibat minimnya menit bermain hingga masalah cedera fisik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Empat Bintang AC Milan Tampil Bapuk di Piala Dunia 2026, Siapa Saja Mereka?
Bagikan