Suhu di Alun-Alun Suryakancana Capai 0 Derajat

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juli 2024
Suhu di Alun-Alun Suryakancana Capai 0 Derajat

Alun-alun Suryakancana Gunung Gede, diselimuti es sejak beberapa hari terakhir karena penurunan suhu lebih dingin terutama saat malam dan pagi hari. (ANTARA/Ahmad Fikri).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Para pendaki yang naik ke Gunung Gede Pangrango diminta berhati-hati dan mengenakan perlengkapan sesuai standar agar tidak mengalami hipotermia.

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, mencatat kawasan alun-alun Suryakancana membeku akibat suhu udara yang menurun tajam terutama pagi hari.

Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) Deni mengatakan suhu udara mengalami penurunan sejak beberapa terakhir, bahkan hal yang sama dapat dirasakan di kawasan pintu masuk pendakian Cibodas dan Gunung Putri.

"Suhu di kawasan Alun-alu Suryakancana sempat dilaporkan sampai 0 derajat saat pagi hari, penurunan suhu terjadi lebih dingin dibandingkan biasanya, untuk pastinya kami masih menunggu laporan petugas," katanya.

Baca juga:

Fenomena Suhu Dingin Landa Jawa, Perbanyak Konsumsi Vitamin C dan D

Seiring penurunan suhu tersebut, pendaki diminta untuk ekstra hati-hati dalam melakukan aktivitas pendakian, patuhi aturan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku serta mematuhi anjuran petugas di pintu masuk pendakian.

Ia meminta setiap pendaki diminta untuk mempersiapkan diri dengan matang termasuk kesehatan fisik, teknis dan perlengkapan yang dibutuhkan dipastikan sesuai standar keselamatan agar terhindar dari hipotermia karena suhu dingin.

"Kami juga menempatkan petugas di sepanjang jalur pendakian hingga Alun-alun Suryakancana, guna memastikan pendakian masih dapat dilakukan serta mengimbau pendaki menggunakan peralatan terutama pakaian yang dapat menghangatkan tubuh," katanya.

Sementara membekunya kawasan Alun-alun Surakancana Gunung Gede, sempat dibagikan sejumlah pendaki di akun media sosialnya seperti yang disiarkan pendaki asal Bogor Muhammad Fikri, dimana saat pagi dan malam hari tenda yang ditempatinya diselimuti es.

Baca juga:

Bandung Dilanda Suhu Dingin Sampai 16 Derajat Celcius

Rerumputan di kawasan tersebut dipenuhi embun yang membeku akibat suhu udara yang turun drastis sedangkan pada malam hari suhu lebih dingin sehingga harus menggunakan jaket rangkap dua. (*)

#Suhu Udara #Kemarau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Anak-anak berjalan di antara tanah yang retak akibat mengeringnya Danau Cinere di Depok, Jawa Barat, Selasa (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kemarau Panjang, Danau Cinere Berubah Menjadi Hamparan Tanah Kering
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
Awas Sesak Napas! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Terburuk Kedua di Dunia, Begini Cara Antisipasinya
Hati-hati saat keluar rumah! Kualitas udara Jakarta pagi ini masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat dua terburuk di dunia. Cek bahaya polusi dan solusi dari Pemprov DKI di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Awas Sesak Napas! Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Terburuk Kedua di Dunia, Begini Cara Antisipasinya
Indonesia
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
BMKG mengingatkan ancaman El Nino sangat kuat saat musim kemarau 2026. Musim hujan diprediksi mulai bertahap pada pertengahan Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
BMKG Buka-bukaan soal El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Baru Datang Oktober
Indonesia
Masuki Puncak Musik Kemarau, BMKG Keluarkan Peringatan Berbagai Dampak Bencana
Musim kemarau tahun ini diperparah dengan aktifnya fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat. El Nino diperkirakan masih akan berlangsung sampai awal 2027
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Masuki Puncak Musik Kemarau, BMKG Keluarkan Peringatan Berbagai Dampak Bencana
Indonesia
Pontianak Puncaki Daftar Kota Paling Berpolusi di Indonesia Hari Ini, Kotamu Aman?
Pontianak menduduki puncak kota paling berpolusi di Indonesia dengan indeks AQI berbahaya, sementara Medan jadi yang terbersih. Cek ranking kualitas udara kotamu hari ini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Pontianak Puncaki Daftar Kota Paling Berpolusi di Indonesia Hari Ini, Kotamu Aman?
Indonesia
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Cari tahu info terbaru potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akhir Agustus 2026. Cek daftar wilayah zona merah di Sumatera, Jawa, Kalimantan serta update operasi modifikasi cuaca di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan Mengintai Sumatera, Jawa, dan Kalimantan di Akhir Agustus 2026
Indonesia
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Kementerian PU menangani dampak kekeringan di 1.229 lokasi hingga 21 Agustus. Sebanyak 41.252 hektare sawah terselamatkan dan 616.033 jiwa mendapat layanan air bersih.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Indonesia
Momok Mematikan Musim Kemarau, Kenali Beda Gejala Heat Exhaustion dan Heat Stroke!
Penurunan kesadaran merupakan gejala utama yang membedakan heat stroke dengan heat exhaustion.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 Agustus 2026
Momok Mematikan Musim Kemarau, Kenali Beda Gejala Heat Exhaustion dan Heat Stroke!
Indonesia
TNI-Polri Masuk Kategori Profesi Rawan Serangan Heat Stroke, Cegah dan Kenali Gejalanya!
Dokter UI dan IAKMI sebut lansia, anak-anak, pekerja pabrik, atlet, serta TNI-Polri masuk kategori rawan terkena heat stroke.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
TNI-Polri Masuk Kategori Profesi Rawan Serangan Heat Stroke, Cegah dan Kenali Gejalanya!
Bagikan