Sungai Cidurian Tangerang Meluap, Banjir Rendam Pemukiman Sampai 2 Meter
Sejumlah hunian di Perumahan Taman Cikande terendam banjir dengan ketinggian 2 meter akibat luapan Sungai Cidurian sejak Minggu (11/1). (ANTARA/Azmi Samsul M)
MerahPutih.com - Banjir melanda beberapa titik di Kabupaten Tangerang, Banten, akibat luapan sungai dan intensitas hujan yang tinggi di pertengahan Januari ini.
Permukiman warga, tepatnya di kawasan Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kabupaten Tangerang, Banten, terendam bencana banjir dengan ketinggian 70 centimeter hingga dua meter akibat luapan Sungai Cidurian pada Rabu (14/1).
Banjir yang melanda sejak Minggu (11/1) tersebut setidaknya telah berdampak terhadap ratusan hunian dengan jumlah 222 Kepala Keluarga (KK) lebih.
"Yang terdampak banjir ini mencakup RT 04 sebanyak 17 KK, RT 05 sebanyak 62 KK. Namun untuk total keseluruhan yang terdampak sekarang ini 222 KK," ungkap Ketua RW 03 Fiktor Silaen di Tangerang, Rabu (14/1).
Baca juga:
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Banjir yang melanda wilayahnya itu diperkirakan akan terus bertambah karena volume air semakin tinggi dan meluas akibat luapan Sungai Cidurian tersebut. Bahkan, katanya, ketinggian air saat ini telah mencapai dua meter.
"Ketinggian air sampai dua meter, untuk update sekarang kondisi banjir ini khusus yang di Perumahan Taman Cikande terus meluas," ungkapnya.
Saat ini ratusan korban banjir membutuhkan bantuan logistik sandang pangan hingga obat-obatan.
"Paling dibutuhkan kebutuhan makanan, seperti mi instan, telur, dan lainnya. Paling utama dulu itu obat-obatan," katanya.
Bantuan bahan pokok, kata dia, sangat diperlukan oleh para korban bencana banjir. Pasalnya, mereka telah terdampak bencana selama berhari-hari.
Kendati demikian, kata dia, diharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang segera turun langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana. Untuk penanganan sementara, masyarakat setempat secara swadaya dan bergotong-royong telah membangun tenda dan dapur darurat bagi para pengungsi.
"Hingga saat ini belum ada sama sekali bantuan pemerintah. Kami berharap agar segera mengirim kebutuhan para korban banjir seperti bahan pokok," katanya.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Sungai Cidurian Tangerang Meluap, Banjir Rendam Pemukiman Sampai 2 Meter
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob hingga 20 Januari 2026
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Guyur Jakarta, Waspada Cuaca Ekstrem
Bulan Baru Datang, Pesisir Jakarta Siap-Siap Diterjang Banjir Rob
Rabu (14/1), Jakarta Diprakirakan Dilanda Hujan dan Angin Kencang, Titik Banjir Berpotensi Meluas
3 Warga Cilincing Tewas Tersengat Listrik saat Banjir, DPRD DKI Soroti Anggaran Rp 2,8 Triliun
Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian
11 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Total Pengungsi 1.398 Jiwa
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta