Speedboat Basarnas Meledak Saat Misi Penyelamatan, 3 Orang Tewas 1 Hilang
Tim gabungan mengevakuasi korban speedboat milik Basarnas yang meledak saat melakukan misi kemanusiaan mencari nelayan hilang di perairan Oba Selatan, Maluku Utara, Senin (3/2/2025). ANTARA/HO-Andri A
MerahPutih.com - Misi penyelamatan dua nelayan yang mengalami mati mesin di Perairan Gita, Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara (Malut) berujung maut. Speedboat RIB 04 milik Basarnas Ternate, Malut yang terlibat dalam misi pencarian semalam meledak di tengah laut
Speedboat Basarnas itu membawa 11 orang saat meledak. Tercatat tiga orang tewas dan satu orang dinyatakan hilang di tengah laut.
"Speedboat yang membawa 11 anggota tim evakuasi itu berangkat menolong nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Gita," kata Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Malut, Kombes Azhari Juanda saat dihubungi, Senin (3/2).
Baca juga:
Polisi Periksa 24 Saksi Kasus Terbakarnya Speedboat Benny Laos
Hingga saat ini, pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan tim SAR gabungan. Sedangkan, ketiga korban meninggal dunia telah dievakuasi ke Ternate menggunakan kapal cepat milik Polairud Polda Maluku Utara.
"Untuk korban meninggal dunia atas nama Bharatu Mardi Hadji sudah langsung dibawa ke rumah duka, sementara dua korban luka berat langsung dirawat di RSUD Chasan Boesoirie Ternate," ungkap Kombes Azhari, dikutip Antara
Azhari menambahkan tujuh korban lainnya selamat telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca juga:
Polisi Libatkan Basarnas Cari Mobil Brigjen (Purn) HO Eks BIN di Perairan Marunda
Menurutnya, para korban selamat awalnya ditemukan oleh kapal cepat KM Cantika Lestari 10 yang sedang berlayar dari Pelabuhan Gita menuju Manado.
Para korban selamat itu kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Gita dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Payahe sebelum akhirnya dipindahkan ke Ternate menggunakan KM Pandudewanata. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
DPR Kritik Pemotongan Anggaran Basarnas di Tengah Risiko Bencana Nasional yang Meningkat
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Basarnas Sebut Rekaman Langkah Kaki Kopilot ATR 42-500 Merupakan Data Beberapa Bulan Lalu saat di Yogyakarta
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Satu Korban Laki-laki Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Jurang Kedalaman 200 Meter Bukit Bulusaraung
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Pencarian Korban Hilang Akibat Banjir di Aceh Dihentikan, 31 Orang Masih Dinyatakan Hilang
Bocah 10 Tahun Hilang di Sungai Inggoi, Pawang Buaya Ternate Ikut Turun Tangan