Surya Paloh: Jaksa Agung Nonpartai Bisa Juga Bikin Penegakan Hukum Bobrok
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. (Antaranews)
MerahPutih.com - Ketua Umum NasDem Surya Paloh berpendapat bahwa Jaksa Agung yang dipilih dari kalangan nonpartai politik belum tentu bisa membawa penegakan hukum di Tanah Air bekerja lebih baik. Bahkan, Katanya, hal itu bisa berdampak lebih bobrok.
"Ah. terserah, belum tentu, siapa bilang lebih baik. Kan belum tentu juga, bisa lebih bobrok juga," kata Paloh di kompleks parlemen Jakarta, Jumat (16/8).
Baca Juga: Polisi Intimidasi Banyak Wartawan saat Liput Pengamanan Aksi Unjuk Rasa
Pada dasarnya, kata Surya, NasDem tidak memiliki urusan terkait dengan hak prerogatif Presiden untuk menentukan Jaksa Agung dari kalangan mana pun.
"Enggak ada masalah sama NasDem, apa masalahnya? Jangankan menunggu besok, kalau hari ini juga barangkali ada yang cocok sama Presiden, enggak masalah, ini sungguh-sungguh sikap NasDem," katanya dilansir dari Antara.
Apabila Presiden menghendaki Jaksa Agung dari kalangan nonpartai politik, menurut Paloh, hal itu sah saja jika demi kepentingan bersama.
Baca Juga: Usai Kongres PDIP, Surya Paloh Mengaku Sempat Bertemu dengan Jokowi
Paloh menekankan bahwa kepentingan bangsa harus dikedepankan dibandingkan kepentingan partai.
Saat ditanya apakah NasDem akan bahagia jika Jaksa Agung dari kalangan nonparpol, Paloh menyatakan bahwa partainya perlu berbicara lebih dahulu dengan partai lain dalam koalisi.
"Wah, kalau masalah happy, kalau Nasdem satu-satunya partai pengusung pemerintah, saya jawab langsung. 'Kan ada partai koalisi lain, nah, kami bisik-bisik dahulu, duduk dahulu," ujarnya. (*)
Baca Juga: Jokowi Minta Restu Masyarakat Indonesia untuk Pindahkan Ibu Kota Negara
Bagikan
Berita Terkait
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Jaksa Agung Copot Para Jaksa Terjaring OTT, Ada 43 Yang Kena Mutasi
45 Jaksa Ditangkap Diduga Korupsi, ICW Soroti Kinerja Jaksa Agung
NasDem Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Surya Paloh Minta Rakyat Terima Konsekuensi Pro dan Kontra dengan Lapang Dada
Legislator NasDem Rajiv Mangkir dari Panggilan KPK, Pemeriksaan Bakal Dijadwalkan Ulang
Politisi NasDem Dipanggil KPK Setelah Rekan Separtainya Jadi Tersangka Korupsi Rp 28 Miliar, Siapa Lagi yang Kecipratan Dana PSBI OJK?
Imunitas Jaksa Dibatasi oleh Putusan MK, Kejagung Janji Lebih Berintegritas
Obat Kuat Politik: Surya Paloh Klaim Dapat 'Vitamin' Penambah Optimisme dari Menhan
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Lantik Mahfud Md jadi Jaksa Agung untuk Berantas Pejabat yang Korupsi
Profil Rusdi Masse, Mantan Sopir Truk dan Bupati yang Geser Ahmad Sahroni dari Jabatan Pimpinan Komisi III DPR