Suara Tangis Bocah PNF Masih Terdengar dari Rumah Bedeng Agus Pea

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 14 Oktober 2015
Suara Tangis Bocah PNF Masih Terdengar dari Rumah Bedeng Agus Pea

Makam Bocah PNF (Foto: MP/fachruddinchalik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Peristiwa- Kejadian mistis yang dialami warga setelah penemuan mayat bocah PNF didalam kardus menghantui warga sekitar. Arwah bocah PNF juga banyak dikabarkan mendatangi beberapa orang yang dikenal dekat dengan korban.

Kejadian mistis arwah korban bocah PNF juga dialami Tomi warga yang tinggal didepan lapangan, tidak jauh dari bedeng kediaman Agus Pea. Tomi menerangkan, pada hari ke-7 sejak kematian bocah PNF dilapangan dan dibedeng Agus yang telah dipasang police line, terdengar teriakan dan isak tangis anak perempuan.

"Kalau hari-hari sebelumnya sih nggak ada mas, karena disini setiap hari selalu ramai sampai malam, cuma di hari ke-7 itu pas malam jum'at, menjelang subuh, jam 4an saya dengar suara anak lari-larian manggil-manggil nama Om Agus, trus nama-nama orang, saya sih nggak kenal sama nama-nama lain yang disebut, cuma pas dia sebut nama Om Agus, baru saya ngeh kalau itu arwah korbannya, suaranya datang dari lapangan, tapi pas saya tengok keluar nggak ada apa-apa cuma suara aja mas, " tutur Tomi kepada merahputih.com baru-baru ini.

Selain mendengar suara teriakan dan memanggil-manggil nama beberapa orang dirumah Agus Pea. Tomi mendengar, suara yang sama. Bedanya, didalam rumah anak itu menjerit-jerit dan menangis.

"Suara anak yang sama juga saya denger dari dalam bedeng Agus Pea, cuma kalau dari dalem bedeng suara menjerit-jerit seperti orang kesakitan, trus suara anak perempuan nangis, dengernya pilu banget mas, sampe bikin merinding," ujar Tomi.

Sebelum dan sesudah hari ke-7 Tomi mengaku tidak mendengar lagi suara anak perempuan menangis dan bermain. "Mungkin kalau hari ke-7 itu arwahnya datang nengokin warga disini buat pamitan kali ya mas," pungkas Tomi. (aka)

Baca Juga:

  1. Penampakan Arwah Bocah PNF karena Jin Penasaran
  2. Alya Rohali Anggap Pembunuh PNF "Orang Gila"
  3. Arwah Bocah PNF Kunjungi Mpok Sana untuk Pamit
  4. TKP dan Kediaman Keluarga Bocah PNF Sepi
  5. Lima Fakta Agus Pea, Pembunuh Bocah PNF
#Liputan Khusus #Pembunuhan Sadis #Kekerasan Anak #Anak #Bocah PNF #PNF #Agus Pea
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Pelaku BP juga diduga membakar dan membuang jasad korban di pinggir jalan setelah melakukan aksi keji membunuh ibunya sendiri.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Lifestyle
Anak Demam 40 Derajat Masih Lari-Larian? Dokter RSUD Pasar Rebo Larang Buru-Buru Kasih Paracetamol
Fokus utama adalah mengawasi tanda dehidrasi dan pola napas anak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Anak Demam 40 Derajat Masih Lari-Larian? Dokter RSUD Pasar Rebo Larang Buru-Buru Kasih Paracetamol
Indonesia
Kapolri Luncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak Serta Pidana Perdagangan Orang di 11 Polda dan 22 Polres
Dalam pelaksanaannya, Polri akan bekerja sama dengan kementerian terkait, para pemerhati, serta stakeholder terkait, baik di dalam maupun di luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Kapolri Luncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak Serta Pidana Perdagangan Orang di 11 Polda dan 22 Polres
Indonesia
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Ada komunitas digital yang berkembang secara masif di media sosial dan berpotensi mendorong kekerasan ekstrem, khususnya pada anak-anak.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat di Kota Solo, Persetubuhan Anak Paling Banyak Dilaporkan
Dari 162 kasus yang ditangani sepanjang tahun ini, kekerasan seksual menempati peringkat pertama sejak Januari hingga November.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat di Kota Solo, Persetubuhan Anak Paling Banyak Dilaporkan
Indonesia
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
Rio mendorong adanya pelatihan teknis intensif bagi kepala sekolah, guru, anggota TPPK/PPK
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Desember 2025
Fenomena Gunung Es Kekerasan Anak di DKI Bikin Merinding, DPRD Tekankan Tiga Jurus yang Wajib Sekolah Jalankan
Indonesia
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak
Nicolas menekankan bahwa kondisi psikologis Arum harus diperhatikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak
Indonesia
Sakit Hati Diludahi Motif Pembunuhan Sadis Desa Bunder, Pisau Pelaku Ditemukan di Pasar Kemis
Tersangka secara sadis menggorok leher korban dengan pisau dapur saat korban tertidur, lalu membekap wajah dengan bantal hingga tewas kehabisan nafas.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 November 2025
Sakit Hati Diludahi Motif Pembunuhan Sadis Desa Bunder, Pisau Pelaku Ditemukan di Pasar Kemis
Indonesia
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Pemprov DKI Jakarta menyediakan hotline 24 jam, call center 112, Pos SAPA, dan layanan PUSPA untuk memperkuat perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 November 2025
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Bagikan