Headline

Strategi Menteri Enggar Mengulang Kejayaan Rempah-Rempah

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 03 November 2017
Strategi Menteri Enggar Mengulang Kejayaan Rempah-Rempah

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (MerahPutih.com/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jalur rempah di masa lalu menjadi sebuah penanda kejayaan Nusantara. Berpijak pada kejayaan tersebut, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan menata ulang tata niaga rempah-rempah demi meningkatkan nilai tambah sebagai komoditas unggulan ekspor.

Menteri Enggar yang hadir dalam peresmian pameran Jalur Rempah "Kedatuan Sriwijaya, the Great Maritime Empire",menjelaskan akan menggalakkan kembali kejayaan rempah-rempah Indonesia dengan memenuhi kebutuhan dalam negeri dan meningkatkan ekspor.

"Kita akan coba tata perdagangan atau niaga komoditi rempah yang sempat berjaya apalagi beberapa komoditi itu hanya terdapat di sejumlah negara, termasuk Indonesia," kata Enggartiasto Lukita di Museum Nasional Jakarta, Jumat (3/11).

Menteri Enggar sebagaimana dilansir Antara menyayangkan Indonesia masih bergantung pada impor untuk sejumlah rempah-rempah, seperti cengkeh dan lada, padahal komoditas tersebut bisa dipenuhi dari dalam negeri dilihat dari segi iklim dan kondisi tanah yang subur.

Selain itu, harga lada di sejumlah daerah, seperti di Pulau Bangka, kian merosot hingga ke posisi Rp 65.000 dari sebelumnya Rp 70.000 per kilogram.

Dibanding tahun sebelumnya, harga lada sempat melambung tinggi di posisi Rp 170.000 per kilogram dan kemudian jatuh ke posisi Rp 120.000 per kilogram.

Enggar mengakui saat ini kinerja ekspor rempah-rempah masih menurun. Menurut dia, Indonesia harus mengembalikan kejayaan dan bersaing dengan Singapura yang saat ini dikenal menjadi eksportir rempah-rempah.

"Indonesia dibandingkan Singapura yang tidak punya bahan, jauh sekali. Sumbernya dari Indonesia, dijual melalui Singapura kemudian Singapura dikenal eksportir rempah-rempah yang dihasilkan dari Indonesia," ungkap Mendag Enggartiasto Lukita.

Ada pun Pameran Jalur Rempah "Kedatuan Sriwijaya, the Great Maritime Empire" di Museum Nasional berlangsung pada 4-28 November 2017 dengan menampilkan bukti sejarah, peninggalan arkeologis serta seni instalasi tentang perkembangan Kerajaan Sriwijaya yang di antaranya terkait jalur rempah.(*)

#Rempah-Rempah #Menteri Perdagangan #Enggartiasto Lukita
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Nilai ekspor nonmigas Indonesia pada Juni tercatat sebesar USD 24,39 miliar, meningkat 8,68 persen jika dibandingkan dengan Mei 2026 yang sebesar USD 22,45 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Indonesia
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Pelemahan secara bulanan tersebut dipengaruhi penurunan ekspor migas sebesar 34,38 persen dan ekspor nonmigas sebesar 7,05 persen secara bulanan (MtM).
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Indonesia
Pemerintah Pastikan HET Minyakita Tetap Rp 15.700 per Liter, Fokus Perkuat Distribusi
Pemerintah memastikan HET Minyakita tetap Rp 15.700 per liter. Distribusi diperkuat melalui Bulog dan ID FOOD agar pasokan minyak goreng lebih mudah diakses masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Pemerintah Pastikan HET Minyakita Tetap Rp 15.700 per Liter, Fokus Perkuat Distribusi
Indonesia
Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas Dorong Lonjakan Nilai Ekspor
Indonesia mempertahankan tren surplus neraca perdagangan untuk 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas Dorong Lonjakan Nilai Ekspor
Berita Foto
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Menteri Perdagangan, Budi Santoso saat memberikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Indonesia
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Kinerja ini terutama ditopang ekspor nonmigas yang meningkat 0,98 persen yang menjadi USD 63,60 miliar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Indonesia
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Kemendag resmi menerbitkan Permendag 11/2026 yang memperketat impor komoditas pangan seperti gandum, kacang, hingga beras pakan. Berlaku mulai 8 Mei 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Indonesia
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Kemendag RI genjot ekspor rempah ke Uni Eropa melalui CEPA. Peluang besar terbuka dengan dukungan mitra seperti Unispices Wazaran BV di Belanda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Bidik Pasar Eropa, Kemendag Dorong Ekspor Rempah Bernilai Tinggi
Indonesia
Pantau Pasar Rawasari, Mendag Budi Santoso Sebut Harga Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Lebaran 2026
Menteri Perdagangan, Budi Santoso memastikan, harga bahan pokok masih stabil menjelang Lebaran 2026.
Soffi Amira - Senin, 16 Maret 2026
Pantau Pasar Rawasari, Mendag Budi Santoso Sebut Harga Bahan Pokok Masih Stabil Jelang Lebaran 2026
Bagikan