Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Survei LSI: 54 Persen Warga Nilai Dua Tahun Terakhir Korupsi Meningkat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 15 November 2017
Survei LSI: 54 Persen Warga Nilai Dua Tahun Terakhir Korupsi Meningkat

Konferensi pers survei LSI. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terkait korupsi, religiusitas, dan intoleransi. Hasilnya, mayoritas warga menilai bahwa dua tahun terakhir tingkat korupsi di Indonesia mengalami peningkatan.

Dalam survei yang dilakukan pada 16-22 Agustus 2017 itu, responden ditanyakan apakah korupsi di Indonesia meningkat, menurun, atau tidak mengalami perubahan dalam dua tahun terakhir.

"54% warga menilai bahwa dalam dua tahun terakhir tingkat korupsi di Indonesia saat ini mengalami peningkatan. Sementara 19,3% menilai bahwa tingkat korupsi menurun," ujar Direktur Eksekutif LSI Kuskridho Ambardi saat merilis hasil surveinya di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

"Sementara itu sebanyak 24,5% responden berpendapat tidak ada perubahan, serta 2,2% tidak menjawab," tambahnya.

Kemudian, responden juga ditanyakan apakah pemerintah pusat sudah cukup serius melawan korupsi. Hasilnya, mayoritas warga menilai pemerintah serius atau sangat serius melawan korupsi.

"55,9% warga menilai bahwa pemerintah pusat serius melawan korupsi. Jika dijumlahkan dengan responden yang menjawab sangat serius 11,4%, maka mayoritas 67,3% cenderung menilai pemerintah pusat memang serius melawan korupsi," tandasnya.

"Sementara yang menjawab tidak serius dan sangat tidak serius sebanyak 21,9%," sambungnya.

Menurut Kuskridho, dibandingkan dengan survei pada tahun 2016 lalu, terdapat kecenderungan penurunan persepsi korupsi dari 70% yang menjawab meningkat menjadi 54% pada saat ini.

"Meski terdapat perbedaan profil usia responden, namun temuan ini menunjukkan bahwa pada umumnya warga melihat bahwa tingkat korupsi cenderung turun," jelas dia.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyelenggarakan survei nasional tentang korupsi, religiusitas, dan intoleransi dari sudut pandang warga pada September 2017 lalu terhadap 1540 responden.

Sampel dipilih dengan teknik multi-stage random sampling sehingga mewakili populasi pemilih di 34 provinsi di Indonesia. Margin of error survei ini diperkirakan 2,6% pada tingkat kepercayaan 95%. (Pon)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: PKS Muda : Kasus Korupsi e-KTP Pembuktian KPK Independen

#Komisi Pemberantasan Korupsi #LSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Tidak ada alasan bagi Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengembalikan status 57 orang korban TWK KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Indonesia
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan TNI menjadi lembaga paling dipercaya publik dengan 93 persen, sementara DPR terendah dengan 56 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Indonesia
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Jubir Prabowo sekaligus Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan pertemuan antara Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh itu untuk berdiskusi.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
KPK memberikan perhatian khusus kepada Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan jajarannya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 November 2025
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
Indonesia
KPK Dalami Peran Gubernur Kalbar Ria Norsan di Kasus Proyek Jalan Mempawah
Diketahui, kader Gerindra itu menjadi Bupati Mempawah selama dua periode 2009-2014 dan 2014-2018
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 23 Agustus 2025
KPK Dalami Peran Gubernur Kalbar Ria Norsan di Kasus Proyek Jalan Mempawah
Indonesia
Kolaborasi Bareng KPK Kampanyekan Antikorupsi, Rhoma Irama Doakan Pejabat tak Pakai Rompi Oranye
Kerja sama ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya mereka yang berpotensi terjerumus dalam tindak korupsi.
Dwi Astarini - Selasa, 29 April 2025
Kolaborasi Bareng KPK Kampanyekan Antikorupsi, Rhoma Irama Doakan Pejabat tak Pakai Rompi Oranye
Indonesia
KPK Usut Dugaan Korupsi di Kalbar, Penyidik Mulai Lakukan Penggeledahan
Tessa belum bisa menyampaikan informasi lengkap mengenai kasus tersebut
Angga Yudha Pratama - Minggu, 27 April 2025
KPK Usut Dugaan Korupsi di Kalbar, Penyidik Mulai Lakukan Penggeledahan
Indonesia
Survei LSI Hasto Terlibat Korupsi Dinilai Tabrak Asas Praduga Tak Bersalah
Pakar komunikasi sebut survei harus berbasis pada ilmu pengetahuan dan filosofi dari ilmu pengetahuan adalah untuk kebaikan umat manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Februari 2025
Survei LSI Hasto Terlibat Korupsi Dinilai Tabrak Asas Praduga Tak Bersalah
Indonesia
LSI: Faktor Kemenangan Pilkada Jakarta Ada di Rano Karno
Pramono Anung-Rano Karno unggul dari Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma-Kun berdasarkan survei 10-17 Oktober 2024
Frengky Aruan - Rabu, 23 Oktober 2024
LSI: Faktor Kemenangan Pilkada Jakarta Ada di Rano Karno
Indonesia
Survei LSI: Pramono - Rano Unggul 41,6 Persen, Salip RK - Suswono 37,4 Persen
Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) elektabilitas pasangan calon untuk Pilkada Jakarta 2024.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 Oktober 2024
Survei LSI: Pramono - Rano Unggul 41,6 Persen, Salip RK - Suswono 37,4 Persen
Bagikan