Survey PolcoMM: AHY Layak Dampingi Jokowi Ketimbang Gatot Nurmantyo

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 25 Maret 2018
Survey PolcoMM: AHY Layak Dampingi Jokowi Ketimbang Gatot Nurmantyo

pemaparan survei Political Communication Institute (PolcoMM) (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Hasil riset Political Communication Institute (PolcoMM) pada 18-21 Maret 2018 menemukan bahwa kecenderungan responden lebih memilih kalangan militer untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

Direktur Eksekutif PolcoMM, Heri Budianto mengatakan kecenderungan tersebut berdasarkan angka hasil survei terhadap 1200 responden yang tersebar di 34 Provinsi seluruh Indonesia.

"Publik menilai melalui hasil survey ini bahwa sebaiknya latar belakang cawapres yang dipilih Jokowi adalah dari kalangan militer sebesar 31,65 persen," kata Heri saat merilis hasil surveinya di Hotel Aila Cikini Jakarta Pusat, Minggu (25/3).

Alasannya, karena responden menilai sosok militer dianggap tegas dan cocok melengkapi karakter Jokowi saat ini.

Sehubungan dengan pendapat itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi sosok yang paling banyak dipilih responden untuk mendampingi Jokowi.

"AHY dipilih oleh 24,08 persen responden, sementara Gatot Nurmantyo sebesar 18, 92 persen," ungkapnya.

Sementara pada posisi kedua yang menjadi pilihan responden adalah dari kalangan partai politik berikut dari profesional dan tokoh agama.

"Berlatar partai politik dipilih oleh 17,96 persen suara, profesional 16,26 persen dan tokoh agama sebesar 13,59 persen," imbuhnya.

Sekadar informasi, survei PolcoMM Institute menggunakan metode multistage random sampling yang melibatkan 1200 responden, pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar 2,38 persen. (Fdi)

#Jokowi #Agus Harimurti Yudhoyono #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Bagikan