Suku Dani Ungkapkan Rasa Kehilangan Pasangan Lewat Tradisi Potong Jari
Tradisi Potong jari dilakukan kaum wanita Suku Dani sebagai ungkapan kehilangan pasangan. (Foto: all-hafiza.blogspot)
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan kesetiaan. Salah satunya, dengan memotong jari seperti tradisi yang biasa dilakukan Suku Dani. Selain simbol kesetiaan, tradisi potong jari atau iki palek juga melambangkan kesedihan dan kehilangan.
Potong jari dilakukan setiap kali ada sanak saudara yang meninggal atau kecewa akibat cinta. Saat ini, tradisi tersebut sudah tidak dijalankan Suku Dani. Namun, Anda masih melihatnya pada Suku Dani yang berusia lanjut.
Dahulu, potong jari lazim dilakukan kaum perempuan yang sedang berduka akibat kehilangan suami, ibu, saudara kandung atau anak. Semakin sering kehilangan anggota keluarga, semakin sering pula mereka merelakan jarinya dipotong. Jumlah jari yang sudah terpotong dapat menjadi petunjuk jumlah keluarga yang telah meninggal.
Pemotongan jari biasanya dilakukan menggunakan pisau, kapak atau gigi. Suku Dani merupakan suku di Papua yang mendiami Lembah Baliem. Anda mungkin berpikir tidak adil bila hanya kaum wanita yang melakukan tradisi ekstrem ini. Sebenarnya, kaum pria di Suku Dani juga memiliki tradisi yang tak kalah keras.
Sebagai simbol kesedihan dan kehilangan, kaum pria umumnya mengiris kulit telinga. Namun, seiring dengan masuknya agama ke pedalaman Papua, tradisi tersebut sudah tidak dilestarikan lagi.
Bagikan
Berita Terkait
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026
Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak Berbagai RS di Papua, Ini Respon Prabowo dan Menkes