Merahputih.com - Kabut malam merayap pelan menyelimuti sudut-sudut sepi Kabupaten Tangerang, Banten dengan membawa atmosfer mencekam semenjak rekaman video kemunculan sosok putih mirip hantu bungkus kain kafan alias Pocong viral di media sosial.
Jagat maya auto gempar dan menyisakan ketakutan mendalam pada benak masyarakat mengenai isu teror pocong Tangerang viral menjelang dini hari.
Alih-alih bersembunyi dalam selimut, aparat penegak hukum justru mengendus adanya aroma kriminalitas buatan manusia di balik balutan kain putih tersebut.
Baca juga:
Polda Banten sendiri sudah mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi menyusul keresahan massal wilayah Kabupaten Tangerang.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea, meminta publik menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lewat cara menyaring informasi sebelum membagikannya.
Masyarakat kami minta tetap tenang, tingkatkan kewaspadaan lingkungan, jangan mudah menyebarkan informasi belum jelas kebenarannya. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian atau melalui layanan call center 110 aktif 24 jam,
ujar Maruli.
Merespons kepanikan publik, Polda Banten menggandeng Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang mengintensifkan patroli kewilayahan demi menjamin kamtibmas tetap kondusif.
Sementara, Kapolresta Tangerang, Kombes Andi M. Indra Waspada Amirullah, menginstruksikan personel Polsek jajaran bersama Bhabinkamtibmas menggencarkan patroli dialogis menyasar kawasan permukiman saat jam rawan malam hingga subuh.
Aparat kepolisian saat ini tengah menyelidiki motif utama penggerak aksi teror gaib tiruan tersebut. Penyelidikan mendalam mengarah pada dugaan unsur kesengajaan bermaksud memicu kepanikan, sehingga pelaku kejahatan bisa memanfaatkan kelengahan warga saat situasi chaos.
“Kami tidak ingin keresahan masyarakat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu melakukan aksi kejahatan seperti pencurian, perampokan, maupun gangguan kamtibmas lainnya,” tegas Indra menyangkut potensi kerawanan sosial.
Baca juga:
Sinopsis Film 'Warung Pocong': 3 Pemuda Terjebak Teror Mistis demi Uang Rp 50 Juta
Pemberantasan gangguan kamtibmas ini tidak hanya mengandalkan pergerakan aparat penegak hukum semata. Polda Banten bersama unsur TNI serta perangkat lingkungan setempat kini mendorong warga mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
Langkah preventif melalui ronda malam berkala dinilai paling efektif memayungi wilayah masing-masing dari potensi kejahatan malam hari.
Kolaborasi aktif antara warga, kepolisian, dan elemen TNI diharapkan mampu mengakhiri polemik makhluk astral jadi-jadian sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas nyata.