Sri Sultan Aktifkan Kembali Satgas COVID-19 setelah Umumkan 73 Kasus Positif Omicron

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 11 Februari 2022
Sri Sultan Aktifkan Kembali Satgas COVID-19 setelah Umumkan 73 Kasus Positif Omicron

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X. Foto: Humas Pemprov DIY

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X mengumumkan sebanyak 73 sampel kasus COVID-19 di wilayahnya terkonfirmasi positif Omicron.

Sampel terkonfirmasi positif Omicron itu berdasarkan hasil "Whole Genome Squencing (WGS)" di Laboratorium FKKMK UGM dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta.

Baca Juga

Yogyakarta Aktifkan Posko PPKM Mikro Berbasis RT Antisipasi Gelombang Omicron

"Ada yang positif Omicron 73 dari 83 sampel yang diperiksa," kata Sri Sultan di Yogyakarta, Kamis (10/2).

Ia melanjutkan sebagian besar sampel itu berasal dari pelaku perjalanan atau wisatawan yang melakukan pemeriksaan usap (swab) secara mandiri sebelum pulang ke daerah asal. Dirinya tidak mengetahui identitas atau alamat orang yang sampelnya terkonfirmasi positif Omicron tersebut.

"Ini kan wisatawan yang ke Yogya, mereka sebelum pulang mengambil inisiatif untuk 'tracing' di rumah sakit atau klinik di Yogya. Begitu diambil darahnya dia pulang ke daerahnya. Nah, ternyata setelah sampel itu diproses di UGM dan BBTKLPP ternyata ada yang Omicron 73," katanya.

Dengan munculnya kasus positif Omicron di DIY, Raja Keraton Yogyakarta ini mengimbau warganya lebih waspada dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

Selain menerapkan aturan PPKM level 3, Satgas Penanganan COVID-19 hingga tingkat kelurahan diaktifkan kembali. Tugas satgas salah satunya mengingatkan warga mengetatkan prokes, mendata dan memantau warga yang isoman di rumah.

"Biarpun pengertiannya (tingkat keparahan) lebih ringan tapi kan penularannya lebih cepat jadi harapan saya masyarakat Yogya hati-hati prokes dan pakai masker jadi sesuatu yang sangat penting," kata "Ngarsa Dalem", panggilan Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Baca Juga

Kasus COVID-19 Menanjak, Yogyakarta Aktifkan Kembali Tim Pemakaman dan Isoter

Kepala Dinas Kesehatan DIY drg Pembajun Setyaningastutie menjelaskan 73 sampel positif Omicron itu bersumber dari hasil WGS terhadap 36 sampel di BBTKLPP dan 47 sampel di Lab FKKMK UGM.

"Dari 47 sampel (diperiksa di Lab UGM) 39 positif Omicron dan masih ada (varian) Delta sebanyak 8 sampel atau 17 persen," kata dia.

Ia mengatakan sebagian sampel yang diperiksa di FKKMK UGM maupun BBTKLPP merupakan sampel orang yang melakukan swab secara mandiri di rumah sakit maupun klinik.

Meski sebagian sampel disebutkan milik pelaku perjalanan, di sisi lain ia belum dapat memastikan apakah di antaranya ada yang ber-KTP Yogyakarta atau tidak.

Dinkes DIY, kata dia, tidak dapat mengecek identitas pemilik sampel karena sampel yang masuk di Laboratorium UGM maupun BBTKLPP tidak disertai identitas "by name by address".

Dari sekian banyak sampel yang terkonfirmasi positif Omicron, ia menduga transmisi lokal di DIY sudah terjadi. "Kemungkinan iya," demikian kata Pembajun. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Aturan Berkunjung ke Mal hingga Tempat Wisata di Yogyakarta Saat PPKM Level 3

#Sri Sultan Hamengkubuwono X #COVID-19 #Kasus COVID-19 #Satgas COVID-19 #Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan