Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Prakiraan Cuaca Indonesia 10–14 Agustus 2025: Hujan Masih Mengintai di Tengah Musim Kemarau

ImanKImanK - Sabtu, 09 Agustus 2025
Prakiraan Cuaca Indonesia 10–14 Agustus 2025: Hujan Masih Mengintai di Tengah Musim Kemarau

Ilustrasi perkiraan cuaca. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Meskipun saat ini Indonesia masih berada di masa kemarau, cuaca dalam beberapa hari ke depan diperkirakan tetap dinamis dan tidak sepenuhnya kering. Dari tanggal 10 hingga 14 Agustus 2025, sebagian besar wilayah akan mengalami cuaca yang bervariasi dari langit cerah berawan hingga hujan intensitas sedang hingga lebat.

Beberapa daerah bahkan diprediksi akan menghadapi hujan disertai angin kencang dan petir, seperti dikutip dari BMKG, Sabtu (9/8/2025).

Mengapa Cuaca Masih Basah di Musim Kemarau?

Fenomena atmosfer global seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Mixed Rossby-Gravity, dan dinamika sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Indonesia ikut memicu pertumbuhan awan hujan.

Baca juga:

Cuaca Panas, Negara-Negara Eropa Tutup PLTN, Harga Listrik Naik Tajam

Meskipun bukan fenomena yang selalu muncul setiap tahun, kombinasi faktor-faktor ini berpengaruh besar dalam meningkatkan potensi hujan meskipun kalender menunjukkan musim kemarau.

Prakiraan Cuaca 10 Agustus 2025

Prakiraan Cuaca Indonesia 10–14 Agustus 2025

Cuaca secara umum cenderung berawan hingga hujan ringan, namun beberapa daerah akan mengalami hujan sedang. Wilayah-wilayah yang perlu waspada terhadap cuaca basah antara lain:

  • Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Sumbar, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung

Baca juga:

10 Agustus Memperingati Hari Apa? Inilah Daftar Momen Penting dalam Sejarah

  • Jawa dan Nusa Tenggara: Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, NTT

  • Kalimantan: Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kaltara, Kalsel

  • Sulawesi & Timur Indonesia: Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulbar, Sulsel, Maluku, Papua (seluruh wilayah)

Peringatan Dini:

  • Hujan Lebat (Status Siaga): Maluku Utara & Maluku

  • Angin Kencang: Sulawesi Tenggara, Sulsel, NTT, Maluku, Papua Selatan

Baca juga:

Penyebab Gempa M 5,3 di Tapanuli Tengah Terungkap, BMKG Beri Peringatan Ini

Prakiraan Cuaca 11–14 Agustus 2025

Memasuki pertengahan Agustus, sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan akan cerah berawan, meski hujan tetap berpotensi turun di sejumlah daerah, terutama pada siang dan sore hari.

Wilayah berpotensi hujan sedang:

  • Sumatera: Aceh, Sumbar, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung

  • Jawa: Banten, Jabar, Jateng, DIY, Jatim

  • Kalimantan: Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kaltara, Kalsel

  • Sulawesi dan Timur: Gorontalo, Sulteng, Sulbar, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua

Baca juga:

Ramalan Zodiak Hari Ini, 10 Agustus 2025: Cinta dan Karier, Apakah Ada Kendala?

Peringatan Dini 11–14 Agustus:

  • Hujan Lebat (Status Siaga): Sumsel, Jateng, Maluku, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan

  • Angin Kencang: Sulsel, Sulawesi (umum), NTT, NTB, Papua Selatan

#Prakiraan Cuaca #BMKG #Hujan #Kemarau #Cuaca Ekstrem # Agustus 2025
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Meskipun sebagian besar wilayah Indoensia sudah memasuki kemarau, beberapa daerah tetap perlu mengencangkan sabuk pengaman menghadapi cuaca ekstrem
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 49 menit lalu
Prakiraan Cuaca 31 Juli-3 Agustus: Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Jakarta sudah sekitar tiga minggu tanpa hujan. Gubernur Pramono Anung kini membuka opsi Operasi Modifikasi Cuaca untuk memicu hujan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Pramono Anung Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Potensi Kekeringan di Jakarta
Indonesia
Ancaman El Nino Bisa Picu Krisis Listrik Nasional Sampai Januari 2027
BMKG peringatkan lonjakan beban listrik nasional akibat El Nino hingga Desember 2026. PLTA terancam kekurangan air, konsumsi energi meningkat karena penggunaan pendingin ruangan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Ancaman El Nino Bisa Picu Krisis Listrik Nasional Sampai Januari 2027
Indonesia
El Nino Bakal Bertahan Hingga Awal Kuartal Pertama Tahun 2027
Fenomena tersebut berpotensi dibarengi dengan munculnya kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) positif pada September hingga Desember 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
El Nino Bakal Bertahan Hingga Awal Kuartal Pertama Tahun 2027
Indonesia
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Sepanjang pelaksanaan modifikasi tahun ini, BMKG mencatat telah merealisasikan sebanyak 17 proyek operasi untuk karhutla yang mencakup 169 hari operasi dan 290 sorti penerbangan di kawasan rawan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
BMKG Sudah Gelar 290 Sorti Penerbangan Modifikasi Cuaca di Kawasan Rawan Karhutla
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
BMKG Ingatkan El Niño di Indonesia Makin Menguat, Wilayah-Wilayah Ini Terancam Kekeringan dan Karhutla
Dinamika atmosfer sepekan ke depan diprediksi masih didominasi kondisi kering
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
BMKG Ingatkan El Niño di Indonesia Makin Menguat, Wilayah-Wilayah Ini Terancam Kekeringan dan Karhutla
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia 28–30 Juli 2026: Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang Hingga Angin Kencang
BMKG membagikan beberapa imbauan penting untuk masyarakat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia 28–30 Juli 2026: Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang Hingga Angin Kencang
Indonesia
Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air
Wilayah terdampak kemarau kini meliputi 83 kecamatan dan 148 desa, sedangkan 11 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air
Dunia
3.800 Orang di Spanyol Meninggal Akibat Gelombang Panas, Rp 205,54 Miliar Disiapkan Buat Fasilitas Perlindungan
Spanyol telah mencatat 32 kebakaran hutan hebat sejak awal 2026 yang menghanguskan sekitar 153 ribu hektar lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
3.800 Orang di Spanyol Meninggal Akibat Gelombang Panas, Rp 205,54 Miliar Disiapkan Buat Fasilitas Perlindungan
Bagikan