Suku Dani Ungkapkan Rasa Kehilangan Pasangan Lewat Tradisi Potong Jari

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 03 Juni 2017
Suku Dani Ungkapkan Rasa Kehilangan Pasangan Lewat Tradisi Potong Jari

Tradisi Potong jari dilakukan kaum wanita Suku Dani sebagai ungkapan kehilangan pasangan. (Foto: all-hafiza.blogspot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan kesetiaan. Salah satunya, dengan memotong jari seperti tradisi yang biasa dilakukan Suku Dani. Selain simbol kesetiaan, tradisi potong jari atau iki palek juga melambangkan kesedihan dan kehilangan.

Potong jari dilakukan setiap kali ada sanak saudara yang meninggal atau kecewa akibat cinta. Saat ini, tradisi tersebut sudah tidak dijalankan Suku Dani. Namun, Anda masih melihatnya pada Suku Dani yang berusia lanjut.

Dahulu, potong jari lazim dilakukan kaum perempuan yang sedang berduka akibat kehilangan suami, ibu, saudara kandung atau anak. Semakin sering kehilangan anggota keluarga, semakin sering pula mereka merelakan jarinya dipotong. Jumlah jari yang sudah terpotong dapat menjadi petunjuk jumlah keluarga yang telah meninggal.

Pemotongan jari biasanya dilakukan menggunakan pisau, kapak atau gigi. Suku Dani merupakan suku di Papua yang mendiami Lembah Baliem. Anda mungkin berpikir tidak adil bila hanya kaum wanita yang melakukan tradisi ekstrem ini. Sebenarnya, kaum pria di Suku Dani juga memiliki tradisi yang tak kalah keras.

Sebagai simbol kesedihan dan kehilangan, kaum pria umumnya mengiris kulit telinga. Namun, seiring dengan masuknya agama ke pedalaman Papua, tradisi tersebut sudah tidak dilestarikan lagi.

#Tradisi Unik #Papua #Tradisi Potong Jari
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan