Panas Terik Menyengat Jabodetabek, BMKG Ungkap Penyebab Utama Kenaikan Suhu Udara
Ilustrasi. (Foto: Pexels/Tom Fisk)
MerahPutih.com - Cuaca panas terik dalam beberapa hari terakhir menjadi keluhan banyak warga di kawasan Jabodetabek. Suhu udara yang tinggi membuat aktivitas, baik di luar maupun di dalam ruangan, terasa tidak nyaman.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa kondisi panas ini dipicu oleh peralihan musim atau pancaroba, bukan karena gelombang panas.
Menurut BMKG, langit yang cenderung cerah berawan dalam beberapa waktu terakhir membuat paparan sinar matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa banyak hambatan awan, sehingga suhu udara terasa lebih tinggi dari biasanya.
Baca juga:
Sejumlah Wilayah di Indonesia Terasa Lebih Panas, BMKG Jelaskan Sebabnya
Selain itu, di wilayah selatan Indonesia, pertumbuhan awan mengalami penurunan yang memicu efek serupa — yaitu peningkatan suhu udara akibat minimnya tutupan awan.
Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa kenaikan suhu udara saat ini masih tergolong normal, yakni berkisar antara 31 hingga 34 derajat Celsius.
“Walaupun ada kenaikan suhu udara, hal ini bukan karena gelombang panas, melainkan akibat peralihan musim yang menyebabkan dinamika atmosfer,” tulis BMKG dalam keterangannya. (Tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Sangat Lebat dan Petir di Sejumlah Kota Besar Kamis (15/1)
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Sepanjang Hari pada Kamis, 15 Januari 2026
Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota Besar Rabu (14/1)
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Rabu, 14 Januari 2026
BMKG Sebut Hujan Deras masih Mengintai Jakarta Sepekan Mendatang
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Masih Guyur Jakarta, Waspada Cuaca Ekstrem
BMKG Minta 5 Provinsi Siaga Hujan Lebat, 4 Daerah Masuk Pulau Jawa
Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Makassar hingga Februari 2026, Waspada Bencana Hidrometeorologi
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan pada Selasa, 13 Januari 2026