Survey PolcoMM: AHY Layak Dampingi Jokowi Ketimbang Gatot Nurmantyo
pemaparan survei Political Communication Institute (PolcoMM) (MP/Fadhli)
Merahputih.com - Hasil riset Political Communication Institute (PolcoMM) pada 18-21 Maret 2018 menemukan bahwa kecenderungan responden lebih memilih kalangan militer untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
Direktur Eksekutif PolcoMM, Heri Budianto mengatakan kecenderungan tersebut berdasarkan angka hasil survei terhadap 1200 responden yang tersebar di 34 Provinsi seluruh Indonesia.
"Publik menilai melalui hasil survey ini bahwa sebaiknya latar belakang cawapres yang dipilih Jokowi adalah dari kalangan militer sebesar 31,65 persen," kata Heri saat merilis hasil surveinya di Hotel Aila Cikini Jakarta Pusat, Minggu (25/3).
Alasannya, karena responden menilai sosok militer dianggap tegas dan cocok melengkapi karakter Jokowi saat ini.
Sehubungan dengan pendapat itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi sosok yang paling banyak dipilih responden untuk mendampingi Jokowi.
"AHY dipilih oleh 24,08 persen responden, sementara Gatot Nurmantyo sebesar 18, 92 persen," ungkapnya.
Sementara pada posisi kedua yang menjadi pilihan responden adalah dari kalangan partai politik berikut dari profesional dan tokoh agama.
"Berlatar partai politik dipilih oleh 17,96 persen suara, profesional 16,26 persen dan tokoh agama sebesar 13,59 persen," imbuhnya.
Sekadar informasi, survei PolcoMM Institute menggunakan metode multistage random sampling yang melibatkan 1200 responden, pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar 2,38 persen. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi