Survei LSI: TNI Lembaga Paling Dipercaya, Lewati Presiden, Polri Hingga KPK

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 22 Februari 2021
Survei LSI: TNI Lembaga Paling Dipercaya, Lewati Presiden, Polri Hingga KPK

Ilustrasi Sejumlah prajurit TNI menunjukan kemampuan bela dirinya pada saat HUT TNI (Foto: MP/Venan Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) juga memotret tingkat kepercayaan responden terhadap lembaga dalam bingkai survei. Dalam survei itu, TNI jadi lembaga paling dipercaya, disusul gubernur, bupati/wali kota, barulah kemudian presiden.

Tingkat kepercayaan publik kepada gubernur sedikit lebih tinggi ketimbang terhadap lembaga presiden dalam surveinya. Salah satu faktor yang memengaruhi survei ini adalah gubernur dievaluasi secara lebih dekat oleh masyarakat.

Baca Juga

Survei: Kalahkan Risma, Elektabilitas Anies di Pilgub DKI 42,5 Persen

Yang menarik di sini, tingkat kepercayaan kepada gubernur itu sedikit lebih tinggi dibanding presiden, juga terhadap wali kota.

"Ini juga yang menarik. Artinya pemerintahan yang lebih dekat ke masyarakat cenderung memperoleh sentimen positif yang lebih besar," sebut Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam keteranganya, Senin (22/2).

Sedangkan kepercayaan terhadap lembaga-lembaga, DPR dan partai politik adalah yang paling rendah dibanding lembaga lainnya.

Lembaga paling tinggi tingkat kepercayaannya adalah TNI, menyusul gubernur, bupati/wali kota, presiden, pemerintah pusat, KPK, Polri, kejaksaan, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten kota. Kemudian, untuk pilihan partai politik, warga lebih banyak menyebut PDIP, yakni sebesar 20,1 persen.

TNI
Ilustrasi TNI. (MP/Rizki Fitrianto)

Tingkat kepuasan masyarakat Indonesia atas kinerja Presiden Jokowi sejauh ini masih cukup tinggi, yakni sekitar 69,8 persen. Hasil ini diperoleh berdasarkan survei yang digelar Lembaga Survei Indonesia (LSI). Mayoritas atau 68,9 persen warga merasa puas dengan kinerja Joko Widodo sebagai presiden saat ini.

Sementara kinerja Ma'ruf Amin sebagai wapres saat ini, meski banyak yang merasa puas (56,1 persen), cukup banyak pula yang merasa tidak puas (40,9 persen) dengan kinerjanya. Warga juga mengaku puas dengan kinerja kabinet atau para menteri Jokowi. Paling memuaskan adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Baca Juga:

PKB Nilai Glorifikasi Prestasi Anies Kurang Elok

Sedangkan kepuasan paling rendah kinerjanya adalah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka sejak 25-31 Januari 2021 dengan responden sebanyak 1.200 orang.

Margin of error dari ukuran sampel tersebut sebesar sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Populasi survei seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilu, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah saat disurvei. (Knu)

#TNI #TNI AD #TNI AL #TNI AU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI akan lebih difokuskan pada kegiatan internal di Mabes TNI. Keterlibatan masyarakat tetap ada, tetapi dilakukan secara terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Pesta meriah dan parade alutsista HUT ke-81 TNI di Monas resmi dibatalkan demi fokus penanganan bencana alam di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Bagikan