Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi, Disusul Gerindra dan Golkar

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 05 Juni 2021
Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi, Disusul Gerindra dan Golkar

Hasil survei Parameter Politik Indonesia terkait elektabilitas partai politik. ANTARA/HO-Survei Parameter Politik Indonesia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Survei lembaga Paramater Politik Indonesia menempatkan PDIP akan menjadi pemenang pemilu jika dilaksanakan pada tahun ini.

Partai berlambang banteng itu memiliki elektabilitas 22,1 persen. Dua kali lipat Partai Gerindra yang berada di urutan kedua dengan 11,9 persen.

"PDIP masih memimpin," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, dalam rilis survei secara daring, Sabtu (5/6).

Baca Juga:

Survei Capres 2024, Ganjar Pranowo Lewati Elektabilitas Anies dan Pepet Prabowo

Di tempat ketiga, ada Partai Golkar dengan raihan 10,8 persen. Lalu disusul oleh Partai Demokrat dengan 8,4 persen, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8,2 persen.

Selanjutnya adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan raihan 7,5 persen, lalu Nasdem di angka 5 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 4,3 persen, dan terakhir Partai Persatuan Pembangunan di angka 3,5 persen.

Dengan asumsi ambang batas parlemen (parlementary threshold) tetap 4 persen, ada beberapa partai berada di bawah angka tersebut.

Yakni PPP (3,5 persen), PSI (1,6 persen), serta Perindo (1,5 persen).

Megawati Soekarnoputri saat pengarahan kepada calon kepala daerah usungan PDIP. (Foto: MP/Tim Media PDIP)
Megawati Soekarnoputri saat pengarahan kepada calon kepala daerah usungan PDIP. (Foto: MP/Tim Media PDIP)


Selanjutnya partai dengan persentase di bawah satu persen ada Partai Hanura, Partai Berkarya, Partai Gelora, Partai Ummat, PBB dan PKPI.

Termasuk, sebanyak 12,9 persen responden belum menentukan pilihan.

Menurut Adi Prayitno, angka-angka yang dirilis Parameter Politik Indonesia diyakini akan tetap stabil hingga gelaran Pemilu Serentak (Pileg dan Pilpres) 2024.

“Jumlah persentase yang relatif stabil, kemungkinan besar jika tidak ada kejadian politik luar biasa, partai-partai ini yang akan lolos ke parlemen,” ucapnya.

Baca Juga:

PDIP dan Gerindra Berpeluang Koalisi di Pemilu 2024

Paremeter Politik Indonesia melakukan survei pada 23-28 Mei 2021.

Dengan sampel sebanyak 1.200 responden yang diambil dengan menggunakan metode simple random sampling dari 6 ribu nomor HP yang sudah dipilih secara acak.

Adapun margin of error survei sebesar plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Knu)

Baca Juga:

Politikus Gerindra Ungkap "Gurita" Alutsista yang Siap Serang Prabowo & Jokowi

#PDIP #Gerindra #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan