Teknologi

Sukses, SpaceX Membawa Pulang Dua Astronautnya Kembali ke Bumi

Leonard Leonard - Rabu, 05 Agustus 2020
Sukses, SpaceX Membawa Pulang Dua Astronautnya Kembali ke Bumi

Mengantarkan astronaut Bob Behnken dan Doug Hurley kembali ke Bumi. (Foto: aljazeera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SPACEX mencapai prestasi sejarah peradaban manusia. Bahkan bagi CEO-nya, Elon Musk, sempat menganggapnya sesuatu yang mustahil ketika ia mendirikan perusahaan roket pada tahun 2002 dengan misi menerbangkan manusia menuju dan kembali dari angkasa luar.

Pada hari Minggu sore lalu, astronaut NASA, Bob Behnken dan Doug Hurley, selamat tiba di Bumi dan berhasil menyelesaikan misi 43 juta KM di orbit Bumi. Astronot yang berada dalam Dragon SpaceX itu memendaratkan kapsul berbentuk kerucut sekitar pukul 2.48 waktu setempat di Teluk Meksiko dekat Pensacola, Florida.

Baca juga:

Virgin Galactic Dibuat untuk Memuaskan Wisatawan Luar Angkasa

1
Astronaut melewati 63 hari di ISS.(Foto: space)

Menjelang pendaratan, para kru melepaskan diri dari Stasiun Luar Angkasa Internasional bernilai sekitar Rp 2,2 triliun merupakan tempat mereka menghabiskan waktu selama 63 hari. Kapsul itu kembali dengan selamat setelah menembus atmosfer bumi dengan suhu 1.926 derajat Celcius.

SpaceX secara mandiri merancang, membuat, dan mengoperasikan kendaraan pribadi dengan kontrak Rp 39 triliun lebih dari Commercial Crew Program NASA. Uang itu membantu SpaceX menciptakan kemampuan mumpuni dari wahana luar angkasa. Dana itu juga akan digunakan untuk misi-misi selanjutnya, termasuk penerbangan demonstrasi Behnken dan Hurley, Demo-2, yang diluncurkan pada tanggal 30 Mei.

Dengan diselesaikannya Demo-2, melansir laman Science Alert, SpaceX mengakhiri masa paceklik sembilan tahun awak pesawat ruang angkasa dari AS. Perusahaan juga telah membangkitkan kembali kemampuan NASA untuk mencapai ISS. NASA berharap dapat meningkatkan kinerja dalam membantu membawa manusia ke Bulan dan akhirnya mencapai Mars.

Baca juga:

Pelajari Kosmos, NASA Kirim Balon Raksasa ke Stratosfer

2
Menebus atmosfer sebelum akhirnya membuka parasut. (Foto: times)

Akhir dari misi ini kemungkinan akan mengantarkan SpaceX hanya beberapa minggu dari sertifikasi NASA untuk penerbangan astronot reguler dan warga negara lainnya.

"Kami tidak ingin membeli, memiliki, dan mengoperasikan perangkat keras seperti dulu. Kami ingin menjadi satu pelanggan dari banyak pelanggan di pasar komersial yang sangat kuat di orbit rendah Bumi," kata Jim Bridenstine, administrator NASA, mengatakan selama siaran TV NASA menjelang pendaratan.

"Ini adalah era berikutnya dalam wahana manusia, di mana NASA menjadi pelanggan. Kami ingin menjadi pelanggan yang kuat, kami ingin menjadi mitra yang hebat. Tetapi kami tidak ingin menjadi satu-satunya yang beroperasi dengan manusia di angkasa luar," tambahnya. (lgi)

Baca juga:

Berhasil! NASA Luncurkan Perseverance Rover ke Mars

#NASA #Astronot #SpaceX
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Gunung Es A-81 Lepas dari Lapisan Utama dan Pecah di Antartika, Terancam Hancur di Atlantik Selatan
Ikuti perjalanan epik Gunung Es A-81 yang lepas dari Antartika dan kini mengarungi Samudra Atlantik Selatan. Temukan fakta mengejutkan di balik fenomena ini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Gunung Es A-81 Lepas dari Lapisan Utama dan Pecah di Antartika, Terancam Hancur di Atlantik Selatan
Lifestyle
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Wahana penjelajah NASA, Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER), dijadwalkan untuk memulai misi ke wilayah kutub selatan bulan pada 2027.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Tekno
Elon Musk Siapkan Merger SpaceX-Tesla, Disebut sebagai 'Ide Bagus'
Spekulasi mengenai perusahaan ruang angkasa yang akan mengakuisisi produsen kendaraan listrik tersebut kian menguat belakangan ini.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Elon Musk Siapkan Merger SpaceX-Tesla, Disebut sebagai 'Ide Bagus'
Dunia
Fakta Unik World Space Week, Dari Misi Yuri Gagarin Hingga Perlombaan Gila Menuju Bulan
Penasaran dengan sejarah penjelajahan luar angkasa dan siapa astronot pertama di dunia? Temukan fakta seru seputar World Space Week dan masa depan penerbangan antar-planet di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Oktober 2026
Fakta Unik World Space Week, Dari Misi Yuri Gagarin Hingga Perlombaan Gila Menuju Bulan
Dunia
Rekor Gila! Misi SpaceX Crew-13 NASA Tembus ISS Cuma 7 Jam, Tercepat Sepanjang Sejarah AS
Misi SpaceX Crew-13 NASA baru saja memecahkan rekor penerbangan tercepat Amerika Serikat ke ISS hanya dalam 7 jam 55 menit. Cek fakta di balik rekor kecepatan ini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rekor Gila! Misi SpaceX Crew-13 NASA Tembus ISS Cuma 7 Jam, Tercepat Sepanjang Sejarah AS
Dunia
Link Live Streaming Peluncuran SpaceX Starship: Misi Perdana Roket Raksasa Elon Musk ke Luar Angkasa
Jangan lewatkan sejarah peluncuran SpaceX Starship Flight 14 yang siap menembus orbit Bumi untuk pertama kalinya. Cek jadwal, link live streaming, dan misi utamanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
Link Live Streaming Peluncuran SpaceX Starship: Misi Perdana Roket Raksasa Elon Musk ke Luar Angkasa
Dunia
Australia Serukan Pengendalian AI, China dan AS Diminta Melakukan Kesepakan
Washington dan Beijing untuk bekerja sama membentuk kesepakatan internasional yang serupa dengan perjanjian non-proliferasi nuklir
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Australia Serukan Pengendalian AI, China dan AS Diminta Melakukan Kesepakan
Indonesia
Temuan Praktisi Indonesia di Sistem NASA Berpotensi Paparkan Lebih dari 5.000 Kredensial
Praktisi keamanan siber Indonesia Stephanus Sunarto Purnomo menemukan celah pada sistem NASA yang berpotensi memaparkan lebih dari 5.000 credential records.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Temuan Praktisi Indonesia di Sistem NASA Berpotensi Paparkan Lebih dari 5.000 Kredensial
Dunia
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Peluncuran roket Long March 7A milik China yang membawa satelit ChinaSat-4B berakhir gagal akibat anomali penerbangan di Hainan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Agustus 2026
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Indonesia
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Ibrahim Al Abrar, siswa kelas 6 SD asal Boyolali, mendapat apresiasi NASA dan tiket pendidikan Siber & Sandi dari BSSN setelah menemukan celah keamanan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Bagikan